Arus Balik Lebaran 2026: Korlantas Imbau Hindari 24 Maret, Manfaatkan WFA

Minggu, 22 Maret 2026 - 19:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kendaraan memadati Gerbang Tol Cikampek Utama saat arus balik Lebaran 2026 dengan lonjakan signifikan menuju wilayah Jabodetabek. Dok: Posnews/Jasamarga

Kendaraan memadati Gerbang Tol Cikampek Utama saat arus balik Lebaran 2026 dengan lonjakan signifikan menuju wilayah Jabodetabek. Dok: Posnews/Jasamarga

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kakorlantas Polri, Irjen Pol Agus Suryo Nugroho, mengeluarkan imbauan penting bagi para pemudik agar tidak kembali ke kota secara bersamaan pada 24 Maret 2026.

Pasalnya, tanggal tersebut diprediksi menjadi puncak arus balik Lebaran yang berpotensi memicu kemacetan parah.

Menurut Agus, masyarakat sebaiknya mengatur jadwal perjalanan lebih fleksibel. Oleh karena itu, ia menyarankan pemudik memanfaatkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) untuk menghindari penumpukan kendaraan di jalur utama.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

β€œKami mengimbau masyarakat yang masih berada di kampung halaman agar tidak kembali pada 24 Maret, supaya arus lalu lintas tidak menumpuk,” tegasnya, Minggu (25/3/2026).

Manfaatkan WFA, Hindari Puncak Arus Balik

Selain itu, Agus menjelaskan bahwa kebijakan WFA masih berlaku pada 26–28 Maret 2026. Dengan demikian, pemudik memiliki opsi untuk kembali lebih santai tanpa harus terjebak kepadatan ekstrem.

Baca Juga :  Pantura Terancam Banjir Rob, Pemudik Natal dan Tahun Baru Waspada Jalur Demak

β€œSilakan manfaatkan WFA tanggal 26, 27, dan 28 Maret. Ini kesempatan untuk mengatur perjalanan agar lebih aman dan nyaman,” ujarnya.

Berdasarkan analisis Korlantas Polri bersama para pemangku kepentingan, arus balik tahun ini diprediksi terbagi dalam dua gelombang.

Gelombang pertama terjadi pada 23–24 Maret, sementara gelombang kedua berlangsung pada 28–29 Maret 2026.

Strategi ini diharapkan mampu mengurai kepadatan, khususnya pada puncak arus balik tanggal 24 Maret.

Rekayasa Lalu Lintas Disiapkan

Untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan, Korlantas telah menyiapkan berbagai langkah strategis sejak 22–23 Maret.

Salah satunya, penerapan rekayasa lalu lintas berupa one way lokal secara bertahap di sejumlah titik rawan macet.

Tak hanya itu, skema one way nasional juga telah disiapkan dan akan diberlakukan mulai 24 Maret. Kebijakan ini merupakan hasil koordinasi antara Polri, Kementerian Perhubungan, serta operator jalan tol.

Baca Juga :  Menguak Rahasia Budaya dan Kecerdasan Simpanse

Sementara itu, hingga dua hari setelah Lebaran, kondisi lalu lintas secara umum masih terkendali meskipun terjadi peningkatan volume kendaraan.

Namun demikian, kepadatan mulai terlihat di sejumlah wilayah seperti Semarang Raya, Jabodetabek, serta kawasan wisata di Bali, Malang Raya, Jakarta, dan Jawa Barat.

Agus menegaskan, Korlantas terus memantau situasi menggunakan teknologi dan data lalu lintas terkini untuk memastikan arus balik tetap lancar.

Kunci Aman Arus Balik Lebaran

Sebagai langkah edukatif, Korlantas mengingatkan masyarakat untuk:

  • Menghindari perjalanan di puncak arus balik
  • Memanfaatkan WFA untuk fleksibilitas waktu
  • Memantau informasi lalu lintas terkini
  • Memastikan kondisi fisik dan kendaraan prima

Dengan perencanaan matang dan kerja sama semua pihak, arus balik Lebaran 2026 diharapkan berjalan aman, tertib, dan minim kemacetan. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Prabowo Tambah Polisi Hutan Jadi 70 Ribu, Pembalak Liar Mulai Diburu
Nusron Wahid Dipanggil KPK Hari Ini, Kasus HGB Summarecon Makin Terang?
Prabowo: Ada Ancaman, Jangan Gentar! Rp52 Triliun Kekayaan Negara Diselamatkan
Motor Warga Dibidik Saat Lengah, 5 Kasus Curanmor Penjaringan Akhirnya Terbongkar
RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Resmi Jadi UU, Ini yang Diatur
Motor Coba Salip Trailer, Pelajar 15 Tahun Tewas Tabrak Truk Tangki
Rp250 Juta Demi Bisa Pakai HP di Rutan Pondok Bambu, Ombudsman Buka Suara
Malam Mencekam di Tebet, Koordinator BEM UI Hafidz Diduga Diserang OTK

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:58 WIB

Prabowo Tambah Polisi Hutan Jadi 70 Ribu, Pembalak Liar Mulai Diburu

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:45 WIB

Nusron Wahid Dipanggil KPK Hari Ini, Kasus HGB Summarecon Makin Terang?

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:01 WIB

Prabowo: Ada Ancaman, Jangan Gentar! Rp52 Triliun Kekayaan Negara Diselamatkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:51 WIB

Motor Warga Dibidik Saat Lengah, 5 Kasus Curanmor Penjaringan Akhirnya Terbongkar

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:13 WIB

RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Resmi Jadi UU, Ini yang Diatur

Berita Terbaru

Ilustrasi, Polisi Inggris menangkap tersangka ketujuh plot teror pangkalan udara RAF Fairford. AS memindahkan pesawat pembom B-1 akibat ancaman Iran. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Polisi Inggris Menangkap Tersangka Ke-7 Terkait Rencana Teror

Rabu, 7 Okt 2026 - 11:31 WIB

Pertahanan udara Rusia menjatuhkan hampir 900 drone Ukraina di Moskow. Zelenskyy memperingatkan ancaman gempuran rudal balistik balasan Rusia. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Pertahanan Udara Rusia Mengintersepsi 900 Drone Ukraina

Rabu, 7 Okt 2026 - 10:11 WIB

Serangan drone menenggelamkan kapal kargo ALFA WATAN di perairan ZEE Bulgaria. Zelenskyy menuding Rusia di tengah ancaman eskalasi konflik maritim. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Serangan Drone Menenggelamkan Kapal Dagang di Laut Hitam

Rabu, 7 Okt 2026 - 09:30 WIB