Geger! Kakek di OKU Bacok Dua Sepupu Gara-Gara Batas Tanah

Minggu, 16 Agustus 2026 - 06:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, pembacokan. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, pembacokan. (Posnews/Ist)

OKU, POSNEWS.CO.ID – Perselisihan soal batas tanah berubah menjadi aksi berdarah di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan.

Seorang kakek berinisial TOM (62) ditangkap polisi setelah membacok dua sepupunya, AP (30) dan PW (60).

Peristiwa itu bermula ketika keluarga korban dan tetangga melakukan pengukuran ulang batas tanah pekarangan. Pengukuran tersebut bahkan melibatkan perangkat desa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolsek Semidang Aji Iptu Meyke Krisdian Hasri mengatakan cekcok pecah setelah proses pengukuran selesai.

“Peristiwa tersebut diawali dengan pertengkaran atau cekcok pada saat pengukuran batas tanah pekarangan,” kata Meyke, Minggu (16/8/2026).

Baca Juga :  Viral Undangan BNPB untuk Acara Pribadi, Sekretaris Utama Tegaskan Tanpa Dana Negara

Cekcok Berujung Bacokan

Setelah pengukuran selesai, TOM hendak meninggalkan lokasi. Namun, salah satu korban menuding pelaku telah menggeser batas tanah di belakang rumah dan menanaminya dengan kopi.

Situasi kemudian memanas. Korban AP disebut hendak memukul TOM menggunakan linggis. Pelaku menghindar, lalu mengambil senjata tajam dan membacok AP dua kali.

Bacokan mengenai wajah dan punggung AP.

Melihat anaknya diserang, PW berusaha memukul TOM menggunakan batu. Namun, pelaku kembali menyerang dan membacok PW satu kali pada bagian punggung.

Baca Juga :  Mobil Drag Race Tabrak Penonton di Kotamobagu, 6 Tewas dan 10 Luka

Polisi Langsung Tangkap Pelaku

Setelah kejadian, polisi bergerak dan mengamankan TOM tanpa perlawanan. Polisi masih menangani perkara tersebut untuk proses hukum lebih lanjut.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa perselisihan batas tanah harus diselesaikan melalui jalur musyawarah dan hukum, bukan dengan kekerasan.

Persoalan tanah yang seharusnya dapat diselesaikan secara administratif justru berubah menjadi tragedi yang melukai anggota keluarga sendiri.

Karena itu, ketika konflik mulai memanas, masyarakat sebaiknya menghentikan pertengkaran dan meminta bantuan perangkat desa, kepolisian, atau pihak berwenang.

Menahan emosi sesaat dapat mencegah penyesalan yang berlangsung seumur hidup. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

20 Hari Disandera KKB, Nemerina Wamang Diselamatkan, Satu Korban Tewas
Karnaval Maulid Pekalongan Tampilkan Adegan Mencekam, MUI Soroti Unsur Satanik
Tiga ASN Jayawijaya Tewas Ditembak, Sebby Klaim Ada Dugaan Intelijen
Dua Bocah Kakak Beradik Tewas dalam Kebakaran, Kamar Terkunci dari Luar
Cemburu Bikin Gelap Mata, Pria Tulungagung Nekat Bakar Mobil Tetangga
Update KM Virgo Transport 8: 107 Selamat, 6 Tewas, 130 Masih Dicari
Virgo Transport 8 Hilang Kontak di Laut Jawa, 1 Penumpang Meninggal
Gara-gara Komentar Live TikTok, Pria di Lampung Diduga Aniaya Istri Pakai Golok

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 18:15 WIB

20 Hari Disandera KKB, Nemerina Wamang Diselamatkan, Satu Korban Tewas

Senin, 14 September 2026 - 15:22 WIB

Karnaval Maulid Pekalongan Tampilkan Adegan Mencekam, MUI Soroti Unsur Satanik

Senin, 14 September 2026 - 07:34 WIB

Tiga ASN Jayawijaya Tewas Ditembak, Sebby Klaim Ada Dugaan Intelijen

Senin, 14 September 2026 - 06:12 WIB

Dua Bocah Kakak Beradik Tewas dalam Kebakaran, Kamar Terkunci dari Luar

Senin, 14 September 2026 - 06:01 WIB

Cemburu Bikin Gelap Mata, Pria Tulungagung Nekat Bakar Mobil Tetangga

Berita Terbaru

 PM Kanada Mark Carney jajaki status anggota asosiasi Uni Eropa di tengah eskalasi perang dagang dengan Amerika Serikat era Donald Trump. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Kanada Jajaki Status Anggota Asosiasi Uni Eropa

Selasa, 15 Sep 2026 - 06:19 WIB

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo. (Posnews/KPK)

NASIONAL

KPK OTT BPN Bogor: 17 Orang Diamankan, Nama Summarecon Mencuat

Selasa, 15 Sep 2026 - 05:40 WIB

Ilustrasi, langit berawan menyelimuti kawasan Jabodetabek pada Selasa 15 September 2026.
(Posnews/Ist)

JABODETABEK

Cuaca Jakarta hingga Bekasi Berawan, Suhu Capai 36°C

Selasa, 15 Sep 2026 - 05:27 WIB