Badai Salju Hantam AS: 14 Tewas, Ribuan Penerbangan Lumpuh

Selasa, 27 Januari 2026 - 08:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Kekacauan di hub udara tersibuk dunia. Penutupan wilayah udara akibat konflik AS-Israel vs Iran memicu pembatalan massal, pengalihan rute darurat, dan lonjakan harga bahan bakar pesawat hingga $225 per barel. Dok: Istimewa.

Ilustrasi, Kekacauan di hub udara tersibuk dunia. Penutupan wilayah udara akibat konflik AS-Israel vs Iran memicu pembatalan massal, pengalihan rute darurat, dan lonjakan harga bahan bakar pesawat hingga $225 per barel. Dok: Istimewa.

WASHINGTON, POSNEWS.CO.ID – Amerika Serikat sedang berjuang melawan amukan alam. Sebuah badai musim dingin yang kuat menyapu sebagian besar wilayah negeri Paman Sam pada hari Senin (26/1), meninggalkan jejak kehancuran yang fatal.

Menurut laporan ABC News, setidaknya 14 orang tewas akibat cuaca ekstrem ini.

Dampaknya terhadap infrastruktur transportasi sangat melumpuhkan. Situs pelacakan penerbangan FlightAware mencatat bahwa maskapai penerbangan terpaksa membatalkan lebih dari 3.600 penerbangan dan menunda 714 lainnya hingga Senin dini hari.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Angka ini menambah mimpi buruk bagi para pelancong, menyusul lebih dari 11.000 pembatalan yang terjadi pada hari Minggu sebelumnya. Otoritas memperkirakan jumlah pembatalan dan penundaan akan terus meningkat seiring berjalannya hari.

Baca Juga :  Bandung - Jakarta Ambles Lebih 5 Cm per Tahun, Badan Geologi Bunyikan Alarm Bahaya

Bandara Utama Lumpuh

Bandara Internasional Logan Boston, Bandara Internasional Dallas Fort Worth, dan Bandara Internasional John F. Kennedy New York termasuk di antara yang paling parah terdampak.

Layanan Cuaca Nasional AS (National Weather Service) menjelaskan bahwa tekanan rendah di selatan New England diperkirakan bergerak ke timur di atas Atlantik. Pergerakan ini membawa salju lebat ke bagian Timur Laut dan hujan beku di seluruh bagian Mid-Atlantic.

Salju juga diperkirakan akan turun di sepanjang wilayah Appalachian, sementara hujan akan menyebar di sepanjang pantai Tenggara saat front dingin bergerak ke lepas pantai.

Merespons kekacauan ini, maskapai besar AS meluncurkan pengabaian perjalanan (travel waivers) dan opsi pemesanan ulang yang fleksibel untuk membantu penumpang. Namun, operasional maskapai yang sangat saling terhubung membuat pemulihan menjadi rumit karena pesawat dan kru berada di posisi yang salah akibat pembatalan massal.

Baca Juga :  Donald Trump Membatalkan Rencana Siaran Eksekusi Mati

Bahaya di Jalan Raya dan Pemadaman Listrik

Badai tidak hanya mengacaukan langit, tetapi juga jalan raya. Badan Manajemen Darurat Federal (FEMA) mengeluarkan peringatan keras bahwa kondisi mengemudi bisa menjadi sangat berbahaya. Kondisi seperti badai salju (blizzard-like), angin kencang, dan es menyebar lebih jauh, membuat perjalanan darat berisiko tinggi.

Sementara itu, jaringan listrik tak luput dari hantaman badai. Ratusan ribu pelanggan di beberapa negara bagian AS—dari Tennessee hingga Carolina—melaporkan pemadaman listrik.

Data dari PowerOutage.us menunjukkan angka yang mencemaskan: lebih dari 820.000 pelanggan hidup tanpa listrik pada Senin pagi. Tennessee melaporkan jumlah kasus tertinggi, memaksa warga bertahan dalam kegelapan di tengah suhu yang membeku.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pentagon Tuduh Jenderal Brett Sylvia Bocorkan Rahasia Negara
Hakim Federal Tolak Permintaan Pemerintahan Trump Soal Suara
Menhan AS Pete Hegseth Pecat Perencana Militer Utama
Biaya Perang Iran Melonjak Hingga 47,1 Miliar Dolar AS
Tabrakan Kereta Cepat di Toledo Spanyol Menewaskan 68 Orang
Jepang dan Jerman Sepakat Perkuat Kerja Sama Mineral Kritis
Perayaan Meriah Festival Sembilan Dewa Kaisar
Fenomena Fesyen Gothic Lolita Jepang Kembali Memikat Hati

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:44 WIB

Pentagon Tuduh Jenderal Brett Sylvia Bocorkan Rahasia Negara

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:42 WIB

Hakim Federal Tolak Permintaan Pemerintahan Trump Soal Suara

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:39 WIB

Menhan AS Pete Hegseth Pecat Perencana Militer Utama

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:42 WIB

Biaya Perang Iran Melonjak Hingga 47,1 Miliar Dolar AS

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:40 WIB

Tabrakan Kereta Cepat di Toledo Spanyol Menewaskan 68 Orang

Berita Terbaru

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
(Posnews/Kominfo)

JABODETABEK

Pramono Datangi 44 Kecamatan, Tak Mau Hanya Terima Laporan

Senin, 2 Nov 2026 - 19:12 WIB