Dipicu Tanaman Cabai, Pria di Sidrap Tebas Ibu Rumah Tangga hingga Tewas

Kamis, 16 Oktober 2025 - 07:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Tewas. (Pixabay)

Ilustrasi, Tewas. (Pixabay)

SIDRAP, POSNEWS.CO.ID — Seorang ibu rumah tangga berinisial JU (45) tewas dengan luka sabetan senjata tajam di Desa Lombo, Kecamatan Pitu Riase, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan. Spontan peristiwa itu membuat gempar warga sekitar.

Korban tewas mengenaskan setelah ditebas berkali-kali oleh pria berinisial RU (31) hanya gara-gara menegur pelaku yang menginjak tanaman cabainya.

Kapolres Sidrap AKBP Fantry Taherong membenarkan kasus tersebut. Ia menyebut, polisi berhasil menangkap pelaku tak lama setelah kejadian.

“Kami berhasil mengamankan pria terduga pelaku pembunuhan terhadap seorang ibu rumah tangga di Sidrap,” tegas Fantry, Kamis (16/10/2025).

Tersinggung Ditegur, Pelaku Langsung Menebas

Baca Juga :  Mahasiswi Jember Jadi Korban Pemerkosaan, Kades Bela Pelaku karena Saudara

Peristiwa berdarah itu terjadi pada Selasa (14/10/2025) sekitar pukul 11.30 WITA. Saat itu, korban menegur pelaku karena menginjak tanaman cabai di kebunnya.

Tersinggung, pelaku RU langsung mengambil parang dan menebas korban secara brutal hingga meninggal di tempat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Korban pertama kali ditemukan oleh anaknya dalam kondisi bersimbah darah di area kebun. Warga yang mengetahui kejadian itu langsung melapor ke pihak kepolisian.

Tim Satreskrim Polres Sidrap bergerak cepat ke lokasi kejadian setelah menerima laporan. Di TKP, petugas menemukan sejumlah barang bukti berupa sepeda motor pelaku, alat pompa padi, dan sidik jari yang menempel di beberapa benda.

Baca Juga :  Dinkes DKI Jakarta Gelar PIT 2025, Ajang Kompetisi Ilmiah Bidang Kesehatan

“Petunjuk mulai terbuka setelah tim menemukan motor dan sidik jari pelaku di lokasi,” jelas AKBP Fantry.

Pelaku akhirnya tertangkap pada Rabu (15/10/2025) di persembunyiannya di area perkebunan, Pitu Riase. Kepada penyidik, pelaku mengaku nekat menghabisi nyawa korban karena tersinggung ditegur soal tanaman cabai.

Polisi memastikan pelaku akan dijerat pasal pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman maksimal seumur hidup.
“Motifnya jelas, pelaku tersinggung karena korban menegur. Kami akan proses sesuai hukum yang berlaku,” tegas Kapolres Sidrap. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Superfood Lokal: Nutrisi Mewah dalam Pangan Tradisional
Pemerintah Terima 100 Ton Kurma Premium dari Arab Saudi untuk Ramadan 2026
Warga Sunter Agung Temukan Mayat Pria di Gorong-gorong, Polisi Evakuasi Korban
Rahasia Umur Panjang: Mengapa Biohacking Menjadi Tren?
Penyerangan KKB di PT Freeport Mimika, 1 TNI Gugur dan 1 Warga Sipil Luka
Truk Tabrak 6 Mobil di Underpass Ciawi, Tol Jagorawi Sempat Ditutup
TransJabodetabek B51 Cawang–Cikarang: Solusi Kemacetan Jakarta Timur dan Cikarang
Richard Lee Dicekal Polda Metro Jaya, Penyidikan Kasus Produk Kecantikan Berlanjut

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 21:02 WIB

Superfood Lokal: Nutrisi Mewah dalam Pangan Tradisional

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:55 WIB

Pemerintah Terima 100 Ton Kurma Premium dari Arab Saudi untuk Ramadan 2026

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:36 WIB

Warga Sunter Agung Temukan Mayat Pria di Gorong-gorong, Polisi Evakuasi Korban

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:34 WIB

Rahasia Umur Panjang: Mengapa Biohacking Menjadi Tren?

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:14 WIB

Penyerangan KKB di PT Freeport Mimika, 1 TNI Gugur dan 1 Warga Sipil Luka

Berita Terbaru

Semua orang menyukai nasi goreng. (Posnews/Ist)

KESEHATAN

Superfood Lokal: Nutrisi Mewah dalam Pangan Tradisional

Rabu, 11 Feb 2026 - 21:02 WIB

Ilustrasi, Meretas batasan biologis. Di tahun 2026, biohacking bukan lagi milik ilmuwan laboratorium, melainkan gaya hidup berbasis data yang diadopsi masyarakat urban untuk mengejar performa puncak dan umur panjang. Dok: Istimewa.

KESEHATAN

Rahasia Umur Panjang: Mengapa Biohacking Menjadi Tren?

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:34 WIB