Bentrok Polisi vs Massa Adat di Kapuas, 3 Polisi Luka Sajam dan 2 Warga Tertembak

Kamis, 5 Maret 2026 - 19:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, bentrok massa. (Posnews/ist)

Ilustrasi, bentrok massa. (Posnews/ist)

KAPUAS, POSNEWS.CO.ID – Bentrokan berdarah pecah ketika aparat kepolisian menghadapi massa dari aliansi masyarakat adat yang menutup jalan hauling milik perusahaan tambang di Desa Barunang, Kecamatan Kapuas Tengah, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, Kamis (5/3/2026).

Kericuhan dengan cepat berubah brutal. Massa dan aparat saling dorong hingga terlibat bentrok fisik yang mengakibatkan korban luka di kedua pihak.

Tiga anggota polisi mengalami luka akibat sabetan senjata tajam, sementara dua warga terkena tembakan saat situasi semakin tidak terkendali.

Insiden bermula ketika aparat kepolisian mendatangi lokasi untuk menangani aksi penutupan jalan hauling milik perusahaan tambang PT Asmin Bara Bronang yang dilakukan massa dari aliansi masyarakat adat setempat.

Massa memblokir jalur tersebut sebagai bentuk protes terhadap aktivitas perusahaan.

Baca Juga :  Kuburan China Tua Terkuak, Polisi Temukan Kerangka Manusia di Sawah Besar

Namun, upaya aparat membuka akses jalan memicu ketegangan di lapangan. Situasi dengan cepat memanas hingga akhirnya bentrokan pecah antara massa dan petugas.

Rekaman video amatir warga yang beredar di media sosial memperlihatkan detik-detik kericuhan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam video itu terlihat massa berhadapan langsung dengan aparat kepolisian, sementara petugas beberapa kali melepaskan tembakan peringatan untuk membubarkan kerumunan.

Akibat bentrokan tersebut, tiga anggota polisi mengalami luka serius akibat sabetan senjata tajam. Sementara dua warga terkena tembakan ketika kericuhan semakin memuncak.

Petugas kemudian mengevakuasi para korban ke klinik terdekat sebelum merujuk mereka ke Rumah Sakit Bhayangkara Palangkaraya untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Kapolda Kalimantan Tengah, Irjen Iwan Kurniawan, memastikan aparat telah mengamankan lokasi sehingga situasi kembali kondusif.

Baca Juga :  Pesta Miras dan Karaoke Bising di Cilincing Dibubarkan, Pemuda Tantang Ditangkap

β€œSituasi di lokasi saat ini sudah kembali kondusif,” ujar Iwan Kurniawan, Kamis (5/3/2026).

Meski demikian, polisi masih terus menyelidiki penyebab bentrokan tersebut. Penyidik dari Polres Kapuas kini mendalami motif penutupan jalan hauling serta pihak-pihak yang diduga memicu kericuhan.

Selain mengumpulkan keterangan saksi, aparat juga menganalisis rekaman video yang beredar untuk mengungkap secara lengkap kronologi bentrokan antara massa dan polisi di kawasan tambang tersebut.

Peristiwa ini menambah daftar panjang konflik antara masyarakat dan perusahaan tambang di wilayah Kalimantan Tengah.

Selama ini, sengketa lahan, akses jalan hauling, hingga dampak aktivitas pertambangan terhadap lingkungan kerap memicu ketegangan antara warga dan perusahaan. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KPK Buru Mastermind Pengondisian Saksi di Kasus Korupsi Bupati Pati Sudewo
Polisi Bongkar Prostitusi Online di Serang, Pasutri Rekrut Korban Modus Kerja Restoran
Tragedi Samudra Hindia: Kapal Selam AS Tenggelamkan Frigat Iran di Perairan Sri Lanka
Polri Evaluasi Senjata Api Anggota Usai Insiden Penembakan Remaja di Makassar
Front Baru Perang Iran: AS dan Israel Galang Kekuatan Separatis Kurdi dan Baloch
Polda Metro Gagalkan Peredaran 2.000 Ekstasi di Cililitan Jaktim, Seorang Pelajar Ditangkap
Bareskrim Sikat Aset Judi Online Rp58 Miliar, 133 Rekening Disita Negara
Modernisasi di Tengah Ketegangan: Tiongkok Tingkatkan Anggaran Pertahanan 7 Persen pada 2026

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:59 WIB

KPK Buru Mastermind Pengondisian Saksi di Kasus Korupsi Bupati Pati Sudewo

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:21 WIB

Polisi Bongkar Prostitusi Online di Serang, Pasutri Rekrut Korban Modus Kerja Restoran

Kamis, 5 Maret 2026 - 20:20 WIB

Tragedi Samudra Hindia: Kapal Selam AS Tenggelamkan Frigat Iran di Perairan Sri Lanka

Kamis, 5 Maret 2026 - 19:49 WIB

Polri Evaluasi Senjata Api Anggota Usai Insiden Penembakan Remaja di Makassar

Kamis, 5 Maret 2026 - 19:28 WIB

Bentrok Polisi vs Massa Adat di Kapuas, 3 Polisi Luka Sajam dan 2 Warga Tertembak

Berita Terbaru