Dua Kasus Viral Terungkap: Remaja Hilang Ditemukan, Begal Lansia Bukan Perampokan

Selasa, 3 Februari 2026 - 11:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, pasangan kekasih. (Posnews/pexels.com)

Ilustrasi, pasangan kekasih. (Posnews/pexels.com)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Subdit Resmob Polda Metro Jaya berhasil menemukan remaja perempuan berinisial APA (17) yang dilaporkan hilang sejak 24 Januari 2026.

Polisi menemukan korban dalam kondisi selamat di Jalan R.E. Martadinata, Bogor Tengah, Kota Bogor, Sabtu (31/1/2026).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menyatakan, petugas menemukan APA bersama pasangannya berinisial RA.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Polisi kemudian mengamankan keduanya untuk klarifikasi sebelum menyerahkan korban kepada keluarga.

β€œRemaja berinisial APA telah ditemukan dalam keadaan selamat bersama pasangannya,” ujar Budi, Senin (2/2/2026).

Motif Kabur karena Hubungan Tak Direstui

Kasus ini bermula dari laporan ayah korban ke Polres Metro Depok. Saat itu, APA meninggalkan rumah di Sukmajaya, Depok, tanpa membawa ponsel sehingga keluarga kehilangan kontak.

Baca Juga :  27 Kecelakaan Akibat Jalan Berlubang, Bekasi Dominasi Korban Awal 2026

Setelah laporan viral di media sosial, tim Resmob langsung melakukan penelusuran dan menemukan korban.

Dari hasil pemeriksaan, APA mengaku pergi karena hubungan asmaranya dengan RA tidak mendapat restu orang tua.

Usai ditemukan dalam kondisi sehat, polisi memulangkan korban. Pihak keluarga menyatakan akan mencabut laporan orang hilang.

Kasus Diduga Begal Lansia Ternyata Percobaan Kekerasan Seksual

Sementara itu, polisi mengungkap fakta baru kasus yang sempat diduga pembegalan lansia di Kapanewon Playen, Gunungkidul, Yogyakarta.

Baca Juga :  Polda Metro Jaya Gelar Gerakan Pangan Murah Jelang HUT ke-80 RI, Harga Beras Turun hingga Rp 11.000/kg

Penyelidikan memastikan peristiwa tersebut mengarah pada percobaan kekerasan seksual.

Korban, Bu Semi (71), diserang dari belakang saat hendak ke ladang di kawasan Alas Baon, Jumat (30/1/2026).

Pelaku membungkam korban hingga terjatuh dan mengalami luka, namun tidak mengambil barang berharga.

Kapolsek Playen AKP Sofyan Susanto menegaskan tidak ditemukan unsur pencurian. Polisi kemudian melimpahkan penanganan kasus ke Unit PPA.

β€œHasil penyelidikan menunjukkan dugaan percobaan kekerasan seksual, bukan pembegalan,” tegas Sofyan, Minggu (1/2/2026).

Polisi telah mengamankan terduga pelaku. Ironisnya, pelaku masih berstatus anak di bawah umur dan kini menjalani proses hukum sesuai ketentuan. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bareskrim Bongkar Jaringan Narkoba Malaysia, Napi Lapas Bengkalis Diduga Jadi Otak
Polri Temukan Tumpukan Dolar AS dan Dolar Singapura di Brankas Rahasia Kafe de’Clan
Polisi Gerebek 4 Kafe di Cibitung, Praktik Prostitusi Anak Terbongkar
Polisi Ungkap Buronan Meterai Palsu Tewas Lompat dari Apartemen
Polisi Gagalkan Peredaran Sabu Berkedok Pakan Burung di Bekasi
Lulusan S2 Rampok Toko Emas di Depok, Gasak Rp20 Juta demi Bayar Utang Pinjol
Cuaca Jabodetabek Rabu 8 Juli 2026: Cerah Berawan, Suhu Maksimal 34 Derajat
Polri Tetapkan 32 Tersangka Haji Ilegal 2026, Kerugian Korban Rp116,7 Miliar

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 21:00 WIB

Bareskrim Bongkar Jaringan Narkoba Malaysia, Napi Lapas Bengkalis Diduga Jadi Otak

Rabu, 8 Juli 2026 - 20:41 WIB

Polri Temukan Tumpukan Dolar AS dan Dolar Singapura di Brankas Rahasia Kafe de’Clan

Rabu, 8 Juli 2026 - 18:02 WIB

Polisi Gerebek 4 Kafe di Cibitung, Praktik Prostitusi Anak Terbongkar

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:42 WIB

Polisi Ungkap Buronan Meterai Palsu Tewas Lompat dari Apartemen

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:27 WIB

Polisi Gagalkan Peredaran Sabu Berkedok Pakan Burung di Bekasi

Berita Terbaru

Hambatan di tengah krisis kesehatan. Warga di kamp pengungsian Kpangba mengusir petugas medis yang berupaya melacak kontak erat korban meninggal akibat Ebola. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Wabah Ebola Kongo Meluas: WHO Peringatkan Bahaya

Rabu, 8 Jul 2026 - 18:48 WIB