Kecelakaan KMP Virgo Transport 8, Menhub Perintahkan Pencarian Korban Dikebut

Senin, 14 September 2026 - 06:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR mencari korban KMP Virgo Transport 8 yang terbalik di Laut Jawa. (Posnews/Ist)

Tim SAR mencari korban KMP Virgo Transport 8 yang terbalik di Laut Jawa. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kepanikan menyelimuti operasi pencarian korban KMP Virgo Transport 8 yang mengalami kecelakaan di perairan Laut Jawa, Minggu (13/9/2026).

Kapal yang berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin itu membawa 243 orang berdasarkan manifest.

Hingga perkembangan terbaru Minggu malam, tim SAR gabungan telah mengevakuasi 113 orang, sementara 6 orang meninggal dunia dan 130 lainnya masih dalam pencarian.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tim SAR juga telah menemukan badan kapal dalam kondisi terbalik di laut. Kondisi tersebut membuat operasi pencarian dan pertolongan terus dikebut dengan mengerahkan unsur laut maupun udara.

Berangkat dari Surabaya Menuju Banjarmasin

KMP Virgo Transport 8 yang dinakhodai Arief Yunianto bertolak dari Pelabuhan Surabaya pada 12 September 2026 dan dijadwalkan menuju Pelabuhan Banjarmasin.

Sebelum mengalami kecelakaan, kapal tersebut dilaporkan menghadapi cuaca buruk dan sempat berada dalam kondisi miring sebelum komunikasi terputus.

Laporan awal kejadian diterima Kantor SAR Banjarmasin sekitar pukul 04.10 WITA pada Minggu pagi.

Kondisi tersebut kemudian memicu operasi pencarian besar-besaran di Laut Jawa.

Basarnas mengerahkan kapal SAR, kapal pendukung, serta helikopter untuk menyisir wilayah yang menjadi titik pencarian.

Baca Juga :  Polri-PDRM Naikkan Level Perang Narkoba, Bandar Besar Jadi Target Utama

Unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, operator kapal, dan berbagai pihak turut membantu proses evakuasi.

Menhub: Selamatkan Sebanyak Mungkin Korban

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi langsung meminta seluruh jajaran dan pihak terkait memprioritaskan pencarian, evakuasi, serta pendataan korban.

Menurut Dudy, keselamatan penumpang dan awak kapal menjadi fokus utama pemerintah dalam penanganan kecelakaan tersebut.

“Prioritas kami saat ini adalah mencari dan menyelamatkan sebanyak mungkin penumpang beserta awak kapal KMP Virgo Transport 8,” kata Dudy di Jakarta, Minggu.

Dudy juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban yang meninggal dunia. Sementara itu, korban yang berhasil ditemukan diminta segera mendapatkan pertolongan dan penanganan medis.

Data Korban Terus Berubah

Proses evakuasi berlangsung dinamis. Pada laporan sore, Kementerian Perhubungan mencatat 107 orang selamat dan 6 meninggal dunia, sedangkan 136 orang masih dicari.

Namun, perkembangan operasi SAR pada malam hari menunjukkan jumlah korban yang berhasil dievakuasi meningkat menjadi 113 orang. Dengan demikian, sebanyak 130 orang masih dalam pencarian.

Perubahan angka tersebut menunjukkan operasi penyelamatan masih berlangsung. Karena itu, data korban dapat kembali berubah seiring petugas menemukan dan mengidentifikasi korban.

Di sisi lain, keluarga penumpang terus menunggu kabar di Posko Terpadu Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin.

Posko Terpadu Dibuka di Pelabuhan Trisakti

Kementerian Perhubungan membuka Posko Terpadu di Pelabuhan Trisakti untuk memperkuat koordinasi pencarian, penyelamatan, pelayanan korban, sekaligus pendataan penumpang.

Baca Juga :  Imigrasi Tangkap 11 WN Vietnam di Jakarta, Diduga Main-main Soal Izin Tinggal di Klinik Kecantikan PIK

Masyarakat yang merasa anggota keluarganya berada di dalam kapal tersebut diminta segera melapor kepada petugas posko.

Langkah ini penting agar data manifest dapat dicocokkan dengan korban yang berhasil dievakuasi maupun penumpang yang masih dalam pencarian.

KNKT Diminta Ungkap Penyebab Kecelakaan

Mengenai penyebab kecelakaan, Dudy meminta masyarakat tidak berspekulasi.

Pemerintah menyerahkan investigasi kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) agar seluruh fakta dapat diperiksa secara profesional, independen, dan berbasis bukti.

Dudy menegaskan pemerintah tidak ingin mendahului hasil investigasi.

Sebab, mengetahui penyebab kecelakaan secara akurat sangat penting. Hasil investigasi nantinya dapat menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki keselamatan pelayaran dan mencegah kejadian serupa kembali terjadi.

Operasi SAR Terus Dikebut

Di tengah pencarian yang belum berakhir, tim SAR gabungan terus memperluas penyisiran di sekitar lokasi kecelakaan.

Badan kapal yang ditemukan dalam kondisi terbalik menjadi salah satu titik penting dalam operasi pencarian. Petugas masih bekerja untuk menemukan korban yang belum diketahui keberadaannya.

Kecelakaan KMP Virgo Transport 8 menjadi duka mendalam bagi keluarga korban. Di saat yang sama, operasi penyelamatan masih berpacu dengan waktu.

Pemerintah, Basarnas, TNI/Polri, tenaga kesehatan, pemerintah daerah, operator kapal, dan seluruh unsur terkait terus berupaya menemukan korban yang masih hilang. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menag Nasaruddin: Semakin Dekat Al-Qur’an, Semakin Mulia Akhlak
Kapal Virgo Transport 8 Kecelakaan di Laut Jawa, 140 Orang Masih Hilang
Gempa M5,9 Guncang DKI Jakarta, Getaran Terasa hingga Jawa dan Sumatra
Jaket Pelampung Ditemukan di Laut, Ternyata Bukan Milik Jurnalis Hilang
BMKG Ungkap Banyak Sensor Gempa Hilang, Peringatan Dini Bisa Terganggu
KemenHAM Desak Penembakan 3 ASN Jayawijaya Diusut Tuntas
Anwar Abbas Minta Kasus Abah Setu Tetap Diproses Polisi
8 Orang Hilang di Anak Krakatau, SAR Belum Temukan Titik Terang

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 06:21 WIB

Kecelakaan KMP Virgo Transport 8, Menhub Perintahkan Pencarian Korban Dikebut

Minggu, 13 September 2026 - 21:17 WIB

Menag Nasaruddin: Semakin Dekat Al-Qur’an, Semakin Mulia Akhlak

Minggu, 13 September 2026 - 15:53 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Kecelakaan di Laut Jawa, 140 Orang Masih Hilang

Sabtu, 12 September 2026 - 06:31 WIB

Gempa M5,9 Guncang DKI Jakarta, Getaran Terasa hingga Jawa dan Sumatra

Jumat, 11 September 2026 - 17:24 WIB

Jaket Pelampung Ditemukan di Laut, Ternyata Bukan Milik Jurnalis Hilang

Berita Terbaru