Polisi Observasi Kejiwaan Pelaku Pembunuhan Ibu Kandung di Pekalongan

Selasa, 12 Mei 2026 - 07:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Tewas. (Pixabay)

Ilustrasi, Tewas. (Pixabay)

PEKALONGAN, POSNEWS.CO.ID – Peristiwa tragis mengguncang warga Jalan Gotong Royong, Kota Pekalongan, Jawa Tengah, Senin (11/5/2026).

Seorang ibu bernama Tarsimi (66) tewas mengenaskan setelah diduga dianiaya anak kandungnya sendiri, M Sidik Permana (25), di dalam rumah.

Korban sempat dilarikan ke RS Siti Khotidjah, namun nyawanya tak tertolong setelah menjalani perawatan medis selama sekitar dua jam akibat luka fatal di bagian kepala.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peristiwa berdarah itu pertama kali diketahui anak korban lainnya yang juga merupakan kakak pelaku.

Saat masuk ke rumah, saksi mendapati Tarsimi sudah tergeletak bersimbah darah dengan luka parah di bagian kepala.

Baca Juga :  Diskon Tiket Pesawat hingga 14 Persen untuk Libur Nataru 2026, Cek Jadwalnya

Warga yang mengetahui kejadian itu langsung panik dan melaporkannya ke polisi.

Tak lama kemudian, petugas Polres Pekalongan Kota langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Kami menerima informasi pada Senin pagi dan langsung menuju lokasi untuk melakukan olah TKP serta memeriksa sejumlah saksi,” kata Kasat Reskrim Polres Pekalongan Kota AKP Setiyanto.

Polisi Sita Cobek Batu

Dari lokasi kejadian, polisi mengamankan barang bukti berupa cobek batu yang diduga digunakan pelaku untuk menghantam kepala korban hingga menyebabkan luka fatal.

Baca Juga :  Polisi Bekuk Kurir Narkoba Jaringan Medan–Jakarta, 26,7 Kg Sabu Disimpan di Ban Mobil

Benturan keras di bagian tengkorak membuat korban mengalami kondisi kritis sebelum akhirnya meninggal dunia di rumah sakit.

Pelaku Jalani Observasi Kejiwaan

Polisi menduga pelaku mengalami gangguan kejiwaan.

Saat ini, pelaku masih menjalani observasi psikologis di RS Djunaid untuk memastikan kondisi mentalnya sebelum proses hukum dilanjutkan.

Sementara itu, pihak keluarga menolak dilakukan autopsi terhadap jasad korban.

Polisi masih mendalami motif pasti di balik aksi brutal yang menewaskan ibu kandung tersebut. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cekcok Tetangga di OKU Selatan Berujung Pria 65 Tahun Tewas Ditusuk Garpu
Gara-Gara Bilang Bakar Saja Motornya, 2 Pria Saling Tusuk di Kramat Jati
Dua Pemuda Tewas di Kontrakan Lembang, Satu Kritis, Polisi Cium Bau Gas
Kecelakaan Beruntun di Jalan Raya Bekasi, Damkar Hantam 6 Kendaraan, 3 Orang Terluka
Curanmor Viral di Kelapa Gading Terbongkar, 4 Orang Ditangkap – Motor Dijual Berantai
Demerina Pulang Setelah Disandera KKB, Nasib 7 Korban Lain Masih Misterius
Anak Tiri di Bandung Setrum Ibu Sambung hingga Tewas, Motifnya Bikin Geger
Pelajar 16 Tahun Tak Sadarkan Diri Diduga Dianiaya Kades di Lampung

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 06:07 WIB

Cekcok Tetangga di OKU Selatan Berujung Pria 65 Tahun Tewas Ditusuk Garpu

Senin, 28 September 2026 - 18:09 WIB

Dua Pemuda Tewas di Kontrakan Lembang, Satu Kritis, Polisi Cium Bau Gas

Senin, 28 September 2026 - 18:01 WIB

Kecelakaan Beruntun di Jalan Raya Bekasi, Damkar Hantam 6 Kendaraan, 3 Orang Terluka

Senin, 28 September 2026 - 13:32 WIB

Curanmor Viral di Kelapa Gading Terbongkar, 4 Orang Ditangkap – Motor Dijual Berantai

Senin, 28 September 2026 - 11:01 WIB

Demerina Pulang Setelah Disandera KKB, Nasib 7 Korban Lain Masih Misterius

Berita Terbaru

Ilustrasi, cuaca Jabodetabek berawan pada Senin 14 September 2026. (Posnews/Ist)

JABODETABEK

Jabodetabek 29 September, Bogor hingga Tangsel Waspada Hujan

Selasa, 29 Sep 2026 - 05:44 WIB