Mabes Polri Ambil Alih Kasus KM Virgo Transport 8, 69 Korban Belum Ditemukan

Selasa, 29 September 2026 - 08:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 Tim SAR mengevakuasi korban KM Virgo Transport 8 dari Laut Jawa. (Posnews/Basarnas)

Tim SAR mengevakuasi korban KM Virgo Transport 8 dari Laut Jawa. (Posnews/Basarnas)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Tragedi KM Virgo Transport 8 kini memasuki babak baru. Saat tim SAR masih berjibaku mencari korban di Laut Jawa, Mabes Polri mengambil alih penanganan perkara kecelakaan kapal tersebut.

Polda Kalimantan Selatan melimpahkan kasus itu kepada Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri untuk penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

Kadiv Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir mengatakan pemeriksaan terhadap sejumlah pihak sebelumnya telah dilakukan Polda Kalsel.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Untuk proses perkaranya, saat ini telah dilimpahkan ke Mabes Polri melalui Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan,” kata Isir, Senin (28/9/2026).

Nakhoda dan ABK Diperiksa

Sebelum perkara berpindah ke Mabes Polri, penyidik Polda Kalsel telah memeriksa nakhoda, ABK yang selamat, serta pihak lain yang berkaitan dengan kecelakaan.

Hasil pemeriksaan tersebut kini menjadi bagian dari penyidikan di Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri.

Baca Juga :  Mafia Saham Dibidik, Bareskrim Geledah Shinhan Sekuritas di Tengah Anjloknya IHSG

“Penyelidikan dan penyidikan dilakukan secara profesional dengan melibatkan dan berkoordinasi bersama stakeholder terkait,” ujar Isir.

Polri masih mengumpulkan fakta dan bukti untuk mengungkap penyebab serta pihak-pihak yang bertanggung jawab dalam kecelakaan tersebut.

69 Orang Masih Dicari

Di tengah proses hukum, operasi SAR belum berhenti. Tim gabungan masih menyisir perairan dan sejumlah wilayah pesisir untuk menemukan korban.

Hingga Senin (28/9), tim SAR telah menemukan 174 orang dari total 243 orang dalam manifes KM Virgo Transport 8.

Sebanyak 108 orang ditemukan selamat dan 66 orang meninggal dunia. Sementara itu, 69 orang masih dalam pencarian.

Pada hari ke-16 operasi, tim SAR kembali menemukan lima jenazah dari dalam badan kapal. Kondisi bangkai kapal yang terbalik membuat proses evakuasi tidak mudah.

Penyelam harus menghadapi struktur kapal yang tidak stabil, kebocoran BBM, serta kondisi bawah air yang berisiko.

Karena itu, proses pencarian dan penegakan hukum berjalan beriringan. Tim SAR berfokus menemukan korban, sedangkan penyidik mendalami fakta kecelakaan.

Baca Juga :  Soeharto dan Gus Dur Resmi Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional oleh Presiden Prabowo

Tim DVI Identifikasi Korban

Polri juga mengerahkan Tim Disaster Victim Identification (DVI) untuk membantu proses identifikasi korban meninggal.

Tim DVI mencocokkan data ante mortem dari keluarga dengan data post mortem korban. Cara ini penting untuk memastikan identitas korban sebelum diserahkan kepada keluarga.

“Bersama Basarnas, TNI dan seluruh stakeholder terkait, kami terus memberikan dukungan terhadap operasi SAR, evakuasi, proses identifikasi dan pelayanan kepada keluarga sesuai perkembangan di lapangan,” kata Isir.

Kasus dan Pencarian Berjalan Bersamaan

Kecelakaan KM Virgo Transport 8 terjadi di perairan Laut Jawa pada 13 September 2026 saat kapal dalam perjalanan dari Surabaya menuju Banjarmasin. Kapal membawa 243 orang berdasarkan manifes.

Kini, perhatian tertuju pada dua proses yang berjalan bersamaan. Tim SAR masih berupaya menemukan 69 korban yang belum diketahui keberadaannya.

Sementara itu, Mabes Polri mendalami seluruh fakta untuk mengungkap penyebab kecelakaan dan aspek hukum di balik tragedi tersebut. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KPK Telusuri Dana Non-Budgeter Rp200 Miliar dari Pengadaan Iklan Bank BJB
Calon Mitra MBG Waspada, Ada Modus Penipuan Berkedok Percepatan Dapur SPPG
63.789 Pekerja Laporkan Kena PHK hingga September 2026, Ini Provinsi Tertinggi
Mengenal Brigjen Aries Syahbudin, Rekam Jejaknya di Korlantas Polri
Mutasi Polri Oktober 2026, Kakorlantas dan Sejumlah Kapolda Berganti
Kapolda Metro Buka Pintu Kritik, Kini Publik Menunggu Ketegasan Kasus Firli Bahuri
Lapas Penuh Dua Kali Kapasitas, Pemerintah Siapkan Rehabilitasi Korban Narkotika
32 Komputer Ditemukan di Rumah Dinas TNI Cijantung, Seorang Letkol Ditahan

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:16 WIB

KPK Telusuri Dana Non-Budgeter Rp200 Miliar dari Pengadaan Iklan Bank BJB

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:11 WIB

Calon Mitra MBG Waspada, Ada Modus Penipuan Berkedok Percepatan Dapur SPPG

Senin, 12 Oktober 2026 - 08:55 WIB

63.789 Pekerja Laporkan Kena PHK hingga September 2026, Ini Provinsi Tertinggi

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:51 WIB

Mengenal Brigjen Aries Syahbudin, Rekam Jejaknya di Korlantas Polri

Minggu, 11 Oktober 2026 - 12:18 WIB

Mutasi Polri Oktober 2026, Kakorlantas dan Sejumlah Kapolda Berganti

Berita Terbaru