Kemenhub Prediksi Puncak Arus Mudik Nataru Hari Ini, 17,18 Juta Pergerakan

Rabu, 24 Desember 2025 - 07:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepadatan kendaraan di Tol Jakarta-Cikampek saat arus mudik Lebaran 2026. (Posnews/Ist)

Kepadatan kendaraan di Tol Jakarta-Cikampek saat arus mudik Lebaran 2026. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memperketat pemantauan pergerakan kendaraan.

Kemenhub memprediksi puncak arus mudik Nataru terjadi pada Rabu (24/12/2025), sementara puncak arus balik diperkirakan jatuh pada Jumat, 2 Januari 2026.

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenhub, Ernita Titis Dewi, menyebut puncak arus mudik Nataru 2025/2026 diperkirakan mencapai sekitar 17,18 juta pergerakan. Sementara itu, arus balik diproyeksikan melonjak lebih tinggi, yakni 20,81 juta pergerakan.

“Puncak arus mudik terjadi hari ini, Rabu 24 Desember 2025, sekitar 17,18 juta pergerakan. Sedangkan puncak arus balik diprediksi pada Jumat, 2 Januari 2026, sekitar 20,81 juta pergerakan,” ujar Ernita kepada wartawan, Rabu (24/12/2025).

Baca Juga :  Polairud Polda Metro Jaya Sambang Pulau Panggang: Aksi Nyata Lindungi Laut dan Warga!

119,5 Juta Pergerakan, Mobil Pribadi Dominan

Lebih lanjut, Ernita mengungkapkan potensi pergerakan masyarakat selama libur Nataru 2025/2026 mencapai 119,5 juta pergerakan. Dari jumlah tersebut, kendaraan pribadi masih mendominasi arus keluar Jakarta.

Mengacu hasil survei Kemenhub, mobil pribadi menjadi moda transportasi utama dengan porsi 42,78 persen atau sekitar 51,12 juta pergerakan.

Sementara itu, sepeda motor menyusul di posisi berikutnya dengan 18,41 persen atau sekitar 22 juta pergerakan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dominasi kendaraan pribadi menjadi fokus utama penguatan pengaturan arus keluar Jakarta,” tegas Ernita.

Posko Nataru Siaga 24 Jam, Rekayasa Lalu Lintas Disiapkan

Untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan, Kemenhub telah mengoperasikan Posko Pusat Angkutan Nataru selama 24 jam, terhitung mulai 18 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026.

Baca Juga :  Cuaca Ekstrem, DKI Kerahkan 1.200 Pompa dan Pasukan Pelangi Hadapi Banjir

Posko ini berfungsi sebagai pusat kendali dan koordinasi lintas instansi di lingkungan Kemenhub.

Di dalam posko tersebut, Kemenhub melibatkan berbagai lembaga terkait, mulai dari internal Kemenhub, Komdigi, Korlantas Polri, Basarnas, BMKG, KNKT, hingga operator dan BUMN transportasi.

Posko ini disiapkan untuk merespons cepat berbagai situasi di lapangan.

Selain itu, Kemenhub bersama Korlantas Polri dan operator jalan tol juga menyiapkan sejumlah skema manajemen lalu lintas berbasis kondisi.

Skema tersebut meliputi buffer zone, delaying system, contraflow, hingga one way.

“Kebijakan rekayasa lalu lintas akan bersifat dinamis menyesuaikan kondisi lapangan. Diskresi kepolisian juga dimungkinkan,” pungkas Ernita.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pria di Karawang Tewas di Atas Motor, Polisi Selidiki Dugaan Benang Layangan
LPG Subsidi Disuntik ke Tabung Non Subsidi, Negara Nyaris Rugi Rp6,7 Miliar
Protes Hari Buruh Filipina 2026: Ribuan Massa Kecam Krisis Energi
Penembakan Tokoh Suku Picu Kontak Senjata Berdarah, 3 Tewas
Mojtaba Khamenei Dinyatakan Sehat Walafiat
Serangan Drone Israel Tewaskan Warga di Tengah Rencana Negosiasi Trump
101 Orang Dipulangkan, Polisi Kejar Aktor Intelektual Aksi Anarkis
Iran Ancam Serangan Panjang dan Menyakitkan Terhadap Posisi AS

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:33 WIB

Pria di Karawang Tewas di Atas Motor, Polisi Selidiki Dugaan Benang Layangan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:18 WIB

LPG Subsidi Disuntik ke Tabung Non Subsidi, Negara Nyaris Rugi Rp6,7 Miliar

Sabtu, 2 Mei 2026 - 17:13 WIB

Protes Hari Buruh Filipina 2026: Ribuan Massa Kecam Krisis Energi

Sabtu, 2 Mei 2026 - 15:07 WIB

Penembakan Tokoh Suku Picu Kontak Senjata Berdarah, 3 Tewas

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:04 WIB

Mojtaba Khamenei Dinyatakan Sehat Walafiat

Berita Terbaru

Ilustrasi, Eskalasi kekerasan di perbatasan. Pembunuhan seorang tetua suku yang anti-militan memicu baku tembak sengit antara komite perdamaian lokal dan kelompok bersenjata di wilayah Khyber Pakhtunkhwa, Pakistan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Penembakan Tokoh Suku Picu Kontak Senjata Berdarah, 3 Tewas

Sabtu, 2 Mei 2026 - 15:07 WIB

Menepis spekulasi. Pejabat senior Iran menegaskan bahwa Pemimpin Tertinggi Mojtaba Khamenei dalam kondisi kesehatan yang prima dan tetap menjalankan tugas negara secara aktif, membantah laporan mengenai cedera akibat serangan udara. Dok: Xinhua.

INTERNASIONAL

Mojtaba Khamenei Dinyatakan Sehat Walafiat

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:04 WIB