Begal Sadis Gunung Sahari Jakarta Pusat Viral, 4 Pelaku Todong Celurit Rampas Korban

Rabu, 15 April 2026 - 22:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Begal. (@foto Int)

Ilustrasi, Begal. (@foto Int)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Aksi begal brutal kembali menghantui Ibu Kota. Kali ini, dua pria menjadi korban keganasan komplotan bersenjata tajam di kawasan Gunung Sahari, Jakarta Pusat (Jakpus).

Peristiwa mencekam itu terekam kamera dan viral di media sosial, Rabu (15/4/2026).

Dalam rekaman tersebut, empat pelaku terlihat berboncengan menggunakan dua sepeda motor lalu memburu korban yang tengah melintas di jalanan sepi.

Aksi keji itu terjadi begitu cepat. Para pelaku langsung memepet korban tanpa ampun. Salah satu pelaku bahkan mengacungkan celurit ke arah korban dan memaksa mereka turun dari motor.

Selanjutnya, pelaku lain dengan brutal merampas ponsel korban sambil terus mengancam menggunakan senjata tajam. Korban tak berkutik menghadapi teror tersebut.

Baca Juga :  Ladang Ganja 20 Hektare di Empat Lawang Dibongkar, 220 Kg Ganja Disita Polisi

Setelah berhasil menggasak barang milik korban, komplotan begal itu langsung kabur meninggalkan lokasi.

Sementara itu, kedua korban dibiarkan terlantar di pinggir jalan dalam kondisi syok.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Polisi Buru Pelaku, Diduga Terkait Kasus Lain

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra, menegaskan pihaknya langsung bergerak cepat memburu para pelaku.

Ia mengungkapkan, kejadian tersebut berlangsung pada Kamis (9/4/2026) dini hari. Korban pun telah melaporkan insiden tersebut ke polisi.

“Korban sudah membuat laporan, dan saat ini kami masih melakukan identifikasi terhadap para pelaku,” tegasnya, Rabu (15/4/2026).

Lebih lanjut, polisi tidak menutup kemungkinan komplotan ini merupakan kelompok yang sama dengan pelaku pembegalan terhadap petugas Damkar Jakarta Pusat sebelumnya.

Baca Juga :  Copet Babak Belur di Bogor, Diki Zulkarnaen Dihajar Massa Usai Kepergok Curi Dompet

“Masih kami dalami. Ada kemungkinan berkaitan, tapi kami fokus kumpulkan bukti untuk mengejar pelaku,” tambahnya.

Warga Diminta Waspada, Begal Kian Nekat

Rentetan aksi begal yang makin sadis ini membuat warga resah. Pelaku tak lagi segan beraksi di jalanan dengan senjata tajam dan kekerasan terbuka.

Polisi mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintas di jam rawan dini hari.

Kasus ini kini terus dikembangkan. Aparat memburu pelaku hingga ke akar jaringan agar aksi teror jalanan ini bisa segera dihentikan. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Trump Luncurkan Dana Kompensasi $1,7 Miliar: Pendukung Beraksi
Gencatan Senjata di Ujung Tanduk: Trump Ancam Serangan
Pengadilan Australia Denda X Corp: Kegagalan Transparansi
Kejagung Musnahkan Jam Rolex KW Sitaan Koruptor Asabri Jimmy Sutopo
Densus 88 Soroti Ancaman Digital terhadap Anak, Literasi dan Deteksi Dini Diperkuat
Marinir AS Uji Sistem HIMARS untuk Deteksi Ancaman China
Pigai Kritik Media Dipenuhi Berita Negatif, Minta Jurnalis Lebih Objektif
Pramono Anung Warning Jual Beli Kartu Layanan Gratis, Pemprov DKI Siap Tindak Tegas

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:47 WIB

Trump Luncurkan Dana Kompensasi $1,7 Miliar: Pendukung Beraksi

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:43 WIB

Gencatan Senjata di Ujung Tanduk: Trump Ancam Serangan

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:40 WIB

Pengadilan Australia Denda X Corp: Kegagalan Transparansi

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:23 WIB

Kejagung Musnahkan Jam Rolex KW Sitaan Koruptor Asabri Jimmy Sutopo

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:01 WIB

Densus 88 Soroti Ancaman Digital terhadap Anak, Literasi dan Deteksi Dini Diperkuat

Berita Terbaru

Kompensasi bagi

INTERNASIONAL

Trump Luncurkan Dana Kompensasi $1,7 Miliar: Pendukung Beraksi

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:47 WIB

Diplomasi penuh ancaman. Presiden Donald Trump mengeklaim negosiasi damai dengan Iran berada di tahap akhir, namun tetap memberikan ultimatum serangan militer. Kebuntuan ini terus memicu volatilitas harga minyak global. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Gencatan Senjata di Ujung Tanduk: Trump Ancam Serangan

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:43 WIB

Ilustrasi, Kepatuhan digital menjadi pertaruhan. Pengadilan Federal Australia menjatuhkan denda A$650.000 kepada X Corp karena gagal memberikan informasi mengenai penanganan konten eksploitasi seksual anak kepada otoritas keamanan daring. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Pengadilan Australia Denda X Corp: Kegagalan Transparansi

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:40 WIB