Heboh Air Kolam di Bogor Berubah Merah, Begini Penjelasan Polisi

Senin, 21 September 2026 - 09:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Viral, Air Kolam di Gunung Sindur Mendadak Merah, Polisi Cek Lokasi. (Posnews/Ist)

Viral, Air Kolam di Gunung Sindur Mendadak Merah, Polisi Cek Lokasi. (Posnews/Ist)

BOGOR, POSNEWS.CO.ID – Warga Desa Cibadung, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, dibuat geger setelah air sebuah kolam mendadak berubah warna menjadi merah.

Video perubahan warna air itu kemudian beredar luas di media sosial. Dalam rekaman tersebut, sejumlah warga terlihat berkumpul di sekitar kolam.

Ada pula warga yang mencuci muka hingga mengambil air yang berwarna merah menggunakan wadah dan galon.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Informasi itu akhirnya sampai ke kepolisian. Polsek Gunung Sindur kemudian turun langsung untuk mengecek kondisi kolam.

Kapolsek Gunung Sindur AKP Ucup Supriyatna mengatakan, dirinya bersama Bhabinkamtibmas dan tokoh masyarakat mendatangi lokasi untuk memastikan informasi yang beredar.

Namun, saat petugas tiba, warna air sudah kembali seperti semula.

“Menindaklanjuti ada info yang beredar, Kapolsek Gunung Sindur didampingi Bhabin dan tokoh masyarakat di situ mendatangi lokasi. Namun ketika sampai air sudah kembali normal,” kata Ucup, Minggu (20/9/2026).

Menurut Ucup, petugas datang pada sore hari dan kembali melakukan pengecekan setelah magrib.

“Kita lihat langsung air sudah kembali normal seperti biasanya, warnanya biasa,” ujarnya.

Air Berubah Merah Hanya Sebentar

Berdasarkan keterangan Ketua RW setempat, perubahan warna air sebenarnya tidak berlangsung lama.

Baca Juga :  Presiden Prabowo: TNI Anak Kandung Rakyat, Siap Mati Demi Negeri

Air disebut berubah merah sekitar pukul 11.00 WIB. Kondisi itu berlangsung sekitar 30 menit hingga satu jam sebelum kembali normal.

“Berdasarkan informasi dari ketua RW memang ada perubahan warna. Tapi itu memang tadi sebentar saja, sekitar setengah jam-an atau sejam lah, dari jam 11.00 siang sampai jam 11.30 atau jam 12-an,” kata Ucup.

Kondisi tersebut kemudian menarik perhatian warga. Sebagian datang untuk melihat langsung perubahan warna air yang sebelumnya hanya mereka lihat melalui video.

Kepala Desa Ambil Sampel Air

Kepala Desa Cibadung Badri juga membenarkan adanya informasi tersebut. Badri mengaku tidak melihat langsung ketika air berubah merah. Saat mendatangi lokasi, kondisi air sudah kembali normal.

Meski begitu, dia tidak ingin terburu-buru menyimpulkan penyebab fenomena tersebut.

Badri memilih mengambil sampel air untuk diperiksa di laboratorium. Pemerintah desa juga telah berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

“Saya sih nggak lihat langsung, tapi kata warga memang sempat berubah merah airnya. Saya nggak lihat pas merahnya, tadi saya ke sana sudah seperti biasa lagi. Memang katanya cuma sebentar kejadiannya,” kata Badri.

Dia menegaskan penyebab perubahan warna air sebaiknya dijawab berdasarkan pemeriksaan ilmiah.

“Kita jawabnya nanti pakai ilmiah saja. Saya sudah hubungi DLH, sampel air juga sudah saya ambil, biar nanti dicek di lab. Hasilnya apa, kandungannya apa, nanti ketahuan sebenarnya apa yang terjadi,” ujarnya.

Baca Juga :  Papua Tengah Darurat Pangan, TNI Terobos Medan Pegunungan Salurkan Bantuan

Jangan Langsung Kaitkan dengan Hal Mistis

Fenomena air berubah warna tentu mudah memancing berbagai dugaan. Apalagi, lokasi tersebut dikenal masyarakat dan cerita-cerita tertentu ikut berkembang setelah video air merah beredar.

Namun, sampai saat ini belum ada hasil pemeriksaan yang menunjukkan penyebab pasti perubahan warna air tersebut.

Karena itu, masyarakat sebaiknya tidak buru-buru mengaitkannya dengan hal mistis ataupun menyebarkan dugaan yang belum terbukti.

Pemeriksaan sampel menjadi langkah penting untuk mengetahui apakah perubahan warna berkaitan dengan kondisi lingkungan, kandungan tertentu dalam air atau faktor lainnya.

Warga Diminta Berhati-hati

Fenomena ini juga menjadi pengingat agar warga tidak sembarangan menggunakan air yang mengalami perubahan warna.

Terlebih, dalam video yang beredar terlihat sejumlah warga mengambil air tersebut dan memasukkannya ke dalam galon.

Sebelum hasil pemeriksaan laboratorium keluar, masyarakat sebaiknya tidak menggunakan air yang berubah warna untuk diminum atau kebutuhan konsumsi lainnya.

Langkah sederhana itu penting untuk mencegah risiko yang tidak diinginkan.

Polisi sendiri telah memastikan kondisi lokasi kembali normal. Sementara itu, pemerintah desa masih menunggu hasil pemeriksaan sampel untuk mengetahui penyebab sebenarnya.

Sampai saat ini, misteri air kolam yang sempat berubah merah di Gunung Sindur belum terjawab.

Jawabannya kini menunggu hasil pemeriksaan laboratorium, bukan sekadar dugaan atau cerita yang beredar di media sosial. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bentrokan Pemuda di Tual Tewaskan 1 Warga, Polisi Amankan Terduga Pelaku
Banjir Bandang Pasaman Rendam 55 Rumah, Satu Warga Terseret Arus
Polisi Dikeroyok Saat Lerai Perkelahian di Sorong, 2 Terduga Pelaku Dibekuk
Penembakan di Lapak Sabung Ayam Mesuji, Adi Mengaku Balas Tembakan
Pencarian KM Virgo Hari Ke – 8, Polda Kalsel Siapkan Kontainer Jenazah
Wadanyon OPM Ditangkap di Bandara Yahukimo Saat Hendak Transaksi Senjata
Guru SMK Pangkalpinang Diduga Curi HP dan Laptop Siswa, Polisi Ungkap Motifnya
Penelusuran Online Berujung Operasi Malam, 13 WNA Diamankan di Bali

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 09:27 WIB

Heboh Air Kolam di Bogor Berubah Merah, Begini Penjelasan Polisi

Senin, 21 September 2026 - 09:17 WIB

Bentrokan Pemuda di Tual Tewaskan 1 Warga, Polisi Amankan Terduga Pelaku

Senin, 21 September 2026 - 06:49 WIB

Polisi Dikeroyok Saat Lerai Perkelahian di Sorong, 2 Terduga Pelaku Dibekuk

Minggu, 20 September 2026 - 16:16 WIB

Penembakan di Lapak Sabung Ayam Mesuji, Adi Mengaku Balas Tembakan

Minggu, 20 September 2026 - 16:01 WIB

Pencarian KM Virgo Hari Ke – 8, Polda Kalsel Siapkan Kontainer Jenazah

Berita Terbaru