Guru Renang di Depok Diduga Dipukul Ojol hingga Tabrak Tiang

Minggu, 13 September 2026 - 13:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, penganiayaan.(Posnews/Ist)

Ilustrasi, penganiayaan.(Posnews/Ist)

DEPOK, POSNEWS.CO.ID – Perjalanan seorang guru renang di Depok, Jawa Barat, menuju tempat kerja berubah menjadi pengalaman yang mengerikan.

Wanita berinisial AG (50) mengaku diduga dipukul seorang pengemudi ojek online (ojol) setelah sepeda motornya tidak sengaja menabrak orang yang hendak menyeberang jalan.

Pukulan itu disebut mengenai bibir AG. Akibatnya, korban kehilangan keseimbangan, lalu motornya oleng dan menghantam tiang hingga dirinya terjatuh.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Pulo Jaya, Beji, Depok, Kamis (10/9/2026) sekitar pukul 07.50 WIB. AG kemudian melaporkan dugaan penganiayaan itu ke polisi pada Jumat (11/9/2026).

Kapolsek Beji Kompol Antonius membenarkan adanya laporan tersebut. Namun, polisi masih menyelidiki identitas dan kronologi lengkap kejadian.

“Masih diduga dari keterangan korban. Saat ini sedang ditangani Reskrim untuk lidik pelaku,” ujar Antonius kepada wartawan.

Motor Menabrak, Cekcok Berujung Pukulan

Berdasarkan laporan korban, kejadian bermula ketika AG mengendarai sepeda motor menuju tempat kerjanya sebagai guru renang.

Saat melintas di Jalan Pulo Jaya, kondisi jalan disebut relatif sepi sehingga AG mengendarai motor dengan kecepatan cukup tinggi.

Baca Juga :  Kasus Narkoba White Rabbit Masuk Meja Hijau, Polisi Lepas Garis Polisi dan CCTV

Situasi berubah ketika seorang pria yang diduga pengemudi ojol tiba-tiba menyeberang jalan.

Posisi pria tersebut sudah berada di tengah jalan sehingga AG mengaku tidak memiliki cukup ruang untuk menghentikan motornya secara mendadak.

Motor AG kemudian menyenggol atau menabrak pria tersebut.

Bukannya berhenti sebagai insiden lalu lintas biasa, situasi justru diduga memanas. Pria tersebut disebut emosi dan kemudian memukul wajah AG dengan tangan kosong.

Dipukul, Motor Oleng dan Hantam Tiang

Pukulan itu mengenai bagian bibir AG satu kali. Saat masih berada di atas sepeda motor, AG kehilangan keseimbangan. Motor kemudian oleng dan menabrak sebuah tiang. AG pun terjatuh ke sisi kanan jalan.

Benturan dan dugaan kekerasan tersebut membuat korban mengalami sejumlah luka. Berdasarkan laporan yang dibuatnya, AG mengalami luka robek pada bibir bagian atas serta lebam pada lengan dan punggung.

Bagi korban, perjalanan menuju tempat kerja yang semestinya berlangsung biasa justru berakhir dengan luka dan laporan polisi.

Polisi Masih Memburu Terduga Pelaku

Setelah menerima laporan pada Jumat (11/9/2026), polisi mulai melakukan penyelidikan.

Baca Juga :  1.464 Personel Kawal Aksi Buruh di DPR, Kapolres Susatyo: Layani dengan Humanis

Petugas masih mengumpulkan keterangan untuk memastikan rangkaian kejadian, termasuk bagaimana kecelakaan tersebut terjadi dan apa yang berlangsung setelah AG menabrak pria yang disebut sebagai ojol.

Polisi juga perlu memastikan identitas pria yang dilaporkan korban serta mencari bukti pendukung untuk mengungkap perkara tersebut secara utuh.

Hingga saat ini, belum ada keterangan bahwa polisi telah menetapkan atau menangkap terduga pelaku.

Senggolan di Jalan Jangan Berujung Kekerasan

Kasus ini menjadi pengingat bahwa insiden kecil di jalan raya dapat berkembang menjadi persoalan serius jika para pihak tidak mampu mengendalikan emosi.

Ketika terjadi senggolan atau kecelakaan, pengendara sebaiknya menghentikan kendaraan di tempat yang aman, memastikan kondisi korban, dan menyelesaikan persoalan melalui komunikasi yang tenang.

Jika terjadi perselisihan, masyarakat dapat meminta bantuan petugas atau melapor kepada kepolisian. Kemarahan di jalan tidak boleh berubah menjadi kekerasan fisik.

Polri juga menyediakan layanan kepolisian melalui nomor 110 untuk laporan dan bantuan masyarakat. Polsek Beji sendiri tercatat sebagai layanan kepolisian yang dapat menerima laporan masyarakat.

Kasus AG kini masih dalam tahap penyelidikan. Karena itu, seluruh dugaan dalam perkara tersebut tetap harus dibuktikan melalui proses hukum. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Bongkar 3 Klaster Kerusuhan Pejompongan, Alur Dana Mulai Terungkap
Tawuran di Duren Sawit Digagalkan, 6 Pemuda dan 4 Sajam Disita Polisi
3 Tersangka Pengeroyokan Bambang Setiawan Ditangkap di Bogor
Abah Setu Minta Maaf soal Dugaan Penghinaan Nabi, Polisi Tetap Usut
Bareskrim Tangkap Erick Soedjasa, Buronan Kasus Rp37,4 Miliar
Salat Ashar Jadi Celah, Caca Diduga Curi Uang Belasan Juta di Jaktim
4 Remaja Diciduk Brimob di Tanjung Priok, 13 Klip Diduga Ganja Disita
Mahasiswi Tewas di Hotel Cengkareng, Polisi Ungkap Jejak Ekstasi dan Riklona

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 13:12 WIB

Guru Renang di Depok Diduga Dipukul Ojol hingga Tabrak Tiang

Sabtu, 12 September 2026 - 16:01 WIB

Polisi Bongkar 3 Klaster Kerusuhan Pejompongan, Alur Dana Mulai Terungkap

Sabtu, 12 September 2026 - 13:54 WIB

Tawuran di Duren Sawit Digagalkan, 6 Pemuda dan 4 Sajam Disita Polisi

Sabtu, 12 September 2026 - 13:44 WIB

3 Tersangka Pengeroyokan Bambang Setiawan Ditangkap di Bogor

Jumat, 11 September 2026 - 21:05 WIB

Abah Setu Minta Maaf soal Dugaan Penghinaan Nabi, Polisi Tetap Usut

Berita Terbaru

Peluncuran konsol retro NEOGEO AES+ ditunda hingga September 2027. Keterbatasan komponen dan tingginya pemesanan awal menjadi alasan utama penundaan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Peluncuran Konsol Retro NEOGEO AES+ Ditunda

Minggu, 13 Sep 2026 - 13:30 WIB

Ilustrasi, penganiayaan.(Posnews/Ist)

HUKRIM

Guru Renang di Depok Diduga Dipukul Ojol hingga Tabrak Tiang

Minggu, 13 Sep 2026 - 13:12 WIB

Nintendo merilis pembaruan firmware 23.0.0 untuk Switch 2. Update ini mengaktifkan fitur VRR mode docked dan mempersiapkan rilis Zelda Ocarina of Time Remake. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Nintendo Switch 2 Resmi Dapatkan Fitur VRR di Mode Docked

Minggu, 13 Sep 2026 - 12:36 WIB

Retroid meluncurkan handheld retro Pocket Duo dan Pocket Duo Lite berlayar ganda. Konsol clamshell ini sanggup mengeksekusi emulasi 3DS mulai harga $149. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Retroid Pocket Duo Resmi Diperkenalkan, Hadirkan Dua Layar

Minggu, 13 Sep 2026 - 11:31 WIB