Janjian Lewat MiChat Berujung Maut, Wanita 18 Tahun Tewas Dicekik

Senin, 14 September 2026 - 15:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, pelaku di borgol. (Posnews/Pixels)

Ilustrasi, pelaku di borgol. (Posnews/Pixels)

BEKASI, POSNEWS.CO.ID – Suasana Kampung Kedaung, Desa Kedung Pengawas, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, mendadak geger.

Seorang wanita muda berinisial K (18) ditemukan tewas setelah diduga menjadi korban kekerasan saat bertemu seorang pelanggan.

Ironisnya, pria yang diduga menghabisi nyawa korban tidak langsung melarikan diri jauh. Ia justru bersembunyi di kolong bale tak jauh dari lokasi kejadian.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga yang mengetahui peristiwa tersebut kemudian melakukan pencarian. Persembunyian pelaku akhirnya terbongkar dan pria itu ditangkap sebelum diserahkan kepada polisi.

“Pelaku ada di kolong bale ngumpet,” kata warga bernama Saidi, Senin (14/9/2026).

Janjian Lewat MiChat, Pertemuan Berubah Mencekam

Peristiwa tragis itu diduga bermula dari komunikasi korban dan pelaku melalui aplikasi MiChat.

K kemudian datang ke lokasi untuk bertemu pria tersebut. Pertemuan yang diduga berkaitan dengan transaksi jasa itu awalnya berlangsung seperti biasa.

Baca Juga :  Kurban Istiqlal 2026: 78 Hewan Disembelih, Daging Capai 10 Ton

Namun, situasi berubah setelah muncul persoalan mengenai pembayaran. Korban dan pelaku diduga terlibat cekcok karena nilai uang yang diberikan tidak sesuai dengan kesepakatan sebelumnya.

Pertengkaran semakin memanas. Korban bahkan diduga sempat berteriak.

Situasi kemudian berubah menjadi kekerasan. Pelaku diduga mencekik korban hingga perempuan berusia 18 tahun tersebut meninggal dunia.

Pelaku Panik dan Sembunyi di Kolong Bale

Setelah korban tidak berdaya, pelaku diduga panik.

Alih-alih langsung meninggalkan lokasi, pria tersebut berusaha bersembunyi. Warga kemudian mencurigai gerak-geriknya dan melakukan pencarian.

Jejak pelaku akhirnya mengarah ke sebuah bale. Benar saja, pria yang diduga terlibat dalam pembunuhan itu ditemukan bersembunyi di bawah bale.

Warga langsung mengamankannya. Selanjutnya, pelaku diserahkan kepada polisi untuk menjalani pemeriksaan. Aksi warga tersebut membuat pelaku tidak sempat melarikan diri lebih jauh.

Polisi Bongkar Motif Sebenarnya

Pelaku kini ditahan di Polsek Babelan. Penyidik masih menggali keterangan untuk mengungkap secara utuh perkara tersebut.

Polisi juga perlu memastikan apakah persoalan pembayaran benar-benar menjadi pemicu utama pertengkaran hingga berujung pada kematian korban.

Baca Juga :  Tri Waluyo Desak Pemprov DKI Evaluasi Data Desil Penerima Bansos

Selain itu, penyidik akan mencocokkan keterangan pelaku dengan kesaksian warga serta barang bukti yang ditemukan di lokasi.

Langkah tersebut penting agar kronologi kasus tidak hanya berdasarkan pengakuan salah satu pihak.

Tragedi di Balik Pertemuan Singkat

Kematian K menyisakan duka sekaligus keprihatinan. Pertemuan yang diduga diawali komunikasi melalui aplikasi daring justru berakhir dengan hilangnya nyawa seorang perempuan muda.

Kasus ini sekaligus menjadi pengingat bahwa pertemuan dengan orang yang dikenal melalui dunia maya memiliki risiko yang tidak selalu terlihat sejak awal.

Ketika terjadi perselisihan, penyelesaian dengan kekerasan hanya akan membawa petaka.

Karena itu, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan ketika membuat janji bertemu dengan orang yang baru dikenal.

Sementara itu, jika terjadi persoalan, penyelesaian tanpa kekerasan harus menjadi pilihan utama.

Saat ini polisi masih bekerja untuk memastikan seluruh fakta di balik kematian K. Penyidik akan mendalami motif, kronologi, serta peran pelaku berdasarkan alat bukti yang diperoleh. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Uang Palsu Rp20 Juta Diduga Dipakai Beli Etomidate, Satu Pria Diburu
Dijanjikan Gaji Rp50 Juta, 58 WNI Terjerat TPPO Modus Tentara Bayaran Rusia
Kapolres Sukoharjo Dinonaktifkan, 3 Polisi Diperiksa Buntut Penggeledahan Ponpes
Viral Foto Toa Masjid Berlubang di Ciputat, Polisi Periksa 3 Saksi
Enam Nyawa Melayang, Polisi Bongkar Kronologi Kecelakaan Truk Molen Bekasi
Sopir Sempat Tabrakkan Truk ke Tembok Kampus, 12 Orang Jadi Korban
Balita 20 Bulan Tewas, Jasadnya Dibawa Naik Taksi hingga Dikubur di Benhil
Gerebek Kampung Bahari, 26 Orang Diamankan dan Mesin Ekstasi Disita

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 08:26 WIB

Uang Palsu Rp20 Juta Diduga Dipakai Beli Etomidate, Satu Pria Diburu

Selasa, 3 November 2026 - 06:20 WIB

Dijanjikan Gaji Rp50 Juta, 58 WNI Terjerat TPPO Modus Tentara Bayaran Rusia

Senin, 2 November 2026 - 17:31 WIB

Kapolres Sukoharjo Dinonaktifkan, 3 Polisi Diperiksa Buntut Penggeledahan Ponpes

Senin, 2 November 2026 - 11:07 WIB

Viral Foto Toa Masjid Berlubang di Ciputat, Polisi Periksa 3 Saksi

Senin, 2 November 2026 - 07:53 WIB

Enam Nyawa Melayang, Polisi Bongkar Kronologi Kecelakaan Truk Molen Bekasi

Berita Terbaru

Gencatan senjata lokal 6 hari di Oleshky Kherson berakhir. 167 warga sipil berhasil dievakuasi lewat rute transit Belarus usai mediasi Melania. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

167 Warga Sipil Berhasil Dievakuasi dari Oleshky Kherson

Selasa, 3 Nov 2026 - 10:30 WIB

Gelombang penembakan massal melanda pusat hiburan malam AS saat libur Halloween. Sedikitnya 8 orang tewas di Dallas, Birmingham, Arkansas. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Penembakan Guncang Hiburan Malam AS Saat Halloween

Selasa, 3 Nov 2026 - 09:30 WIB

Gedung Putih siapkan perintah eksekutif dan pertahanan hukum untuk antisipasi kemenangan Demokrat di Pemilu Sela AS. Simak rincian strategi imigrasi dan anggarannya. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Gedung Putih Siapkan Perintah Eksekutif dan Pertahanan Hukum

Selasa, 3 Nov 2026 - 08:30 WIB

Dua hari menjelang Pemilu Sela AS, Demokrat Michigan dukung kandidat Republik Mike Rogers, sementara gugatan tim Trump di Alaska ditolak hakim. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Jelang Pemilu Sela: Partai Republik Raih Dukungan di Michigan

Selasa, 3 Nov 2026 - 07:38 WIB