Israel Gempur Lebanon Selatan di Tengah Isyarat Damai

Minggu, 14 Juni 2026 - 17:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Eskalasi pertempuran di perbatasan. Israel membombardir wilayah Nabatieh di Lebanon Selatan saat Amerika Serikat dan Iran sedang merancang draf perdamaian komprehensif. Dok: Istimewa.

Eskalasi pertempuran di perbatasan. Israel membombardir wilayah Nabatieh di Lebanon Selatan saat Amerika Serikat dan Iran sedang merancang draf perdamaian komprehensif. Dok: Istimewa.

BEIRUT, POSNEWS.CO.ID – Israel meluncurkan serangan udara baru ke wilayah selatan kedaulatan Lebanon pada hari Sabtu. Sebab, militer Israel ingin melumpuhkan basis pertahanan kelompok milisi Hezbollah di kota Nabatieh.

Oleh karena itu, tentara Israel mengeluarkan perintah evakuasi darurat bagi warga di 24 lokasi berbeda. Langkah preventif ini bertujuan mengosongkan area pertempuran aktif sebelum serangan udara skala besar mulai.

Serangan Udara dan Korban Militer di Kfar Remman

Sementara itu, Amerika Serikat dan Iran sedang mendekati kesepakatan damai untuk mengakhiri perang energi. Pejabat senior Amerika Serikat menegaskan bahwa draf perdamaian tersebut juga mencakup wilayah kedaulatan Lebanon.

Namun, aksi saling serang langsung di lapangan terus mengancam kelangsungan proses diplomasi tersebut. Sebagai contoh, jet tempur Israel membombardir area sekitar Kfar Remman dan Kfar Tebnit.

Akibatnya, serangan drone Israel melukai seorang tentara nasional Lebanon di jalan raya utama. Selain itu, tembakan artileri juga menewaskan seorang pejabat lokal di wilayah regional Rihan.

With demikian, kota Nabatieh kini berada dalam kondisi kosong tanpa adanya aktivitas harian warga. Mayoritas penduduk telah mengungsi ke wilayah utara demi menyelamatkan diri dari ancaman kematian.

Perlawanan Bersenjata dan Klaim Keberhasilan Israel

Di sisi lain, kelompok milisi Hezbollah membalas agresi tersebut dengan meluncurkan serangan drone. Hezbollah mengeklaim pasukan mereka sukses menghadang upaya infiltrasi tentara darat Israel di perbatasan.

Baca Juga :  Menteri Keuangan G7 Cari Solusi atas Dampak Perang Iran

Meskipun begitu, militer Israel juga mengumumkan keberhasilan pencegat target udara dari arah Lebanon. Israel mengeklaim serangan udara mereka telah menghancurkan 70 infrastruktur militer milik Hezbollah.

Tuntutan Kedaulatan Negara dari Presiden Aoun

Pada akhirnya, sengketa militer ini memicu kemarahan para pemimpin politik utama di kota Beirut. Presiden Lebanon Joseph Aoun mendesak seluruh rakyat untuk segera bersatu mendukung kedaulatan penuh negara.

Aoun menegaskan bahwa negara Lebanon tidak boleh menjadi sandera kepentingan politik kelompok milisi. Oleh sebab itu, ia menuntut pemulihan monopoli kepemilikan senjata di bawah kendali tentara nasional.

Para diplomat kini menjadwalkan pertemuan lanjutan akhir bulan ini untuk meredakan ketegangan bersenjata tersebut.

Penulis : Alifa Latifa

Editor : Alifa Latifa

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Donald Trump dan Emmanuel Macron Pererat Aliansi
Wabah Ebola Kongo Kian Mengkhawatirkan
Israel Bersiap Hadapi Pemilihan Umum Sela
Presiden Mongolia Ukhnaa Khurelsukh Sambut Menlu Tiongkok
Raksasa Teknologi Dunia Serap Mineral Milisi M23
Militer Amerika Serikat Tembak Mati Gembong Kriminal
BIGBANG Resmi Umumkan Jadwal Tur Dunia
PM Jepang Sanae Takaichi Mulai Kunjungan Sejarah ke Eropa

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 17:21 WIB

Israel Gempur Lebanon Selatan di Tengah Isyarat Damai

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:14 WIB

Donald Trump dan Emmanuel Macron Pererat Aliansi

Minggu, 14 Juni 2026 - 14:03 WIB

Wabah Ebola Kongo Kian Mengkhawatirkan

Minggu, 14 Juni 2026 - 12:56 WIB

Israel Bersiap Hadapi Pemilihan Umum Sela

Minggu, 14 Juni 2026 - 11:52 WIB

Presiden Mongolia Ukhnaa Khurelsukh Sambut Menlu Tiongkok

Berita Terbaru

Eskalasi pertempuran di perbatasan. Israel membombardir wilayah Nabatieh di Lebanon Selatan saat Amerika Serikat dan Iran sedang merancang draf perdamaian komprehensif. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Israel Gempur Lebanon Selatan di Tengah Isyarat Damai

Minggu, 14 Jun 2026 - 17:21 WIB

Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan. (Posnews/BPJPH)

NASIONAL

Pelaku Usaha Diingatkan, Wajib Halal Mulai Berlaku Oktober 2026

Minggu, 14 Jun 2026 - 16:56 WIB