Sadis! Mata Elang TMP Kalibata Dikeroyok, Satu Korban Tewas dan Satu Kritis

Kamis, 11 Desember 2025 - 19:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Pengeroyokan. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, Pengeroyokan. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID Dua debt collector alias mata elang yang kerap berada di pinggir jalan dikeroyok secara brutal di kawasan TMP Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis (11/12/2025).

Akibat kejadian itu, satu korban tewas mengenaskan, sementara satu lainnya kritis. Para pengeroyok kemudian kabur begitu melihat korban tak berdaya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Kapolsek Pancoran, Kompol Mansur, peristiwa itu terjadi secara spontan dan cepat. Dua mata elang sedang memberhentikan pengendara sepeda motor di seberang TMP Kalibata, tiba-tiba dihentikan pengemudi mobil dari belakang yang kemudian ikut mengeroyok mereka.

Baca Juga :  Tim SAR Evakuasi 17 Pendaki dari Gunung Dukono, 2 WNA dan 1 WNI Belum Ditemukan

“Ada salah satu pengguna sepeda motor tiba-tiba dihentikan oleh matel. Dari pengguna jalan lain, keluar dari mobil lalu langsung mengeroyok dengan begitu sporadis dan spontan,” jelas Mansur.

Ia menambahkan, aksi penganiayaan berlangsung sangat cepat, sehingga para saksi hanya sempat melihat keroyokan terjadi dalam hitungan detik.

Pengemudi Mobil Langsung Kabur

Setelah memukuli kedua mata elang, pengemudi mobil yang diperkirakan berjumlah 4-5 orang melarikan diri meninggalkan lokasi. Kedua korban terkapar di pinggir jalan, dengan satu tewas seketika dan satu lagi masih kritis.

Sementara yang satu meninggal, yang satu masih hidup. Keterangan saksi, kejadian ini berlangsung begitu cepat dan spontan,” tambah Kapolsek.

Baca Juga :  Bayi Perempuan Ditemukan di Depan Rumah Yatim Kemanggisan, Warga Palmerah Haru

Hingga kini, polisi masih mendalami identitas kedua mata elang korban pengeroyokan serta pengemudi mobil yang menyerang mereka. Sementara itu, pengendara sepeda motor yang dihentikan juga sudah meninggalkan lokasi.

Mereka langsung kabur setelah memukuli, sedangkan pemotor yang diberhentikan sudah tidak ada di lokasi,” pungkas Mansur.

Berita ini menyoroti kekerasan brutal di jalan Jakarta Selatan, sehingga masyarakat diimbau lebih waspada saat berinteraksi dengan debt collector di jalan raya. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cekcok Berujung Pencekikan, Wanita 19 Tahun Tewas di Hotel Tanah Abang
BMKG Ungkap Cuaca Jabodetabek Senin 14 September, Bekasi Terasa Panas
Budaya Betawi Mendunia, 2.713 Penari Pecahkan Rekor MURI di Ancol
Dugaan TPKS Artis ATT alias BP Terjadi di Sekitar SCBD, Polisi Masih Selidiki
Sopir dan Kernet Tewas, Truk Kontainer Terguling di Tol Slipi
Guru Renang di Depok Diduga Dipukul Ojol hingga Tabrak Tiang
Cuaca Jabodetabek 13 September Cerah Berawan, Tangerang Waspada Angin
Polisi Bongkar 3 Klaster Kerusuhan Pejompongan, Alur Dana Mulai Terungkap

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 09:20 WIB

Cekcok Berujung Pencekikan, Wanita 19 Tahun Tewas di Hotel Tanah Abang

Minggu, 13 September 2026 - 20:41 WIB

Budaya Betawi Mendunia, 2.713 Penari Pecahkan Rekor MURI di Ancol

Minggu, 13 September 2026 - 16:06 WIB

Dugaan TPKS Artis ATT alias BP Terjadi di Sekitar SCBD, Polisi Masih Selidiki

Minggu, 13 September 2026 - 15:40 WIB

Sopir dan Kernet Tewas, Truk Kontainer Terguling di Tol Slipi

Minggu, 13 September 2026 - 13:12 WIB

Guru Renang di Depok Diduga Dipukul Ojol hingga Tabrak Tiang

Berita Terbaru