AKBP Basuki Dipatsus, Diduga Langgar Etik Terkait Kematian Dosen Untag Semarang

Kamis, 20 November 2025 - 15:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

AKBP Basuki digiring ke ruang patsus Polda Jateng untuk pemeriksaan etik. (Posnews/Ist)

AKBP Basuki digiring ke ruang patsus Polda Jateng untuk pemeriksaan etik. (Posnews/Ist)

SEMARANG, POSNEWS.CO.ID – Hasil penyelidikan mendalam akhirnya Polda Jawa Tengah akhirnya mengambil langkah tegas terhadap perwiranya yang diduga bersalah dalam kasus kematian dosen Universitas 17 Agustus (Untag) Semarang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktorat Samapta, AKBP Basuki (56), langsung ditempatkan di penahanan khusus (patsus) usai dugaan pelanggaran kode etik terkait kematian dosen Untag Semarang, Dwinanda Linchia Levi (35).

AKBP Basuki diketahui tinggal serumah tanpa ikatan sah dengan sang dosen sebelum kasus kematian itu mencuat dan menyita perhatian publik.

Baca Juga :  Kenapa Banyak Negara Berlomba Jadi Tuan Rumah Event Internasional?

Propam Polda Jateng menetapkan patsus setelah menggelar perkara besar yang dipimpin AKBP Hendry Ibnu Indarto bersama 11 personel Bidang Hukum, Biro SDM, dan Itwasda.

Penahanan internal itu berlaku 20 hari, mulai 19 November hingga 8 Desember 2025, untuk memperlancar proses pemeriksaan.

“Patsus ini bagian dari pemeriksaan dugaan pelanggaran etik AKBP B,” tegas Kabid Propam Polda Jateng Kombes Pol Saiful Anwar.

Baca Juga :  Dudung Pastikan Program MBG Diawasi Ketat, KSP Siap Cegah Praktik Titip Proyek

Saiful menegaskan langkah ini menunjukkan komitmen Polda Jateng menegakkan aturan secara objektif dan terukur.

“Ini langkah awal agar pemeriksaan berjalan profesional dan transparan,” ujarnya.

Ia memastikan tidak ada toleransi bagi anggota yang melanggar.

“Tidak ada pengecualian. Siapa pun yang melanggar akan diproses, tanpa melihat pangkat atau jabatan,” tutupnya. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Motor Roda Tiga Bawa 7 Orang Tabrak Dump Truck di Cileungsi, 2 Tewas
Ledakan LPG 3 Kg Bikin Rumah Kontrakan di Jakut Porak-poranda, 1 Warga Terluka
Rutan Depok Geger Video Pesta Narkoba, Ada 1.279 Penghuni dan 10 Petugas per Sif
4 Terduga Pelaku Geser Tas di Mal Bekasi Diciduk, Polisi Dalami Aksi di 5 Lokasi
Diduga Curi Barang Penumpang di Pesawat, WNA China Ditolak Masuk RI
Dikejar Geng Motor, 2 Pemuda di Makassar Jatuh Diserang Parang dan Busur
Baku Tembak di Hutan Maybrat, 2 Anggota Kelompok Manfret Fatem Tewas
Balita Sakit Usai Makan Roti Gluten Free, Kini Ibunya Dilaporkan Balik

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:48 WIB

Motor Roda Tiga Bawa 7 Orang Tabrak Dump Truck di Cileungsi, 2 Tewas

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:08 WIB

Ledakan LPG 3 Kg Bikin Rumah Kontrakan di Jakut Porak-poranda, 1 Warga Terluka

Senin, 5 Oktober 2026 - 05:55 WIB

Rutan Depok Geger Video Pesta Narkoba, Ada 1.279 Penghuni dan 10 Petugas per Sif

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:27 WIB

4 Terduga Pelaku Geser Tas di Mal Bekasi Diciduk, Polisi Dalami Aksi di 5 Lokasi

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:16 WIB

Diduga Curi Barang Penumpang di Pesawat, WNA China Ditolak Masuk RI

Berita Terbaru