Satu Senjata Api di Sekolah Pondok Pinang Ternyata Milik Pria yang Sudah Meninggal

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budhi Hermanto. Posnews/Humas PMJ)

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budhi Hermanto. Posnews/Humas PMJ)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID — Polisi mengungkap fakta baru dalam kasus penemuan 995 pucuk airsoft gun dan senapan angin di sebuah yayasan sekolah swasta di Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Dari ratusan senjata tersebut, penyidik menemukan satu pucuk senjata api jenis Franchi SPA SPAS-15 kaliber 12 GA yang tercatat atas nama seorang pria berinisial DS, yang telah meninggal dunia pada 2020.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan penyidik masih menelusuri asal-usul kepemilikan dan penyimpanan senjata tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Satu pucuk yang diduga senjata api itu terdaftar atas nama DS. Dari hasil pendalaman, yang bersangkutan sudah meninggal dunia pada 2020,” kata Budi, Jumat (7/8/2026).

Baca Juga :  Hari Ini Praperadilan Andrie Yunus Segera Diputus, Bukti CCTV Jadi Sorotan

Polisi Sita Ratusan Senjata

Penyidik mengamankan seluruh barang temuan dari lokasi. Dari total 995 pucuk, polisi merinci 4 senapan angin kaliber 4,5 mm, 215 pistol angin kaliber 4,5 mm, dan 776 revolver angin kaliber 4,5 mm.

Seluruh barang bukti kini berada di tangan penyidik Polres Metro Jakarta Selatan dan Direktorat Intelkam Polda Metro Jaya untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Mantan Ketua Yayasan Akan Diperiksa

Polisi juga berencana memanggil IWD, mantan ketua yayasan, karena senjata-senjata tersebut ditemukan di ruangannya.

Penyidik akan mendalami asal-usul kepemilikan, perizinan, penguasaan, lokasi penyimpanan, serta tujuan penyimpanan ratusan senjata itu.

Budi menegaskan penyelidikan masih berlangsung dan belum ada kesimpulan akhir mengenai status seluruh senjata yang ditemukan.

Terungkap Saat Konflik Yayasan Memanas

Pihak sekolah menyebut penemuan ratusan senjata itu bermula dari konflik internal kepengurusan yayasan.

Baca Juga :  Koperasi SMS Setjen DPD RI Resmi Rebranding, Perkuat Layanan Digital dan Tata Kelola

Setelah IWD diberhentikan, pengurus baru memperoleh akses untuk membuka ruangan yang sebelumnya tertutup.

Kuasa hukum sekolah Hermawanto mengatakan pengurus menemukan ratusan senjata, narkotika, dan sekitar 30 CD pornografi di ruangan tersebut.

Ia menegaskan sekolah tidak pernah memiliki ekstrakurikuler menembak.Pihak IWD Klaim Semua Senjata Berizin

Alhadid Endar Putra menyatakan 995 airsoft gun dan senapan angin milik PT Lokta Karya Perbakin yang disimpan di gudang sekolah sejak 2020 untuk rencana ekstrakurikuler menembak.

Ia mengklaim seluruh senjata resmi dan memiliki izin, bahkan dokumen perizinannya telah diperlihatkan kepada penyidik.

Alhadid menduga kasus ini mencuat akibat sengketa kepengurusan yayasan yang kini bergulir di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Sementara itu, polisi masih menyelidiki klaim tersebut dan memastikan legalitas serta kepemilikan seluruh senjata. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

WN India Dijambret di Menteng, Pelaku Samsung S25 Diciduk Polisi
BYD Tabrak Innova, Fortuner Oleng, Satu Keluarga Tewas di Kembangan
Dua Pelaku Berboncengan Gasak Samsung S25 Turis India di Menteng
Kapolres Bekasi Lindungi Pelajar dari Aksi Berbahaya dan Provokasi Digital
Polisi Bongkar Gudang Narkoba di Kalideres, Ribuan Ekstasi Disita
Dua ART Lapor Disekap di Penjaringan, Polisi Bongkar Fakta Sebenarnya
Toko Berjalan di Bekasi Digerebek, 2.451 Pil Keras Disita dari Mobil
TPPU Indosterling P-21, Bareskrim Sita Aset Rp84 Miliar

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 21:30 WIB

WN India Dijambret di Menteng, Pelaku Samsung S25 Diciduk Polisi

Minggu, 6 September 2026 - 06:08 WIB

BYD Tabrak Innova, Fortuner Oleng, Satu Keluarga Tewas di Kembangan

Sabtu, 5 September 2026 - 19:58 WIB

Dua Pelaku Berboncengan Gasak Samsung S25 Turis India di Menteng

Sabtu, 5 September 2026 - 19:23 WIB

Kapolres Bekasi Lindungi Pelajar dari Aksi Berbahaya dan Provokasi Digital

Sabtu, 5 September 2026 - 06:46 WIB

Polisi Bongkar Gudang Narkoba di Kalideres, Ribuan Ekstasi Disita

Berita Terbaru

Polisi mengungkap korban  Mozza Axillia dibunuh MDVA setelah cekcok akibat cemburu lalu jasadnya dibuang ke jurang Tol Jangli. (Posnews/Ist)

JABODETABEK

Misteri Mozza Terbongkar, Pelaku Ditangkap Saat Nonton Voli

Senin, 7 Sep 2026 - 06:05 WIB

Ilustrasi, Commuter Line tetap beroperasi di tengah aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.
(Posnews/KAI)

JABODETABEK

Gunung Anak Krakatau Erupsi, KAI Commuter Merak Tetap Jalan

Senin, 7 Sep 2026 - 05:51 WIB

Ilustrasi, cuaca cerah mendominasi Jabodetabek Senin 7 September 2026 dengan suhu hingga 35 derajat Celsius.
(Posnews/Ist)

JABODETABEK

Senin 7 September, Jabodetabek Cerah tapi Suhu Bisa Menyengat

Senin, 7 Sep 2026 - 05:41 WIB

Polisi membagikan masker kepada warga Bekasi untuk mengantisipasi paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. (Posnews/Ist)

JABODETABEK

Abu Anak Krakatau Menerpa Bekasi, Pengendara Dibagikan Masker

Minggu, 6 Sep 2026 - 21:17 WIB