Rusia-Ukraina Geser Fokus ke Isu Politik di Tengah Tekanan Trump

Sabtu, 14 Februari 2026 - 15:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Lompatan jarak serang terjauh. Pasukan Ukraina meluncurkan pesawat tanpa awak yang sukses menghantam kilang minyak utama Siberia di Tyumen. Dok: Istimewa.

Lompatan jarak serang terjauh. Pasukan Ukraina meluncurkan pesawat tanpa awak yang sukses menghantam kilang minyak utama Siberia di Tyumen. Dok: Istimewa.

JENEWA, POSNEWS.CO.ID – Babak baru perundingan damai untuk mengakhiri konflik di Ukraina akan segera berlangsung di Jenewa pekan depan. Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, mengonfirmasi pada hari Jumat mengenai waktu dan lokasi baru tersebut.

Keputusan ini membawa perubahan signifikan dalam komposisi delegasi Rusia. Vladimir Medinsky, yang pernah memimpin tim Rusia pada awal konflik tahun 2022, kini kembali memegang kendali negosiasi. Langkah ini mengisyaratkan bahwa Moskow siap untuk membahas poin-poin politik yang lebih substantif.

Pergeseran Strategis ke Isu Politik

Penunjukan Medinsky menggantikan Igor Kostyukov, kepala intelijen militer Rusia, menarik perhatian para pengamat internasional. Para analis menduga bahwa perundingan sebelumnya di Abu Dhabi lebih banyak terfokus pada teknis militer, seperti mekanisme pemantauan gencatan senjata.

Dengan kehadiran Medinsky, meja perundingan petugas perkirakan akan mulai menyentuh aspek-aspek kebijakan dan masa depan wilayah. Di pihak Ukraina, Rustem Umerov tetap memimpin delegasi dengan mandat penuh dari Presiden Volodymyr Zelenskyy. Umerov menegaskan bahwa Ukraina akan bekerja keras dalam kerangka kerja yang ada demi mencapai perdamaian yang bermartabat dan abadi.

Peringatan Keras Donald Trump

Amerika Serikat terus memainkan peran penting dalam menekan kedua belah pihak agar segera mencapai titik temu. Presiden Donald Trump secara terbuka meminta Ukraina untuk segera “bergerak” dalam proses negosiasi tersebut.

Trump memperingatkan bahwa Presiden Zelenskyy mungkin akan kehilangan peluang emas jika gagal memanfaatkan momentum di Jenewa ini. Washington mendesak agar hasil nyata segera tercapai guna mengakhiri ketidakpastian di Eropa Timur. Meskipun Amerika Serikat belum merinci tingkat partisipasi resminya, pengaruh Gedung Putih tetap menjadi faktor penentu dalam arah diskusi.

Baca Juga :  Koordinasi Muscat: Iran dan Oman Matangkan Rencana

Absensi Eropa dan Hasil Perundingan Sejauh Ini

Meskipun Presiden Prancis Emmanuel Macron menyerukan keterlibatan negara-negara Eropa, Rusia tetap pada pendiriannya. Peskov memastikan bahwa hanya Rusia, Amerika Serikat, dan Ukraina yang akan berpartisipasi dalam pembicaraan di Jenewa.

Hingga saat ini, dua putaran perundingan sebelumnya belum membuahkan terobosan besar pada isu-isu inti konflik. Pencapaian paling nyata sejauh ini hanyalah kesepakatan pertukaran 157 tahanan dari masing-masing pihak. Namun, Moskow dan Washington telah sepakat untuk melanjutkan dialog militer tingkat tinggi guna mencegah terjadinya salah perhitungan di lapangan. Dunia kini menanti apakah udara dingin di Jenewa mampu melunakkan kebuntuan politik yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peluncuran Konsol Retro NEOGEO AES+ Ditunda
Iran Ancam Balas Setiap Serangan Baru AS terhadap Asetnya
Ekstremisme Nihilistik Online Ancam Keamanan Eropa
Shinjuku Larang Separuh Sewa Liburan, Termasuk Properti
Tim Nepal Kian Bersemangat Cari Korban Banjir
PM Yunani Janjikan Pemangkasan Pajak dan Kenaikan Gaji
Sony Perkenalkan DualSense GTA 6 Limited Edition
AS Serang Tiga Kapal Tanker Minyak Iran usai Rudal IRGC

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 08:03 WIB

Iran Ancam Balas Setiap Serangan Baru AS terhadap Asetnya

Rabu, 9 September 2026 - 07:00 WIB

Ekstremisme Nihilistik Online Ancam Keamanan Eropa

Rabu, 9 September 2026 - 06:00 WIB

Shinjuku Larang Separuh Sewa Liburan, Termasuk Properti

Minggu, 6 September 2026 - 18:27 WIB

Tim Nepal Kian Bersemangat Cari Korban Banjir

Minggu, 6 September 2026 - 17:25 WIB

PM Yunani Janjikan Pemangkasan Pajak dan Kenaikan Gaji

Berita Terbaru

 Xbox resmi menerbitkan game action espionage PHYSINT karya Hideo Kojima setelah PlayStation membatalkan kerja sama. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Xbox Resmi Ambil Alih Penerbitan Game PHYSINT

Minggu, 13 Sep 2026 - 15:43 WIB

 Kelangkaan komponen optical drive mengancam ketersediaan disc drive eksternal pada konsol masa depan Sony dan Microsoft. Simak dampak krisis pasokan media fisik ini. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Kelangkaan Komponen Optical Drive Ancam Masa Depan

Minggu, 13 Sep 2026 - 14:30 WIB