BNN Ungkap Lonjakan 1.400 Jenis Narkotika Baru di Sidang CND Wina – Waspada Narkotika Sintetis

Senin, 8 Desember 2025 - 17:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BNN Suyudi Ario Seto menyampaikan sikap Indonesia di Sidang CND PBB Wina Austria. (Posnews/BNN)

Kepala BNN Suyudi Ario Seto menyampaikan sikap Indonesia di Sidang CND PBB Wina Austria. (Posnews/BNN)

AUSTRIA, POSNEWS.CO.ID – Narkotika menjadi salah satu ancaman yang paling mematikan bagi manusia di dunia. Karena itu semua negara memiliki harapan penting bagaimana menghindari penyalah gunaan narkotika.

Kepala BNN RI Suyudi Ario Seto kembali tampil tegas di forum internasional. Ia menghadiri Sidang ke-68 The Commission on Narcotic Drugs (CND) di Markas Besar PBB, Wina, Austria, dan langsung menyorot ancaman narkotika sintetis yang kian menggila di dunia.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Suyudi dengan lugas menegaskan bahwa Indonesia harus memperkuat pertahanan nasional terhadap serbuan narkotika jenis baru.

“Indonesia memerlukan penguatan kapasitas laboratorium, sistem deteksi dini, serta standar toksikologi yang memadai untuk menghadapi narkotika jenis baru. Upaya ini sekaligus mendukung model class-based scheduling bagi zat sintetis berisiko tinggi,” tegasnya, Senin (8/12/2025).

Baca Juga :  BNN Sikat Kampung Narkoba, 1.259 Orang Diciduk, 19 Senpi - Bandar Pakai Drone Pantau Aparat

Dalam sidang itu, Suyudi juga menyampaikan perkembangan implementasi Resolusi 68/6 mengenai pembentukan Panel Ahli Independen beranggotakan 19 pakar internasional.

Panel tersebut akan menyusun analisis ilmiah yang menjadi dasar arah kebijakan global terkait narkotika dan prekursor kimia.

Namun, persidangan juga memanas karena dampak geopolitik internasional—mulai dari perdebatan operasi anti-narkotika, penolakan kandidat panel dari kawasan tertentu, hingga sorotan keras negara Asia dan Afrika atas penyebaran opioid sintetis.

BNN Dapat Apresiasi Dunia

Delegasi Indonesia menerima apresiasi dari sejumlah negara atas posisi Indonesia yang dianggap tegas, konsisten, dan konstruktif dalam mendukung rekomendasi WHO serta peningkatan kapasitas laboratorium nasional.

“Indonesia akan terus berperan aktif memastikan kebijakan global berbasis ilmiah, berimbang, dan mengutamakan keamanan kesehatan publik,” kata Suyudi.

Baca Juga :  Bandar Narkoba Gunakan Stiker Sedot WC sebagai Penanda Lokasi Sabu

Ia juga memperingatkan bahwa Indonesia membutuhkan respons nasional yang lebih adaptif menghadapi ancaman sintetis seperti nitazenes dan prekursor desainer yang terus bermunculan cepat di berbagai kawasan dunia.

Lonjakan Narkotika Baru di Dunia, Capai 1.400 Jenis

Sidang CND juga membeberkan fakta mengerikan: jenis New Psychoactive Substances (NPS) melonjak tajam, dari 254 menjadi lebih dari 1.400 jenis dalam sepuluh tahun terakhir.

Dari jumlah itu, 168 merupakan opioid sintetis yang sangat mematikan.

WHO melalui ECDD merekomendasikan:

  • Dua jenis nitazenes masuk Schedule I Konvensi 1961
  • MDMB-Fubinaca masuk Schedule II Konvensi 1971

Sementara itu, perdebatan keras mengenai status daun koka kembali mengemuka. WHO tetap merekomendasikan daun koka berada di Schedule I, dan Indonesia mendukung penuh posisi tersebut. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gara-gara Tiket Pulang Palsu, 5 WNA Terbongkar Kelola Judi Online
Serangan Terhadap Pipa Minyak Arab Saudi dan Kapal Teluk
Kanada Jajaki Status Anggota Asosiasi Uni Eropa
Pelaku Pembunuhan Intan Rahmania Pakai KTP Paman, Berpindah Tempat Hilangkan Jejak
Polisi Tangkap Pengedar 7,2 Kg Sabu di Jakbar, Upah Rp5 Juta per Kg
Janjian Lewat MiChat Berujung Maut, Wanita 18 Tahun Tewas Dicekik
Cekcok Berujung Pencekikan, Wanita 19 Tahun Tewas di Hotel Tanah Abang
Presiden Xi Jinping Dorong Blok BRICS Jadi Juru Damai Konflik

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 07:24 WIB

Serangan Terhadap Pipa Minyak Arab Saudi dan Kapal Teluk

Selasa, 15 September 2026 - 06:19 WIB

Kanada Jajaki Status Anggota Asosiasi Uni Eropa

Selasa, 15 September 2026 - 06:17 WIB

Pelaku Pembunuhan Intan Rahmania Pakai KTP Paman, Berpindah Tempat Hilangkan Jejak

Senin, 14 September 2026 - 18:27 WIB

Polisi Tangkap Pengedar 7,2 Kg Sabu di Jakbar, Upah Rp5 Juta per Kg

Senin, 14 September 2026 - 15:08 WIB

Janjian Lewat MiChat Berujung Maut, Wanita 18 Tahun Tewas Dicekik

Berita Terbaru

Glorious merilis keyboard gaming mekanik GMMK Eternal 96% berfitur numpad seharga $99.99. Simak spesifikasi lengkap, fitur hot-swap, dan peredam suaranya. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Glorious GMMK Eternal Resmi Meluncur, Keyboard Gaming

Selasa, 15 Sep 2026 - 13:29 WIB

Lenovo menyiapkan laptop Googlebook 15 inci dengan layar OLED 120Hz dan prosesor Intel Core Ultra 5 325 Panther Lake. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Lenovo Disiapkan Luncurkan Laptop 15 Berlayar OLED

Selasa, 15 Sep 2026 - 11:24 WIB

HoYoverse mengumumkan Genshin Impact Version 7.1 rilis 23 September 2026. Simak rincian Archon Quest Snezhnaya, karakter baru, dan hadiah 5-star gratis. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

HoYoverse Resmi Umumkan Genshin Impact Version 7.1

Selasa, 15 Sep 2026 - 10:19 WIB