Dugaan TPKS Artis ATT alias BP Terjadi di Sekitar SCBD, Polisi Masih Selidiki

Minggu, 13 September 2026 - 16:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Penganiayaan.(Posnews/Ist)

Ilustrasi, Penganiayaan.(Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kasus dugaan tindak pidana kekerasan seksual (TPKS) yang menyeret artis berinisial ATT alias BP memasuki babak baru.

Polisi kini mengungkap lokasi yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut, yakni di sekitar kawasan Sudirman Central Business District (SCBD), Jakarta Selatan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto membenarkan informasi tersebut pada Minggu (13/9/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sekitar SCBD Jaksel,” kata Budi saat dikonfirmasi.

Budi juga memastikan laporan yang masuk ke Polda Metro Jaya berkaitan dengan dugaan tindak pidana kekerasan seksual. “Dugaan tindak pidana kekerasan seksual,” ujarnya.

Laporan Masuk ke Polda Metro Jaya

Sebelumnya, polisi menerima laporan terhadap artis berinisial BP pada Sabtu (12/9/2026). Laporan tersebut masuk melalui Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya.

Baca Juga :  Sekolah Internasional di Kelapa Gading Diteror BOM, Minta Rp500 Juta Kripto

Budi Hermanto membenarkan laporan itu. Namun, hingga kini polisi belum membuka identitas pelapor maupun menjelaskan secara lengkap kronologi dugaan TPKS yang dilaporkan.

Polisi juga masih melakukan penyelidikan untuk mengumpulkan informasi dan memastikan rangkaian peristiwa yang sebenarnya.

Karena proses masih berjalan, informasi yang beredar di media sosial terkait dugaan kejadian belum dapat dianggap sebagai fakta hukum sebelum polisi melakukan verifikasi.

ATT Alias BP Disebut Anak Angkat RSO

Dalam keterangannya, Budi menyebut ATT alias BP merupakan anak angkat dari artis berinisial RSO.

Sejumlah media mengidentifikasi inisial tersebut sebagai Betrand Peto, sedangkan keterangan kepolisian dalam laporan menggunakan inisial ATT alias BP.

Karena itu, pemberitaan tetap perlu merujuk pada status perkara sebagai dugaan, bukan kesimpulan bahwa tindak pidana telah terbukti.

Kasus ini menjadi perhatian publik karena melibatkan sosok yang dikenal masyarakat. Namun, sorotan tersebut tidak boleh menggeser proses hukum yang sedang berjalan.

Baca Juga :  Sopir Kontainer Diduga Mabuk Tabrak 2 Mobil dan Motor di Plumpang

Ruben Onsu Minta Publik Tak Terburu-buru Menyimpulkan

Perkembangan terbaru juga datang dari Ruben Onsu. Ia menyampaikan permintaan maaf atas pemberitaan yang muncul sekaligus meminta publik tidak terburu-buru menarik kesimpulan sebelum perkara menjadi jelas.

Ruben mengatakan dirinya akan mendengarkan keterangan dari teman Betrand yang berada di lokasi agar memperoleh gambaran lebih utuh mengenai persoalan tersebut.

Ia juga menyatakan pihaknya akan bersikap kooperatif dan memberikan keterangan yang diperlukan selama proses hukum berlangsung.

Sikap tersebut penting karena polisi sendiri belum membeberkan secara rinci duduk perkara, identitas pelapor, maupun rangkaian kejadian yang dilaporkan.

Polisi Masih Mendalami Perkara

Dengan lokasi dugaan kejadian kini disebut berada di sekitar SCBD, penyidik memiliki informasi awal untuk mendalami perkara.

Namun, lokasi tersebut belum otomatis menjelaskan apa yang terjadi maupun siapa saja yang terlibat dalam dugaan peristiwa tersebut.

Polisi masih perlu mengumpulkan keterangan, bukti, serta informasi lain untuk membuat perkara menjadi terang. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tawuran Pelajar di Cikunir Bekasi Berujung Luka Bacok, Polisi Amankan 6 Anak
Tabung Etilen dan Dinamo Diperiksa Usai Ledakan Maut Pasar Cimanggis
Tiga Orang Diserang di Kampung Ambon, Polisi Uji Balistik Peluru
Serangan Mendadak di Dekat Kampung Ambon, 3 Orang Terluka Dibacok dan Ditembak
Pakai Jaket Ojol Bawa Senpi, Duo Curanmor Diduga Beraksi 14 Kali di Jakbar
Pasar Cimanggis Diguncang Ledakan, Korban Berjatuhan dan Ruko Porak-poranda
Pelajar 15 Tahun Tewas Usai Tawuran di Ciracas, Polisi Amankan 5 Orang
Polisi Bongkar Dugaan Curanmor di Cikarang, 2 Senjata Api Rakitan Ikut Disita

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:22 WIB

Tawuran Pelajar di Cikunir Bekasi Berujung Luka Bacok, Polisi Amankan 6 Anak

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:11 WIB

Tabung Etilen dan Dinamo Diperiksa Usai Ledakan Maut Pasar Cimanggis

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:17 WIB

Tiga Orang Diserang di Kampung Ambon, Polisi Uji Balistik Peluru

Rabu, 14 Oktober 2026 - 22:11 WIB

Serangan Mendadak di Dekat Kampung Ambon, 3 Orang Terluka Dibacok dan Ditembak

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:01 WIB

Pakai Jaket Ojol Bawa Senpi, Duo Curanmor Diduga Beraksi 14 Kali di Jakbar

Berita Terbaru

Denmark menegaskan eksplorasi sumber daya alam Greenland oleh AS harus mematuhi hukum lokal dan tidak mendapat keistimewaan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Denmark Tegaskan AS Wajib Mematuhi Hukum Greenland

Kamis, 15 Okt 2026 - 15:40 WIB