Aksi Kejar-kejaran! Polisi Gagalkan 1.500 Liter Tuak di Soreang, Pelaku Dibekuk Saat One Way

Rabu, 25 Maret 2026 - 08:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi menyita 1.500 liter tuak dari mobil boks setelah aksi kejar-kejaran di Soreang Bandung saat razia arus mudik 2026. (Posnews/Ist)

Polisi menyita 1.500 liter tuak dari mobil boks setelah aksi kejar-kejaran di Soreang Bandung saat razia arus mudik 2026. (Posnews/Ist)

BANDUNG, POSNEWS.CO.ID – Polisi menggagalkan peredaran minuman keras jenis tuak sebanyak 1.500 liter saat pemberlakuan sistem satu arah (one way) di jalur wisata Simpang Sadu, Soreang, Kabupaten Bandung, Selasa (24/3/2026).

Pengungkapan kasus ini bermula ketika anggota Satlantas Polresta Bandung mencurigai sebuah mobil boks yang melintas.

Kendaraan tersebut mengeluarkan cairan dengan bau menyengat, sehingga langsung menarik perhatian petugas.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, saat hendak dihentikan, sopir justru tancap gas dan mencoba melarikan diri. Menyadari hal itu, petugas langsung bergerak cepat melakukan pengejaran.

Kejar-kejaran 2 Kilometer, Pelaku Tak Berkutik

Aksi kejar-kejaran pun tak terhindarkan. Polisi memburu kendaraan tersebut sejauh kurang lebih dua kilometer hingga akhirnya berhasil menghentikannya di Jalan Raya Cipatik.

Baca Juga :  Mudik Gratis Banten 2026, Kuota 855 Orang - Warga Ber-KTP Banten Wajib Daftar Online

Setelah kendaraan berhasil dihentikan, dua pria berinisial ED dan PS yang diduga sebagai sopir dan kernet langsung diamankan tanpa perlawanan.

Kapospam Simpang Sadu Soreang, Oeng Hoeruman, mengungkapkan bahwa kecurigaan petugas muncul karena kondisi kendaraan yang tidak wajar.

“Ada cairan menetes dan baunya sangat menyengat. Saat akan diperiksa, kendaraan itu malah kabur, sehingga kami langsung lakukan pengejaran,” tegasnya.

Setelah dilakukan pemeriksaan, polisi menemukan puluhan jerigen berisi tuak di dalam mobil boks tersebut.

“Total ada sekitar 50 jerigen, masing-masing berisi kurang lebih 30 liter. Jika ditotal mencapai 1.500 liter,” jelas Oeng.

Tuak Didatangkan dari Cianjur untuk Bandung

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kedua pelaku mengaku membawa minuman keras tersebut dari wilayah Cianjur untuk diedarkan di kawasan Bandung.

Baca Juga :  Arus Mudik 2026: 459 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta, 3,2 Juta Masih Tertahan

Saat ini, pelaku beserta barang bukti telah diserahkan ke Satres Narkoba Polresta Bandung guna menjalani proses penyelidikan lebih lanjut.

Polisi juga masih mendalami jaringan peredaran miras ilegal tersebut.

Akibat perbuatannya, kedua pelaku terancam sanksi tindak pidana ringan berupa denda antara Rp5 juta hingga Rp40 juta karena diduga mengedarkan minuman keras tanpa izin resmi.

Kasus ini menjadi bukti bahwa aparat tidak main-main dalam memberantas peredaran miras ilegal, terutama di momen arus mudik dan libur Lebaran 2026. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Misteri Sutrimo Tewas di Kebayoran Baru, Polisi Sisir CCTV dan Periksa Saksi
Pria Diduga Curi Ayam Tewas Dikeroyok, Polisi Buru Pelaku di Tabanan
Polisi Amankan 3 Pelaku Bentrokan Menteng, 15 Orang Diperiksa
Misteri Kematian Sutrimo di Kebayoran Baru Diselidiki Polda Metro Jaya
Bentrokan Berdarah di Menteng Tewaskan 1 Orang, Berawal dari Persoalan Sarapan
Pencuri Ayam Tewas Dikeroyok Warga, KemenHAM Soroti Trauma Anak Korban
Gagal Gondol Motor, Maling di Tapos Depok Todongkan Senpi ke Warga
Bandar Haradongan Simanjuntak Ditangkap, Bareskrim Kejar Pemasok Narkoba dari Medan

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 21:16 WIB

Misteri Sutrimo Tewas di Kebayoran Baru, Polisi Sisir CCTV dan Periksa Saksi

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:51 WIB

Polisi Amankan 3 Pelaku Bentrokan Menteng, 15 Orang Diperiksa

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:04 WIB

Misteri Kematian Sutrimo di Kebayoran Baru Diselidiki Polda Metro Jaya

Minggu, 26 Juli 2026 - 15:00 WIB

Bentrokan Berdarah di Menteng Tewaskan 1 Orang, Berawal dari Persoalan Sarapan

Minggu, 26 Juli 2026 - 13:20 WIB

Pencuri Ayam Tewas Dikeroyok Warga, KemenHAM Soroti Trauma Anak Korban

Berita Terbaru

Langkah baru pasar monitor OLED. Philips merilis Evnia 32M2N6901A yang memadukan panel 4K QD-OLED 165Hz dengan harga kompetitif. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Philips Resmi Meluncurkan Monitor Evnia 32M2N6901A

Minggu, 26 Jul 2026 - 22:30 WIB

Lompatan industri semikonduktor China. Produsen memori CXMT mematok harga modul DDR5 server melampaui tarif Samsung akibat lonjakan permintaan pusat data AI. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Produsen Chip China CXMT Patok Harga Memori Lebih Mahal

Minggu, 26 Jul 2026 - 22:00 WIB

Lompatan teknologi videografi profesional. Sony meluncurkan kamera Cinema Line FX5 yang membawa sensor full-frame 18,2 MP dan perekaman open gate 5K. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Sony Resmi Meluncurkan Kamera Cinema Line FX5

Minggu, 26 Jul 2026 - 21:36 WIB

Solusi komputasi serbabisa. TECNO merilis laptop MEGABOOK K14S di Indonesia yang menawarkan performa hingga Intel Core i9 serta sembilan port fisik lengkap. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

TECNO Resmi Meluncurkan MEGABOOK K14S Bertenaga Core i9

Minggu, 26 Jul 2026 - 21:31 WIB