Travel Sigra Ngebut Hajar Pembatas Busway di Tanjung Priok, Dua Penumpang Luka

Sabtu, 13 Desember 2025 - 05:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mobil travel Daihatsu Sigra ringsek usai menghantam pembatas jalur busway di Jalan Yos Sudarso, Tanjung Priok, Jakarta Utara. (Posnews/MR)

Mobil travel Daihatsu Sigra ringsek usai menghantam pembatas jalur busway di Jalan Yos Sudarso, Tanjung Priok, Jakarta Utara. (Posnews/MR)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID — Hati-hati berkendara di jalan raya. Sebuah mobil travel Daihatsu Sigra bernopol B 1283 WYJ melaju kencang lalu menghantam pembatas jalur busway di Jalan Yos Sudarso Raya, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (12/12/2025).

Akibat kecelakaan tunggal tersebut, dua penumpang, pria dan wanita, mengalami luka-luka. Selanjutnya, petugas mengevakuasi keduanya ke RS Sunter Podomoro untuk mendapat perawatan medis.

Menurut saksi mata Roni, mobil travel itu melaju dengan kecepatan tinggi sebelum akhirnya kehilangan kendali, sekitar pukul 23.15 WIB.

“Mobil travel ngebut dan sopir tak bisa mengendalikan kemudi hingga menghantam pembatas busway,” ujarnya di lokasi kejadian.

Selain itu, Roni menyebut suara benturan terdengar hingga radius sekitar 500 meter. “Ada dua korban. Penumpang wanita mengalami luka cukup parah di bagian wajah. Mereka hendak pulang kampung ke Pulau Jawa,” tambahnya.

Baca Juga :  Kecelakaan Beruntun di PIK 2 Jakarta Utara, Enam Kendaraan Rusak Parah

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, warga lain bernama Irwan mengaku heran karena lokasi kejadian cukup terang. Namun demikian, ia menduga kondisi pengemudi tidak stabil. “Penerangan di sini terang. Tapi saya lihat sopir tampak lelah, kemungkinan mengantuk,” katanya.

Berdasarkan pantauan Posnews di lokasi, bagian depan mobil travel ringsek dan kaca depan retak.

Selain itu, cairan kendaraan tampak bocor akibat hantaman keras. Di bagian belakang mobil terlihat stiker Nur Jaya Trans (NJT) serta rute Brebes–Tegal RM Neng Zia KM 207 A.

Tak lama kemudian, petugas Satlantas Jakarta Utara Hadi Purwanto tiba di lokasi untuk melakukan pemeriksaan. Petugas memeriksa identitas pengemudi dan penumpang yang masih berada di tempat kejadian.

Baca Juga :  Affan Kurniawan Tewas Saat Demo, Polri Temukan Unsur Pidana

Namun mengejutkan, pengemudi mengaku tidak memiliki SIM. “Saya yang mengemudikan, tapi tidak ada SIM,” kata sopir tersebut. Meski begitu, ia menunjukkan STNK kendaraan atas nama Rusmono, warga Tangerang Selatan.

Selanjutnya, mobil derek mengevakuasi kendaraan yang masih tersangkut di pembatas busway. Hingga kini, Satlantas Jakarta Utara masih menyelidiki kecelakaan tunggal tersebut.

Akibat insiden ini, arus lalu lintas di Jalan Yos Sudarso Raya arah Cempaka Mas, tepatnya di depan Depo Pertamina Plumpang, sempat macet hingga 2 kilometer.

Meski demikian, sejumlah pengemudi ojek online membantu mengurai kemacetan di lokasi kejadian. (MR)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Superfood Lokal: Nutrisi Mewah dalam Pangan Tradisional
Pemerintah Terima 100 Ton Kurma Premium dari Arab Saudi untuk Ramadan 2026
Warga Sunter Agung Temukan Mayat Pria di Gorong-gorong, Polisi Evakuasi Korban
Rahasia Umur Panjang: Mengapa Biohacking Menjadi Tren?
Penyerangan KKB di PT Freeport Mimika, 1 TNI Gugur dan 1 Warga Sipil Luka
Truk Tabrak 6 Mobil di Underpass Ciawi, Tol Jagorawi Sempat Ditutup
TransJabodetabek B51 Cawang–Cikarang: Solusi Kemacetan Jakarta Timur dan Cikarang
Richard Lee Dicekal Polda Metro Jaya, Penyidikan Kasus Produk Kecantikan Berlanjut

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 21:02 WIB

Superfood Lokal: Nutrisi Mewah dalam Pangan Tradisional

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:55 WIB

Pemerintah Terima 100 Ton Kurma Premium dari Arab Saudi untuk Ramadan 2026

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:36 WIB

Warga Sunter Agung Temukan Mayat Pria di Gorong-gorong, Polisi Evakuasi Korban

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:34 WIB

Rahasia Umur Panjang: Mengapa Biohacking Menjadi Tren?

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:14 WIB

Penyerangan KKB di PT Freeport Mimika, 1 TNI Gugur dan 1 Warga Sipil Luka

Berita Terbaru

Semua orang menyukai nasi goreng. (Posnews/Ist)

KESEHATAN

Superfood Lokal: Nutrisi Mewah dalam Pangan Tradisional

Rabu, 11 Feb 2026 - 21:02 WIB

Ilustrasi, Meretas batasan biologis. Di tahun 2026, biohacking bukan lagi milik ilmuwan laboratorium, melainkan gaya hidup berbasis data yang diadopsi masyarakat urban untuk mengejar performa puncak dan umur panjang. Dok: Istimewa.

KESEHATAN

Rahasia Umur Panjang: Mengapa Biohacking Menjadi Tren?

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:34 WIB