KADI Selidiki Impor SAP China, Industri Nasional Minta Perlindungan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 15:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Komite Anti Dumping Indonesia menyelidiki impor SAP asal Tiongkok. (Posnews/KADI)

Komite Anti Dumping Indonesia menyelidiki impor SAP asal Tiongkok. (Posnews/KADI)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Komite Anti Dumping Indonesia (KADI) resmi membuka penyelidikan antidumping terhadap impor Superabsorbent Polymers (SAP) asal Tiongkok pada Jumat (14/8/2026).

Langkah ini menjadi upaya penting untuk melindungi industri nasional dari tekanan produk impor yang diduga dijual dengan harga tidak wajar.

Produk SAP yang diselidiki masuk dalam klasifikasi HS 3906.90.92 dan HS 3906.90.99 berdasarkan Buku Tarif Kepabeanan Indonesia (BTKI) 2022.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua KADI Frida Adiati mengatakan penyelidikan dimulai setelah tim menemukan indikasi peningkatan impor SAP dari Tiongkok yang berdampak pada kerugian industri dalam negeri.

Baca Juga :  Jakarta Fair Kemayoran 2026 Digelar 32 Hari, Ribuan Produk Siap Dipamerkan

“Hasil kajian menunjukkan adanya lonjakan impor SAP dari Tiongkok yang mengakibatkan kerugian bagi industri nasional,” ujar Frida.

China Kuasai Mayoritas Impor

Penyelidikan merupakan tindak lanjut atas permohonan PT Nippon Shokubai Indonesia yang mewakili industri dalam negeri.

KADI akan menelusuri data impor selama 1 Januari 2022 hingga 31 Desember 2025.

Dalam periode tersebut, total impor SAP Indonesia mencapai 570.543 ton, sedangkan 354.918 ton atau sekitar 62 persen berasal dari Tiongkok.

Angka ini menunjukkan dominasi produk impor asal China di pasar SAP Indonesia.

Proses Berlangsung Hingga 18 Bulan

KADI akan menjalankan penyelidikan selama 12 bulan dan dapat memperpanjangnya hingga 18 bulan sesuai PP Nomor 34 Tahun 2011 tentang Tindakan Antidumping, Tindakan Imbalan, dan Tindakan Pengamanan Perdagangan.

Baca Juga :  Bos Narkoba Klub Malam Bali Diburu! Bareskrim Tetapkan DPO I Dewa Ketut Wiranida

Selanjutnya, KADI telah menyampaikan pemberitahuan kepada industri dalam negeri, importir, eksportir, produsen Tiongkok, perwakilan pemerintah Tiongkok di Indonesia, serta Kedutaan Besar RI di Tiongkok.

KADI juga membuka ruang bagi seluruh pihak terkait untuk menyampaikan data, tanggapan, maupun mengajukan permintaan hearing selama proses penyelidikan berlangsung.

Langkah ini menjadi pengingat bahwa industri nasional membutuhkan persaingan yang adil.

Pasar yang sehat membuka peluang investasi, lapangan kerja, dan daya saing produk Indonesia tumbuh lebih kuat. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lowongan Kerja RS PELNI September 2026, Buka 2 Posisi untuk Lulusan D3
Dari Trangsan ke Pasar Dunia, UMKM Rotan Siap Gebrak TEI 2026
Menhub Hadir Bersama Mitra Gojek, Lepas 70 Driver Legend Menuju Baitullah
UMKM Banyuwangi Dibidik Pasar Global, Mendag Buka Jalan Ekspor
Ekspor Kakao Indonesia Tembus USD 3,6 Miliar, Hilirisasi Terus Digenjot
Ritel Dituntut Makin Cerdas, Mendag Dorong Adopsi Teknologi
Bundaran HI Bakal Punya Mal Bawah Tanah, MRT Siapkan 25 Tenant
UMKM RI Ekspor Keripik Buah-Tempe ke Chile, Pesanan Capai Rp510 Juta

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 08:21 WIB

Lowongan Kerja RS PELNI September 2026, Buka 2 Posisi untuk Lulusan D3

Sabtu, 5 September 2026 - 17:04 WIB

Dari Trangsan ke Pasar Dunia, UMKM Rotan Siap Gebrak TEI 2026

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:06 WIB

Menhub Hadir Bersama Mitra Gojek, Lepas 70 Driver Legend Menuju Baitullah

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 16:53 WIB

UMKM Banyuwangi Dibidik Pasar Global, Mendag Buka Jalan Ekspor

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:24 WIB

Ekspor Kakao Indonesia Tembus USD 3,6 Miliar, Hilirisasi Terus Digenjot

Berita Terbaru

Serangan terhadap jalur pipa minyak Arab Saudi dan Selat Hormuz memicu lonjakan harga minyak di atas $100 per barel. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Serangan Terhadap Pipa Minyak Arab Saudi dan Kapal Teluk

Selasa, 15 Sep 2026 - 07:24 WIB

 PM Kanada Mark Carney jajaki status anggota asosiasi Uni Eropa di tengah eskalasi perang dagang dengan Amerika Serikat era Donald Trump. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Kanada Jajaki Status Anggota Asosiasi Uni Eropa

Selasa, 15 Sep 2026 - 06:19 WIB

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo. (Posnews/KPK)

NASIONAL

KPK OTT BPN Bogor: 17 Orang Diamankan, Nama Summarecon Mencuat

Selasa, 15 Sep 2026 - 05:40 WIB