Update Kebakaran Gedung Terra Drone: 21 Tewas, 19 Selamat – Evakuasi Terus Berlangsung

Selasa, 9 Desember 2025 - 17:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas damkar menyisir ruko Terra Drone yang hangus terbakar di Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat. (Posnews/BPBD DKI)

Petugas damkar menyisir ruko Terra Drone yang hangus terbakar di Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat. (Posnews/BPBD DKI)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Update tragedi kebakaran ruko Terra Drone di Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat, kembali memakan korban jiwa.

Jumlah korban tewas kini bertambah menjadi 21 jiwa, menjadikan insiden ini salah satu kebakaran paling mematikan di Jakarta tahun ini.

Wali Kota Jakarta Pusat Arifin membenarkan penambahan korban tersebut. “Sudah 21 korban jiwa dikeluarkan, dibawa mobil jenazah,” ujarnya, Selasa (9/12/2025).

Data terbaru menunjukkan 21 korban tewas terdiri dari 6 laki-laki dan 15 perempuan. Selain itu, 19 orang dilaporkan selamat usai berhasil dievakuasi dari bangunan yang berubah menjadi neraka api tersebut.

Seluruh jenazah langsung dikirim ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi. Sementara itu, pihak berwenang masih menyelidiki penyebab kebakaran yang melalap bangunan ruko bertingkat tersebut.

Baca Juga :  Update Tragedi Kemayoran: 20 Orang Tewas dalam Kebakaran Sadis Gedung Terra Drone

Kronologi Pemadaman

Warga melaporkan kebakaran pada pukul 12.43 WIB, dan petugas damkar mulai melakukan operasi pemadaman tujuh menit kemudian, 12.50 WIB.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah bertarung dengan api selama berjam-jam, petugas memasuki fase pendinginan untuk memastikan tak ada titik api yang kembali menyala.

Sebanyak 29 unit mobil damkar dan 101 personel dikerahkan dalam operasi besar ini.

Hingga siang hari, api sudah tidak terlihat. Namun, petugas damkar fokus menyingkirkan asap pekat dari dalam bangunan yang berlokasi di Jalan Letjen Suprapto itu.

Mobil penyedot asap dikerahkan agar petugas bisa memasuki ruangan-ruangan yang sebelumnya tak dapat diakses karena gelap dan penuh asap racun.

Baca Juga :  Jam Krusial Empat Bom Meledak di SMAN 72 Jakarta Utara, ABH Terekam CCTV

Selain itu, damkar juga menurunkan Bronto Skylift untuk menjangkau lantai-lantai atas ruko. Petugas terus menyisir titik panas yang tersisa dan memastikan gedung benar-benar aman dari kemungkinan kebakaran ulang.

Pantauan di lokasi memperlihatkan kondisi ruko yang luluh lantak. Sejumlah kaca pecah di hampir setiap lantai, sementara jelaga hitam menempel tebal di seluruh jendela dan fasad bangunan. Bau asap masih menyengat, menandakan besarnya kobaran api yang terjadi sebelumnya.

Hingga berita ini diturunkan, petugas masih melakukan penyisiran lanjutan untuk memastikan tidak ada korban lain yang tertinggal di dalam. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Superfood Lokal: Nutrisi Mewah dalam Pangan Tradisional
Pemerintah Terima 100 Ton Kurma Premium dari Arab Saudi untuk Ramadan 2026
Warga Sunter Agung Temukan Mayat Pria di Gorong-gorong, Polisi Evakuasi Korban
Rahasia Umur Panjang: Mengapa Biohacking Menjadi Tren?
Penyerangan KKB di PT Freeport Mimika, 1 TNI Gugur dan 1 Warga Sipil Luka
Truk Tabrak 6 Mobil di Underpass Ciawi, Tol Jagorawi Sempat Ditutup
TransJabodetabek B51 Cawang–Cikarang: Solusi Kemacetan Jakarta Timur dan Cikarang
Richard Lee Dicekal Polda Metro Jaya, Penyidikan Kasus Produk Kecantikan Berlanjut

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 21:02 WIB

Superfood Lokal: Nutrisi Mewah dalam Pangan Tradisional

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:55 WIB

Pemerintah Terima 100 Ton Kurma Premium dari Arab Saudi untuk Ramadan 2026

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:36 WIB

Warga Sunter Agung Temukan Mayat Pria di Gorong-gorong, Polisi Evakuasi Korban

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:34 WIB

Rahasia Umur Panjang: Mengapa Biohacking Menjadi Tren?

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:14 WIB

Penyerangan KKB di PT Freeport Mimika, 1 TNI Gugur dan 1 Warga Sipil Luka

Berita Terbaru

Semua orang menyukai nasi goreng. (Posnews/Ist)

KESEHATAN

Superfood Lokal: Nutrisi Mewah dalam Pangan Tradisional

Rabu, 11 Feb 2026 - 21:02 WIB

Ilustrasi, Meretas batasan biologis. Di tahun 2026, biohacking bukan lagi milik ilmuwan laboratorium, melainkan gaya hidup berbasis data yang diadopsi masyarakat urban untuk mengejar performa puncak dan umur panjang. Dok: Istimewa.

KESEHATAN

Rahasia Umur Panjang: Mengapa Biohacking Menjadi Tren?

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:34 WIB