Arab Saudi Merancang Serangan Militer Besar-Besaran

Minggu, 4 Oktober 2026 - 09:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Arab Saudi merencanakan serangan militer besar-besaran bersama pasukan Yaman untuk mengamankan Selat Bab el-Mandeb dari Houthi. Dok: Istimewa.

Arab Saudi merencanakan serangan militer besar-besaran bersama pasukan Yaman untuk mengamankan Selat Bab el-Mandeb dari Houthi. Dok: Istimewa.

POSNEWS.CO.ID, RIYADH – Pemerintah Arab Saudi menyiapkan langkah militer baru di kawasan Yaman.

Strategi Operasi dan Jalur Pelayaran

Pemerintah Arab Saudi merancang operasi militer besar-besaran untuk menggempur milisi Houthi.

Operasi ini bertujuan utama mengamankan Selat Bab el-Mandeb di Laut Merah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebab, kelompok Houthi menguasai jalur pelayaran strategis tersebut pada bulan lalu.

Selain itu, Arab Saudi mempertimbangkan serangan terkoordinasi di beberapa provinsi Yaman.

Wilayah sasaran tersebut mencakup Al-Bayda, Marib, Taiz, hingga Al-Jawf.

Baca Juga :  Efek Domino Sanksi Ekonomi: Menguji Teori Interdependensi Kompleks

Arab Saudi akan mengerahkan lebih dari 100.000 prajurit darat Yaman.

Sementara itu, jet tempur Arab Saudi bakal memberikan dukungan penuh dari udara.

Bantuan Logistik dan Intelijen Sekutu

Amerika Serikat memberikan bantuan intelijen dan penasihat militer untuk Arab Saudi.

Namun, Presiden Donald Trump menolak permintaan serangan udara secara langsung.

Sementara itu, Pakistan mengirimkan puluhan ribu prajurit untuk menjaga perbatasan Arab Saudi.

Pakistan juga memasok sistem pertahanan udara dan artileri ringan ke Aden.

Baca Juga :  Trump Lirik Greenland, NATO di Ambang Perpecahan?

Bahkan, Turki turut mengerahkan drone tempur guna mendukung operasi keamanan tersebut.

Prancis juga menyiagakan sistem pertahanan militer untuk melindungi kota pelabuhan Yanbu.

Tantangan Pasukan Lokal Yaman

Arab Saudi menilai negosiasi damai tidak mungkin berjalan tanpa penguasaan Bab el-Mandeb.

Oleh karena itu, Riyadh memilih jalur militer guna memulihkan stabilitas perdagangan global.

Namun, faksi-faksi anti-Houthi di Yaman masih menghadapi tantangan perpecahan internal.

Analis menilai keberhasilan operasi sangat bergantung pada performa pasukan lokal Yaman.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Korea Utara Meluncurkan Rudal Balistik Usai Menolak Permintaan
Identitas Ko-Pilot FlyDubai Terungkap Usai Serang Kapten
Sebuah Mobil Menabrak Kerumunan Warga di Newcastle Australia
Ko-Pilot Mencoba Menjatuhkan Pesawat Rute Dubai Tel Aviv
Amerika Serikat Mengirimkan 9.000 Prajurit dan Kapal Induk Ketiga
Taiwan Menyambut Dua Jet Tempur F-16V Pertama
Gelombang Unjuk Rasa Siswa Tutup Ratusan Sekolah di Prancis
Menlu Jepang Toshimitsu Motegi Desak Iran Jamin Keamanan

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 09:45 WIB

Arab Saudi Merancang Serangan Militer Besar-Besaran

Minggu, 4 Oktober 2026 - 08:40 WIB

Korea Utara Meluncurkan Rudal Balistik Usai Menolak Permintaan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 07:37 WIB

Identitas Ko-Pilot FlyDubai Terungkap Usai Serang Kapten

Minggu, 4 Oktober 2026 - 06:30 WIB

Sebuah Mobil Menabrak Kerumunan Warga di Newcastle Australia

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:37 WIB

Ko-Pilot Mencoba Menjatuhkan Pesawat Rute Dubai Tel Aviv

Berita Terbaru

Arab Saudi merencanakan serangan militer besar-besaran bersama pasukan Yaman untuk mengamankan Selat Bab el-Mandeb dari Houthi. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Arab Saudi Merancang Serangan Militer Besar-Besaran

Minggu, 4 Okt 2026 - 09:45 WIB

Korea Utara meluncurkan rudal balistik dari Wonsan usai Kim Yo Jong menolak permintaan maaf terkait ledakan ranjau darat. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Korea Utara Meluncurkan Rudal Balistik Usai Menolak Permintaan

Minggu, 4 Okt 2026 - 08:40 WIB

 Identitas ko-pilot FlyDubai Hamam al-Hammami terungkap setelah mencoba menjatuhkan pesawat rute Dubai menuju Tel Aviv. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Identitas Ko-Pilot FlyDubai Terungkap Usai Serang Kapten

Minggu, 4 Okt 2026 - 07:37 WIB