ETLE Drone dan Command Center Km 29 Siap Kendalikan Arus Lalu Lintas Nataru 2025

Jumat, 12 Desember 2025 - 20:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Antrean kendaraan di gerbang tol saat arus libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, Antrean kendaraan di gerbang tol saat arus libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID โ€“ Libur panjang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 tinggal menghitung hari. Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho memastikan pengamanan Operasi Lilin 2025 dikendalikan lewat teknologi digital.

Langkah ini untuk menjamin kelancaran libur Nataru, sesuai arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

โ€œKami menyiapkan Command Center di Km 29. Operasi Nataru tahun ini akan dikendalikan secara digital,โ€ ujar Irjen Agus, Jumat (12/12/2025), saat Media Gathering di Gedung NTMC Polri, Jakarta Selatan.

Command Center Km 29 akan menjadi pusat kendali pemantauan arus lalu lintas. Korlantas bersama stakeholder dapat memonitor arus di tol, jalan arteri, hingga pelabuhan, termasuk melalui mobil command center.

Baca Juga :  Mudik Lebaran 2026, Polisi Buka 10 Tol Fungsional untuk Pecah Kemacetan

Dalam Operasi Lilin 2025, Korlantas Polri memanfaatkan ETLE Drone Patrol Presisi untuk memantau titik buta di jalan tol.

โ€œDrone ini mengendalikan seluruh arus lalu lintas di tol dan jalan arteri, termasuk pelabuhan. Status arus akan diberi kode warna: kuning untuk lancar, merah untuk padat, sehingga tindakan bisa cepat diambil,โ€ jelas Agus.

Pemantauan drone menentukan rekayasa lalu lintas, mulai pengaturan delay system hingga pengalihan kendaraan ke buffer zone. Jika cuaca ekstrem, tindakan disesuaikan kondisi di lapangan.

Baca Juga :  Yakub Hasibuan Gelar Perkara Ijazah Jokowi Bukan Ajang Pembuktian - Hormati Proses Hukum

Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, diperkirakan 191 juta pergerakan orang, barang, dan kendaraan di seluruh Indonesia selama Nataru.

Sedangkan arus lalu lintas tol Jakarta menuju Trans Jawa dan Sumatera mencapai 2,9 juta kendaraan.

Meski lebih kecil dari Operasi Ketupat, Korlantas bersama stakeholder telah melakukan survei jalur tol hingga Pelabuhan Merak, termasuk kawasan Puncak dan titik rawan lainnya.

โ€œKami meninjau pelabuhan, Puncak, Gadog, dan 16 Desember akan meninjau tol Surabaya-Gilimanuk hingga Bali. Semua skenario Operasi Natal sudah siap,โ€ pungkas Agus. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bea Cukai Hong Kong Sita Ribuan Jersi Piala Dunia Tiruan
Bawa 3 Bom Molotov ke Demo Mahasiswa di DPR, Pria 24 Tahun Jadi Tersangka
Polisi Ungkap 58 Kasus Narkoba di Tanjung Priok, 67 Tersangka Diamankan
Amerika Serikat dan Iran Dekati Kesepakatan Damai
Puluhan Negara Desak Solusi Dua Negara demi Akhiri Konflik
Judi Modus Tembak Ikan hingga Slot Digerebek di Jakut dan Jakbar, 60 Orang Diperiksa
Pentagon Rilis 72 Dokumen Rahasia UFO Era Trump
Uni Eropa Sepakat Memulai Negosiasi Keanggotaan

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:15 WIB

Bea Cukai Hong Kong Sita Ribuan Jersi Piala Dunia Tiruan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 17:15 WIB

Bawa 3 Bom Molotov ke Demo Mahasiswa di DPR, Pria 24 Tahun Jadi Tersangka

Sabtu, 13 Juni 2026 - 16:30 WIB

Polisi Ungkap 58 Kasus Narkoba di Tanjung Priok, 67 Tersangka Diamankan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 16:00 WIB

Amerika Serikat dan Iran Dekati Kesepakatan Damai

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:49 WIB

Judi Modus Tembak Ikan hingga Slot Digerebek di Jakut dan Jakbar, 60 Orang Diperiksa

Berita Terbaru

Gebrakan besar di perbatasan. Otoritas Hong Kong menyita ratusan ribu barang palsu termasuk jersi Piala Dunia siap ekspor senilai dua puluh juta dolar AS. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Bea Cukai Hong Kong Sita Ribuan Jersi Piala Dunia Tiruan

Sabtu, 13 Jun 2026 - 18:15 WIB

Terobosan besar diplomasi global. Amerika Serikat dan Iran mendekati kesepakatan damai akhir untuk mengakhiri perang tiga bulan dan memulihkan pasokan energi dunia. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Amerika Serikat dan Iran Dekati Kesepakatan Damai

Sabtu, 13 Jun 2026 - 16:00 WIB