Kepergok Curi Motor, Pria Diikat dan Dihajar Warga Hingga Bonyok di Jakbar

Minggu, 26 April 2026 - 19:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, pelaku diamuk warga. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, pelaku diamuk warga. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Video aksi main hakim sendiri di Tanjung Duren viral dan bikin geger. Seorang pria yang diduga mencuri sepeda motor babak belur dihajar warga setelah tertangkap basah saat beraksi, Sabtu (25/4/2026).

Dalam rekaman yang beredar, pelaku terlihat mengendarai motor curian dan melintas di gang permukiman.

Namun, aksinya cepat terendus. Warga langsung mengejar hingga pelaku terjatuh dan tak bisa kabur.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selanjutnya, warga mengikat pelaku di tiang listrik. Emosi yang memuncak membuat massa melampiaskan amarah.

Pukulan bertubi-tubi mendarat hingga pelaku tak berdaya dan memohon ampun.

Baca Juga :  Demi Gift TikTok, Pasangan di Sidrap Nekat Bikin Konten Erotis

Aksi brutal itu pun langsung menyedot perhatian warga sekitar dan menjadi tontonan sebelum akhirnya polisi turun tangan.

Polisi Amankan Pelaku dari Amukan Massa

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Arfan Zulkan Sipayung membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut pelaku kepergok warga saat mencuri motor.

“Pelaku sudah diamankan. Memang sempat terjadi emosi warga, tapi anggota langsung mengamankan di lokasi,” ujarnya, Minggu (26/4/2026).

Polisi memastikan pelaku selamat dan tidak sampai meninggal dunia meski sempat menjadi sasaran amukan massa.

Jalani Pemeriksaan di Polsek

Sementara itu, Kapolsek Grogol Petamburan AKP Reza Aditya menegaskan pelaku kini sudah berada di kantor polisi untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga :  Polisi Senior Aniaya Junior hingga Tewas di Batam, Propam Tetapkan Bripda AS Tersangka

“Pelaku sudah kami amankan dan saat ini diperiksa Unit Reskrim,” katanya.

Kasus ini kembali menjadi peringatan keras. Polisi mengimbau masyarakat tidak main hakim sendiri meski pelaku kejahatan tertangkap tangan. Penegakan hukum harus tetap melalui proses yang berlaku.

Meski emosi warga bisa dipahami, aksi kekerasan justru berpotensi menjerat pelaku pengeroyokan dengan pidana.

Singkatnya, pelaku curanmor berhasil ditangkap. Namun, aksi brutal warga jadi sorotan dan kembali membuka perdebatan soal batas emosi dan hukum di jalanan. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kebijakan Keras Donald Trump Targetkan Pengungsi
Diskon Tambah Daya PLN 50 Persen HUT Jakarta 2026, Cek Syarat dan Caranya
Portugal dan Dua Puluh Negara Desak Israel Buka Akses Bantuan
Polres Pelabuhan Tanjung Priok Ciduk 2 Kurir Narkoba di Tamansari, Sita 2,07 Kg Sabu
Mahasiswa Kepung Bundaran HI Besok, Bawa 5 Tuntutan untuk Pemerintah Prabowo
Wabah Ebola Kongo Kian Mengkhawatirkan
Tolak Perjodohan, Wanita di Banyuasin Diduga Rancang Pembunuhan Bersama Kekasih
Reaksi Keras Tehran: Iran Gempur Pangkalan Militer AS

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 17:57 WIB

Kebijakan Keras Donald Trump Targetkan Pengungsi

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:59 WIB

Diskon Tambah Daya PLN 50 Persen HUT Jakarta 2026, Cek Syarat dan Caranya

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:51 WIB

Portugal dan Dua Puluh Negara Desak Israel Buka Akses Bantuan

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:09 WIB

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Ciduk 2 Kurir Narkoba di Tamansari, Sita 2,07 Kg Sabu

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:20 WIB

Mahasiswa Kepung Bundaran HI Besok, Bawa 5 Tuntutan untuk Pemerintah Prabowo

Berita Terbaru

Penyusutan akses kemanusiaan. Analisis data menunjukkan kebijakan imigrasi Donald Trump memblokir para pengungsi dari negara-negara yang paling rentan terhadap bencana iklim. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Kebijakan Keras Donald Trump Targetkan Pengungsi

Kamis, 11 Jun 2026 - 17:57 WIB

Desakan kemanusiaan bagi Gaza. Portugal bersama dua puluh negara lainnya mendesak Israel untuk mematuhi hukum humaniter internasional dan menjamin kelancaran pasokan bantuan. Dok: Istimewa

INTERNASIONAL

Portugal dan Dua Puluh Negara Desak Israel Buka Akses Bantuan

Kamis, 11 Jun 2026 - 16:51 WIB