JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Akses konektivitas warga Kelapa Gading Barat akhirnya terbuka. Wali Kota Jakarta Utara Hendra Hidayat meresmikan Jalan Mitra Harapan, jalan tembus yang menghubungkan RW 022 Kampung Tanah Harapan dengan RW 017 Mitra Gading Villa, Selasa (23/12/2025).
Jalan sepanjang 76 meter itu berdiri di atas lahan aset Pemprov DKI Jakarta dengan peruntukan marga jalan. Pembangunan terlaksana lewat kolaborasi swadaya masyarakat dan dukungan UKPD teknis.
Alhasil, kehadiran jalan tembus ini memangkas waktu tempuh warga secara drastis. Jika sebelumnya harus memutar lebih dari 20 menit, kini perjalanan cukup ditempuh sekitar lima menit.
“Pembangunan harus benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat dan memperkuat kerukunan antarwarga,” tegas Hendra Hidayat saat peresmian.
Selain memperlancar mobilitas sekolah, kerja, dan aktivitas ekonomi, jalan tembus ini juga diharapkan mempererat interaksi sosial, meningkatkan rasa aman, serta menumbuhkan keguyuban antarwilayah.
“Jalan ini milik bersama. Mari kita jaga agar terus memberi manfaat bagi warga Kelapa Gading Barat,” ujar Hendra.
Polemik Mereda, Jalan Tembus Akhirnya Dibuka
Sebelumnya, proyek jalan tembus ini sempat memicu polemik. Warga RW 017 dan RW 022 berbeda pandangan, bahkan sempat muncul spanduk penolakan di sejumlah titik strategis.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pantauan Posnews pada Jumat (12/12/2025) menunjukkan sejumlah spanduk penolakan masih terlihat di sepanjang ruas jalan.
Sebagian warga Mitra Gading Villa menilai rencana jalan tembus dilakukan sepihak dan belum melalui musyawarah menyeluruh.
Namun demikian, Camat Kelapa Gading Anita Permata Sari menegaskan program tersebut telah berjalan sesuai aturan resmi dan mengacu pada peta ruas jalan milik Dinas Bina Marga serta Dinas Citata.
“Program ini sudah berjalan sejak awal November 2025. Kami tetap menghargai semua pendapat dan terus mencari solusi terbaik,” ujar Anita.
Anita mengungkapkan, warga memang terbelah. Sebagian mendukung pembukaan jalan demi akses yang lebih lancar, penerangan, dan rencana pembangunan taman. Sementara sebagian lainnya khawatir terhadap keamanan lingkungan.
Kini, dengan diresmikannya Jalan Mitra Harapan, polemik mereda. Warga pun berharap akses baru ini benar-benar menjadi solusi, bukan sumber konflik, serta membawa manfaat nyata bagi seluruh masyarakat Kelapa Gading Barat. (MR)
Editor : Hadwan





















