JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali bikin gebrakan dengan menghadirkan Program Mudik Gratis Lebaran 2026/1447 Hijriah.
Pendaftaran resmi dibuka mulai 22 Februari 2026 secara online melalui laman mudikgratis.jakarta.go.id.
Langkah ini langsung disambut antusias warga karena Pemprov menyiapkan armada bus gratis untuk membantu masyarakat pulang kampung dengan aman dan nyaman.
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, menegaskan program ini bukan sekadar fasilitas gratis.
Pemerintah sengaja menghadirkan mudik gratis untuk menekan penggunaan kendaraan pribadi, khususnya sepeda motor, yang kerap mendominasi arus mudik.
Selain itu, Syafrin mengingatkan bahwa mudik menggunakan sepeda motor memiliki risiko kecelakaan lebih tinggi, terutama untuk perjalanan jarak jauh.
Karena itu, Pemprov DKI menyediakan bus gratis agar perjalanan warga lebih selamat, tertib, dan terorganisir selama arus mudik dan arus balik Idulfitri 2026.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dengan kebijakan ini, Pemprov DKI berharap Mudik Lebaran 2026 berlangsung lebih aman sekaligus mengurangi kepadatan lalu lintas di jalur utama.
20 Kota Tujuan, Motor Ikut Diangkut
Pemprov DKI menyiapkan layanan bus ke 20 kota/kabupaten di berbagai provinsi.
Selain itu, Dishub juga menyediakan truk pengangkut sepeda motor ke enam kota tujuan, sehingga pemudik tetap bisa menggunakan kendaraannya di kampung halaman tanpa harus mengendarainya jarak jauh.
Calon peserta wajib menyiapkan dokumen berikut:
- KTP DKI Jakarta (diutamakan)
- Kartu Keluarga (KK)
- STNK (bagi yang membawa sepeda motor)
Pemprov mengingatkan warga agar mengisi data dengan benar dan memilih klaster kota tujuan sesuai jadwal untuk mempercepat proses verifikasi.
Mudik Gratis BUMN 2026 Target 100 Ribu Pemudik
Selain program dari Pemprov DKI, Jasa Raharja kembali menggelar Mudik Gratis BUMN 2026. Program ini menjadi bagian dari inisiatif Kementerian BUMN yang melibatkan 96 perusahaan BUMN dan anak usaha.
Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaludin, menyatakan program tahun ini menargetkan lebih dari 100.000 pemudik secara nasional dengan moda bus, kereta api, dan kapal laut.
Khusus Jasa Raharja, kuota yang disiapkan mencapai 23.500 pemudik, meningkat 11,41 persen dibandingkan realisasi tahun sebelumnya.
Peningkatan ini dibarengi penambahan armada dan perluasan titik keberangkatan.
Program bertema “Mudik Aman, Berbagi Harapan” ini menekankan keselamatan, kenyamanan, dan kemudahan akses bagi masyarakat selama periode mudik Lebaran 2026.
Dengan berbagai fasilitas tersebut, pemerintah berharap arus mudik tahun ini lebih tertib, risiko kecelakaan menurun, dan masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan aman bersama keluarga. (red)
Editor : Hadwan





















