Dipecat dari Polri, Bripka Dedy Kini Jalani Pemeriksaan Kasus Narkoba di Bareskrim

Kamis, 4 Juni 2026 - 21:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bareskrim Polri memeriksa mantan anggota Brimob Bripka Dedy Wiratama yang diduga membekingi aktivitas peredaran narkotika di kawasan Gang Langgar, Samarinda Seberang, Kalimantan Timur. (Posnews/Ist)

Bareskrim Polri memeriksa mantan anggota Brimob Bripka Dedy Wiratama yang diduga membekingi aktivitas peredaran narkotika di kawasan Gang Langgar, Samarinda Seberang, Kalimantan Timur. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri akan memeriksa mantan anggota Brimob, Bripka Dedy Wiratama, terkait dugaan keterlibatannya dalam praktik perlindungan peredaran narkotika di kawasan Gang Langgar, Samarinda Seberang, Kalimantan Timur.

Penyidik menjadwalkan pemeriksaan pada Jumat (5/6/2026) pukul 15.30 WIB di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta.

Tim gabungan Subdirektorat IV dan Satgas NIC Direktorat Tindak Pidana Narkoba akan menangani pemeriksaan tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Eko Hadi Santoso mengatakan penyidik memanggil Bripka Dedy untuk mendalami dugaan perannya dalam aktivitas peredaran narkoba di kawasan yang selama ini dikenal sebagai kampung narkoba.

“Bripka Dedy Wiratama akan menjalani pemeriksaan pidana narkotika oleh tim gabungan Subdit IV dan Satgas NIC Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri,” kata Eko dalam keterangannya.

Baca Juga :  Jasa Marga Bikin Jakarta Macet Parah, Gubernur Pramono Anung Geram

Jalani Proses Pidana Setelah Dipecat

Sebelumnya, Bripka Dedy lebih dahulu menjalani sidang etik di lingkungan Polri. Hasil sidang menyatakan yang bersangkutan terbukti melakukan pelanggaran berat karena membekingi aktivitas peredaran narkotika di Gang Langgar.

Karena itu, Bidpropam Polda Kalimantan Timur menjatuhkan sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap yang bersangkutan.

“Yang bersangkutan telah divonis PTDH karena terbukti melakukan pelanggaran berat,” ujar Eko.

Bareskrim Dalami Jaringan Narkoba

Selain memeriksa Bripka Dedy, penyidik juga akan menelusuri kemungkinan keterlibatan pihak lain yang terhubung dengan jaringan peredaran narkotika di Samarinda Seberang.

Baca Juga :  TNI-Polri Buru Pelaku Penembakan di Festival Budaya Lembah Baliem 2026

Penyidik akan memeriksa saksi, menganalisis barang bukti, serta menelusuri komunikasi dan transaksi yang terkait jaringan narkoba tersebut.

Gang Langgar dikenal sebagai salah satu pusat peredaran narkoba di Kalimantan Timur dan kerap menjadi target operasi aparat.

Polri Tegaskan Tak Toleransi Anggota Terlibat Narkoba

Lebih lanjut, Bareskrim Polri menegaskan tidak akan memberikan toleransi kepada anggota yang terbukti terlibat dalam tindak pidana narkotika.

Menurut Eko, langkah ini menunjukkan komitmen Polri menjaga integritas dan kepercayaan publik dalam pemberantasan narkoba.

“Bareskrim memastikan proses hukum berjalan profesional, transparan, dan sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

Penyidik masih mendalami peran Bripka Dedy Wiratama dan menelusuri kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam jaringan narkotika tersebut. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Terekam CCTV hingga Viral, 3 Terduga Pencuri Motor Diciduk Dini Hari di Bekasi
Kapolri Jamin Perawatan Ojol Korban BYD di Blok M, Sopir Jadi Tersangka
KPK Belum Dalami Dugaan Amplop untuk Menhut, Fokus Kasus Kuansing
Jual Beli Data hingga Judol Meresahkan, Kapolri dan Menkomdigi Perkuat Kolaborasi
Jelang Sumpah Pemuda, Polda Metro Ingatkan Warga Pentingnya Saling Menghormati
MUI Soroti Klaim Imam Mahdi di Bangkalan, Korban Rugi Rp1,3 Miliar
7 ABK WNI Tak Tahu Kapal Bawa 1,16 Ton Ketamin, Polisi Ungkap Modus Sindikat
Musim Hujan Mundur hingga 30 Hari, BMKG Ingatkan Ancaman Banjir Akhir Tahun

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:47 WIB

Terekam CCTV hingga Viral, 3 Terduga Pencuri Motor Diciduk Dini Hari di Bekasi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:15 WIB

Kapolri Jamin Perawatan Ojol Korban BYD di Blok M, Sopir Jadi Tersangka

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:24 WIB

KPK Belum Dalami Dugaan Amplop untuk Menhut, Fokus Kasus Kuansing

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:56 WIB

Jual Beli Data hingga Judol Meresahkan, Kapolri dan Menkomdigi Perkuat Kolaborasi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:36 WIB

MUI Soroti Klaim Imam Mahdi di Bangkalan, Korban Rugi Rp1,3 Miliar

Berita Terbaru