Sadis! Mata Elang TMP Kalibata Dikeroyok, Satu Korban Tewas dan Satu Kritis

Kamis, 11 Desember 2025 - 19:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Pengeroyokan hingga penganiayaan. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, Pengeroyokan hingga penganiayaan. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Dua debt collector alias mata elang yang kerap berada di pinggir jalan dikeroyok secara brutal di kawasan TMP Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis (11/12/2025).

Akibat kejadian itu, satu korban tewas mengenaskan, sementara satu lainnya kritis. Para pengeroyok kemudian kabur begitu melihat korban tak berdaya.

Menurut Kapolsek Pancoran, Kompol Mansur, peristiwa itu terjadi secara spontan dan cepat. Dua mata elang sedang memberhentikan pengendara sepeda motor di seberang TMP Kalibata, tiba-tiba dihentikan pengemudi mobil dari belakang yang kemudian ikut mengeroyok mereka.

“Ada salah satu pengguna sepeda motor tiba-tiba dihentikan oleh matel. Dari pengguna jalan lain, keluar dari mobil lalu langsung mengeroyok dengan begitu sporadis dan spontan,” jelas Mansur.

Baca Juga :  Keynes vs. Hayek: Perdebatan Abadi tentang Peran Pemerintah dalam Ekonomi

Ia menambahkan, aksi penganiayaan berlangsung sangat cepat, sehingga para saksi hanya sempat melihat keroyokan terjadi dalam hitungan detik.

Pengemudi Mobil Langsung Kabur

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah memukuli kedua mata elang, pengemudi mobil yang diperkirakan berjumlah 4-5 orang melarikan diri meninggalkan lokasi. Kedua korban terkapar di pinggir jalan, dengan satu tewas seketika dan satu lagi masih kritis.

Sementara yang satu meninggal, yang satu masih hidup. Keterangan saksi, kejadian ini berlangsung begitu cepat dan spontan,” tambah Kapolsek.

Baca Juga :  Stok Pangan Jakarta Aman, KPKP Pastikan Warga Tidak Perlu Panic Buying

Hingga kini, polisi masih mendalami identitas kedua mata elang korban pengeroyokan serta pengemudi mobil yang menyerang mereka. Sementara itu, pengendara sepeda motor yang dihentikan juga sudah meninggalkan lokasi.

“Mereka langsung kabur setelah memukuli, sedangkan pemotor yang diberhentikan sudah tidak ada di lokasi,” pungkas Mansur.

Berita ini menyoroti kekerasan brutal di jalan Jakarta Selatan, sehingga masyarakat diimbau lebih waspada saat berinteraksi dengan debt collector di jalan raya. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Terapkan Pengamanan Humanis saat May Day 2026 di Jakarta – Kerahkan 24 Ribu Personel
Operasi Senyap! 16 WNA Pelaku Love Scamming Diciduk Imigrasi di Resort Sukabumi
Pemerintah Bentuk Tim Asesor, Natalius Pigai Pastikan Aktivis HAM Tak Mudah Dipidana
Teror Senjata Api di Dekai Yahukimo, Polisi Sisir Kota Buru Pelaku
Sindikat Haji Ilegal Diburu, Satgas Haji 2026 Ungkap Fakta Mengejutkan
Tragis! Mobil Dinas Pejabat Pandeglang Tabrak Siswa SD, 1 Tewas dan 8 Luka
Diplomasi Telepon Trump-Putin: Usulan Gencatan Senjata
Bareskrim Bongkar Modus Haji Instan, Jamaah Dikirim Pakai Visa Tenaga Kerja

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 20:57 WIB

Polisi Terapkan Pengamanan Humanis saat May Day 2026 di Jakarta – Kerahkan 24 Ribu Personel

Kamis, 30 April 2026 - 20:33 WIB

Operasi Senyap! 16 WNA Pelaku Love Scamming Diciduk Imigrasi di Resort Sukabumi

Kamis, 30 April 2026 - 20:06 WIB

Pemerintah Bentuk Tim Asesor, Natalius Pigai Pastikan Aktivis HAM Tak Mudah Dipidana

Kamis, 30 April 2026 - 19:53 WIB

Teror Senjata Api di Dekai Yahukimo, Polisi Sisir Kota Buru Pelaku

Kamis, 30 April 2026 - 18:53 WIB

Sindikat Haji Ilegal Diburu, Satgas Haji 2026 Ungkap Fakta Mengejutkan

Berita Terbaru