Bareskrim Bongkar Jaringan Pemasok Sabu ke Sopir Taksol Pemerkosa, 5 Tersangka Ditangkap

Jumat, 5 Desember 2025 - 21:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, pelaku diborgol. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, pelaku diborgol. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri membongkar jaringan pemasok sabu yang memasok barang haram kepada FG, sopir taksi online yang merudapaksa dan menganiaya penumpang perempuannya di Tol Kunciran–Cengkareng.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam operasi cepat ini, polisi menangkap lima tersangka: Nopri Sanggara, Hermanto, Kosim, Melvin Emraldy, dan M. Muchty Ghifari.

Pengembangan Berawal dari Penangkapan FG

Brigjen Eko Hadi Santoso menjelaskan bahwa kasus ini berkembang setelah polisi menciduk FG pada 26 November 2025. Saat memeriksa dompetnya, penyidik menemukan 0,43 gram sabu yang dibungkus aluminium foil dan plastik klip.

“Hasil interogasi menunjukkan FG membeli sabu dari Opik menggunakan uang dari Hermanto,” ujar Eko, Jumat (5/12/2025).

Baca Juga :  Viral Kasus PHK, Polda Metro Jaya Bantu Pekerja Dapat Pesangon

FG juga mengakui bahwa ia membeli 1 gram sabu seharga Rp1,3 juta.

Polisi Kejar Mata Rantai Pemasok

Setelah mendapat pengakuan itu, tim langsung memburu para pemasok.

Polisi menangkap Opik dan Hermanto pada hari yang sama.

Dalam pemeriksaan, Opik mengaku membeli sabu dari Kosim.

Polisi kemudian mencokok Kosim, yang menyebut sabu itu ia dapat dari Melvin seharga Rp1 juta.

Selanjutnya, pada Kamis (27/11) pukul 23.00 WIB, tim mengamankan Melvin dan menyita alat hisap serta sabu sisa pakai.

Melvin lalu mengungkap bahwa ia membeli sabu dari Muchty Ghifari alias Tiul, seorang narapidana di Lapas Kelas I Cirebon.

“Melvin memesan sabu 1 gram dari Tiul seharga Rp750 ribu,” jelas Eko.

Baca Juga :  Ustaz Palsu Perkosa Anak Angkat dan Keponakan, Terancam 15 Tahun Penjara

Pada 29 November 2025, polisi memeriksa Ghifari di Lapas Cirebon. Dari pemeriksaan itu, terungkap bahwa ia mendapat 1 ons sabu dari Reza, bandar yang kini masih diburu.

“Pembayaran dilakukan lewat transfer bank,” tambah Eko.

Polisi menegaskan bahwa pengembangan kasus ini belum berhenti. Penyidik masih memburu Reza dan jaringan lain yang diduga memasok sabu ke wilayah Jabodetabek.

Sebelumnya, Resmob Polres Metro Tangerang Kota menangkap FG atas dugaan rudapaksa dan penganiayaan terhadap NG (30) pada 22 November 2025.

Korban memesan taksi online dari Kukusan, Depok, menuju Bandara Soekarno–Hatta. Namun FG menjemput korban menggunakan mobil yang tidak sesuai identitas aplikasi, sehingga memicu aksi kejahatannya. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Berawal dari Pesanan Ciledug–Pamulang, Sopir Taksi Online Diserang Penumpang
Jalan Tembus Kelapa Gading–Pulogadung Jadi Jalur Alternatif, Target Rampung 2027
Nekat Melompat saat Api Berkobar, Aksi Wanita Selamatkan Bocah di Rawamangun Bikin Haru
4 ABK KM Maulana 23 Kembali ke Jakarta, Satu Korban Hidup Sebatang Kara
Jakarta Cerah hingga Berawan, Empat Wilayah Berpotensi Capai 32 Derajat
Bau Busuk dari Kamar Kos Bongkar Kematian Tragis Wanita Muda di Pinang Ranti
Sopir Taksi Online di Tangsel Tewas Ditusuk Penumpang, Mobil Raib
Pria 20 Tahun Ditangkap, Remaja Berkebutuhan Khusus Diduga Korban Kekerasan Seksual

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Berawal dari Pesanan Ciledug–Pamulang, Sopir Taksi Online Diserang Penumpang

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:49 WIB

Jalan Tembus Kelapa Gading–Pulogadung Jadi Jalur Alternatif, Target Rampung 2027

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:25 WIB

Nekat Melompat saat Api Berkobar, Aksi Wanita Selamatkan Bocah di Rawamangun Bikin Haru

Jumat, 9 Oktober 2026 - 06:18 WIB

4 ABK KM Maulana 23 Kembali ke Jakarta, Satu Korban Hidup Sebatang Kara

Jumat, 9 Oktober 2026 - 05:47 WIB

Jakarta Cerah hingga Berawan, Empat Wilayah Berpotensi Capai 32 Derajat

Berita Terbaru

Jaksa Amerika Serikat resmi menambahkan dakwaan kasus penyiksaan terhadap Nicolas Maduro dan istrinya Cilia Flores. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Jaksa AS Mengajukan Dakwaan Baru Terhadap Nicolas Maduro

Jumat, 9 Okt 2026 - 15:56 WIB

Volodymyr Zelenskyy mengecam Amerika Serikat setelah gelombang serangan rudal Rusia menewaskan 78 warga Ukraina. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Zelenskyy Mengecam Amerika Serikat Pascaserangan Rudal Rusia

Jumat, 9 Okt 2026 - 14:51 WIB