1.464 Personel Kawal Aksi Buruh di DPR, Kapolres Susatyo: Layani dengan Humanis

Kamis, 6 November 2025 - 11:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro. (Posnews)

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro. (Posnews)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID Ribuan buruh dari Konfederasi KASBI kembali melakukan aksi demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat, Kamis (6/11/2025). Massa menuntut keadilan dan perbaikan nasib kaum pekerja.

Tak mau kecolongan, sebanyak 1.464 personel gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, dan jajaran Polsek dikerahkan untuk mengamankan jalannya aksi besar tersebut.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro memimpin langsung apel Tactical Wall Game (TWG) di kawasan Senayan sejak pukul 08.00 WIB.

Dalam arahannya yang tegas namun menyejukkan, ia menekankan agar seluruh personel bertugas dengan pendekatan humanis dan tanpa membawa senjata api.

“Hari ini kita bukan hanya menjaga, tapi juga melayani saudara-saudara kita yang ingin menyampaikan pendapat di muka umum. Lakukan dengan humanis. Tidak boleh ada yang membawa senjata api,” tegas Kombes Susatyo di hadapan ribuan personel pengamanan.

Baca Juga :  Rapor Merah Striker, AC Milan Bidik Target Lama Niclas Fullkrug di Bursa Januari

Para aparat ditempatkan di berbagai titik strategis sekitar Gedung DPR/MPR, mulai dari Jalan Gatot Subroto, Gerbang Utama DPR, hingga kawasan Slipi. Langkah ini dilakukan agar arus aksi dan lalu lintas tetap terkendali selama demo berlangsung.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pesan Tegas Kapolres

Kombes Susatyo juga mengirim pesan keras namun santun kepada para orator dan peserta aksi agar tidak bertindak anarkis.

“Kami mengimbau agar para orator tidak memprovokasi massa. Jangan bakar ban, jangan rusak fasilitas umum. Sampaikan aspirasi dengan cara yang sejuk dan damai,” ujarnya.

Ia menegaskan, penyampaian pendapat di muka umum adalah hak warga negara yang dijamin undang-undang. Namun, pelaksanaannya harus tetap menjaga keamanan dan ketertiban bersama.

“Kami percaya rekan-rekan buruh dapat menunjukkan kedewasaan. Mari jaga aksi ini agar berjalan tertib, lancar, dan tanpa insiden,” tambahnya.

Baca Juga :  Istana Ingatkan Pejabat Publik: Gunakan Sirine di Jalan Jangan Berlebihan

Situasi Terkini dan Lalu Lintas

Kapolres juga memastikan, arus lalu lintas di sekitar Gedung DPR bersifat situasional. Jika jumlah massa bertambah, rekayasa lalu lintas akan diberlakukan untuk mengurai kemacetan.

“Kami akan menutup dan mengalihkan arus bila dibutuhkan. Warga diimbau mengambil jalur alternatif agar tidak terjebak macet di sekitar DPR,” jelasnya.

Hingga pukul 12.00 WIB, situasi di lokasi terpantau aman dan kondusif. Ribuan personel masih siaga penuh menjaga jalannya aksi agar tetap damai. Para buruh tampak berorasi secara bergantian dengan pengamanan ketat aparat.

Polda Metro Jaya memastikan, pengamanan aksi akan berlangsung hingga massa membubarkan diri secara tertib pada sore hari.

“Kami kawal sampai selesai. Prinsipnya, semua pihak harus amanbaik buruh, masyarakat, maupun aparat,” tutup Kombes Susatyo. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Zelenskyy Jual Teknologi Drone ke Teluk demi Devisa dan Energi
Timur Tengah Membara: Houthi Serang Israel Saat AS Terjunkan Divisi Airborne ke-82
Jutaan Warga AS Turun ke Jalan Protes Kebijakan Deportasi
20.000 Pelaut di Selat Hormuz Alami Krisis Pangan
Ancaman Nuklir Permanen: Kim Jong Un Pantau Uji Coba Mesin Rudal Berdaya Dorong 2.500 Kiloton
Kyoto Pertimbangkan Bangun Gedung 60 Meter dekat Stasiun
Update Arus Balik Lebaran 2026, 186 Ribu Kendaraan Serbu Jabodetabek
Membongkar Bias Gender dalam Studi Keamanan Global

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 21:54 WIB

Zelenskyy Jual Teknologi Drone ke Teluk demi Devisa dan Energi

Minggu, 29 Maret 2026 - 20:47 WIB

Timur Tengah Membara: Houthi Serang Israel Saat AS Terjunkan Divisi Airborne ke-82

Minggu, 29 Maret 2026 - 20:00 WIB

Jutaan Warga AS Turun ke Jalan Protes Kebijakan Deportasi

Minggu, 29 Maret 2026 - 19:30 WIB

20.000 Pelaut di Selat Hormuz Alami Krisis Pangan

Minggu, 29 Maret 2026 - 18:30 WIB

Ancaman Nuklir Permanen: Kim Jong Un Pantau Uji Coba Mesin Rudal Berdaya Dorong 2.500 Kiloton

Berita Terbaru

Membalikkan keadaan. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengklaim telah mengubah peta geopolitik Timur Tengah melalui ekspor teknologi pencegat drone ke negara-negara Teluk yang kini menjadi target serangan Iran. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Zelenskyy Jual Teknologi Drone ke Teluk demi Devisa dan Energi

Minggu, 29 Mar 2026 - 21:54 WIB

Pemberontakan sipil di seluruh negeri. Gelombang ketiga aksi

INTERNASIONAL

Jutaan Warga AS Turun ke Jalan Protes Kebijakan Deportasi

Minggu, 29 Mar 2026 - 20:00 WIB

Sisi gelap perang energi. Sekitar 20.000 pelaut sipil kini terperangkap di kawasan Teluk, menghadapi kelangkaan pasokan dasar dan ancaman serangan udara saat operator kapal mulai mengabaikan hak-hak keselamatan mereka. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

20.000 Pelaut di Selat Hormuz Alami Krisis Pangan

Minggu, 29 Mar 2026 - 19:30 WIB