Jam Krusial Empat Bom Meledak di SMAN 72 Jakarta Utara, ABH Terekam CCTV

Selasa, 11 November 2025 - 20:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Siber Polda Metro Jaya, Kombes Roberto GM. Pasaribu. (Posnews/Ist)

Direktur Siber Polda Metro Jaya, Kombes Roberto GM. Pasaribu. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID — Lima jam yang sangat krusial terekam CCTV saat pelaku beraksi membawa bom. Empat bom low explosive meledak di SMAN 72 Jakarta Utara, Jumat (7/11/2025).

Satu bom meledak di dalam masjid jelang Salat Jumat, sedangkan satu bom lainnya meledak di samping bank sampah sekolah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Polisi menyebut terduga pelaku adalah siswa sekolah tersebut, kini berstatus Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH).

Polisi Amankan CCTV dan Rekam Aktivitas Pelaku

Pascakejadian, polisi menyita dua CCTV yang merekam aktivitas sekitar sekolah sejak pagi hingga ledakan terjadi. Satu CCTV menyimpan 16 channel, sementara CCTV lainnya menyimpan 30 channel.

Baca Juga :  Pemeriksaan Pandji Pragiwaksono di Polda Metro soal Stand Up “Mens Rea” Masih Berlangsung

Direktur Siber Polda Metro Jaya, Kombes Roberto GM. Pasaribu, menjelaskan proses digital forensik yang menelusuri langkah-langkah ABH dari tiba di sekolah hingga meledakkan bom menggunakan remote.

Aktivitas ABH Terekam CCTV

Pukul 06.28 WIB: ABH tiba di gerbang sekolah memakai seragam, membawa tas merah di punggung dan tas biru di tangan kiri, berjalan ke arah kiri kamera.

06.28 WIB: ABH berjalan sendiri ke koridor ruang kepala sekolah, sempat berpapasan dengan seorang guru.

11.43-11.44 WIB: ABH melintasi lorong lantai 1 timur 2 tanpa alas kaki, membawa tas merah menuju masjid.

Baca Juga :  Rapat Pleno 9–10 Desember, PBNU Diguncang Polemik Surat - Dugaan Pembajakan Sistem Internal

12.02 WIB: ABH melepas seragam sekolah, mengenakan celana hitam dan kaos putih, membawa senjata mainan, mengarah ke masjid.

12.03 WIB: Ledakan terjadi, terlihat cahaya merah dan asap putih di masjid. ABH lari dari lokasi, pintu ruangan terbuka akibat ledakan, siswa lain berlarian keluar.

Polisi terus mendalami motif pelaku, menelusuri semua bukti digital, dan memastikan keamanan sekolah.

Tim forensik menegaskan bom menggunakan daya rendah (low explosive). Semua CCTV dan bukti diamankan untuk penyidikan lebih lanjut. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Imigrasi Bongkar Modus 10 WNA, Perusahaan Fiktif Dipakai untuk Kejar Visa Eropa
Prada Arif Tewas dengan Luka Benda Tajam, 4 Terduga Pelaku Ditangkap
Kabel Penerangan Jalan Dipotong, Polisi Tangkap Pelaku di Tol Wiyoto Wiyono
Polemik Ucapan Hotman Paris Memanas, PWI Tempuh Jalur Hukum
Giuseppe Garibaldi Jadi Kapal Induk Pertama Indonesia Tiba September 2026
Cuma Melintas dari Thamrin City, Sopir Mengaku Dipalak Uang Rp 25 Ribu
Atlet Golf Jesslyn Wijaya Lay Hilang Misterius, Diduga Diculik dari Restoran
Praperadilan Kedua Roy Suryo Ditolak, Hakim Sebut Ada Penyalahgunaan Prosedur

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:23 WIB

Imigrasi Bongkar Modus 10 WNA, Perusahaan Fiktif Dipakai untuk Kejar Visa Eropa

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:55 WIB

Prada Arif Tewas dengan Luka Benda Tajam, 4 Terduga Pelaku Ditangkap

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:04 WIB

Kabel Penerangan Jalan Dipotong, Polisi Tangkap Pelaku di Tol Wiyoto Wiyono

Selasa, 21 Juli 2026 - 10:34 WIB

Polemik Ucapan Hotman Paris Memanas, PWI Tempuh Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:35 WIB

Giuseppe Garibaldi Jadi Kapal Induk Pertama Indonesia Tiba September 2026

Berita Terbaru