Produk UMKM Pilihan BuSan Kini Masuk Tokopedia dan TikTok Shop

Selasa, 22 September 2026 - 08:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kemendag menggandeng Tokopedia dan TikTok Shop untuk memperluas pasar produk UMKM Pilihan BuSan. (Posnews/Kemendag)

Kemendag menggandeng Tokopedia dan TikTok Shop untuk memperluas pasar produk UMKM Pilihan BuSan. (Posnews/Kemendag)

SOLO, POSNEWS.CO.ID – Produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) hasil kurasi Menteri Perdagangan Budi Santoso kini mendapat ruang baru di pasar digital.

Kementerian Perdagangan menggandeng Tokopedia dan TikTok Shop untuk menghadirkan produk Pilihan BuSan di kedua platform tersebut. Peluncuran berlangsung di Surakarta, Jawa Tengah, Senin (21/9/2026).

Langkah ini membuka akses baru bagi produk UMKM terpilih agar lebih mudah ditemukan konsumen di berbagai daerah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tokopedia dan TikTok Shop menjadi platform digital pertama yang menyediakan etalase khusus untuk produk Pilihan BuSan.

Menteri Perdagangan Budi Santoso mengatakan kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas pasar produk lokal melalui perdagangan digital.

“Kami fasilitasi UMKM untuk memperluas pasar melalui etalase di Tokopedia dan TikTok Shop. Dengan dukungan ekosistem lokapasar dan social-commerce, produk-produk UMKM akan makin mudah dicari,” ujar Budi.

Mendag Kurasi dan Perbarui Produk UMKM

Program Pilihan BuSan merupakan inisiatif Budi Santoso untuk memperkenalkan produk UMKM yang telah melalui proses kurasi.

Tim kurasi memperbarui produk dalam program tersebut setiap dua hingga tiga bulan.

Setelah memilih produk, Menteri Perdagangan Budi Santoso memajangnya di ruang tamu dan memperkenalkannya kepada para tamu, termasuk tamu dari luar negeri.

Sebelum masuk ke platform digital, produk Pilihan BuSan juga telah diperkenalkan melalui sejumlah saluran.  Di antaranya Trade Expo Indonesia 2025 dan jaringan ritel modern.

Baca Juga :  Baru Pulang Kuliah, Mahasiswi di Samarinda Ditembak Mantan Pacar

Kini, Kemendag memperluas jalur promosi tersebut melalui Tokopedia dan TikTok Shop. Produk terpilih dapat ditemukan melalui laman dan kolom Beli Lokal.

Selain etalase khusus, produk Pilihan BuSan mendapat dukungan promosi dan eksposur di platform. Fasilitas itu membantu konsumen menemukan produk lokal sekaligus mendorong peningkatan penjualan.

UMKM Solo Ikut Mendapat Dorongan

Peluncuran Pilihan BuSan berlangsung bersamaan dengan rangkaian acara #WaktunyaSTARt #JualanNyaman: Spesial Perayaan Kolaborasi #BeliLokal.

Sebanyak 200 UMKM dari Solo dan sekitarnya ikut dalam kegiatan tersebut. Mereka mendapat pelatihan mengenai legalisasi usaha, pembuatan konten hingga affiliate marketing.

Presiden Direktur Tokopedia dan TikTok Shop Indonesia Stephanie Susilo berharap kolaborasi dengan Kemendag membantu pelaku usaha lokal menjangkau lebih banyak konsumen.

“Melalui kolaborasi Beli Lokal dan Pilihan BuSan, kami memberikan akses dan visibilitas yang lebih luas kepada penjual lokal terkurasi,” ujar Stephanie.

Menurut dia, konsumen perlu lebih mudah menemukan produk berkualitas buatan pelaku usaha lokal. Karena itu, Tokopedia dan TikTok Shop terus mengembangkan perdagangan berbasis konten atau discovery commerce.

Wali Kota Solo Dorong UMKM Naik Kelas

Wali Kota Surakarta Respati Achmad Ardianto turut mengapresiasi kolaborasi tersebut.

Menurut Respati, membuka akses pasar saja belum cukup. Pelaku UMKM juga harus meningkatkan kualitas produk agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

“Mulai beranilah meningkatkan nilai jual. Dengan meningkatkan kualitas, produk kita dapat menyasar pasar yang lebih luas,” kata Respati.

Baca Juga :  Empat Demo Digelar di Jakarta Pusat, 687 Polisi Disiagakan

Hal serupa dirasakan pelaku UMKM. Salah satunya Radhika Soekamto, Co-Founder sekaligus Marketing Kwacis Seeds Cookies.

Usahanya masuk dalam program Pilihan BuSan setelah mengikuti sejumlah program Kemendag.

Ia berharap pemerintah terus membuka pelatihan dan membantu pelaku usaha memperoleh sertifikasi untuk memperluas pasar hingga ke mancanegara.

“Kami harap, ada lebih banyak pelatihan dan berbagai fasilitasi sertifikasi. Untuk produk makanan sehat, kami butuh sertifikasi untuk ekspor,” ujar Radhika.

Bukan Sekadar Jualan Online

Bagi pelaku UMKM, masuk ke marketplace bukan hanya soal membuka toko baru. Mereka juga perlu memahami cara membuat produk terlihat menarik di tengah persaingan digital.

Amalia Putri Chamila, mahasiswi UNS sekaligus pemilik usaha pernak-pernik K-Pop, turut merasakan manfaatnya.

Ia memanfaatkan kegiatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai desain dan cara membuat kemasan produk lebih menarik.

“Saya dapat menambah pembelajaran untuk terus mengembangkan produk,” ujar Amalia.

Kolaborasi ini sekaligus menunjukkan perubahan cara UMKM mencari konsumen. Produk tidak lagi hanya mengandalkan toko fisik atau pameran.

Konten, video pendek, siaran langsung, dan fitur pencarian kini membantu calon pembeli menemukan produk dengan lebih mudah.

Karena itu, pelaku UMKM perlu menjaga kualitas produk sekaligus memperkuat kemampuan pemasaran digital.

Dengan cara ini, UMKM bisa memperluas pasar sekaligus meningkatkan daya saing dan penjualan.

Kemendag sendiri terus mendorong produk lokal agar semakin kuat di pasar domestik. Melalui Pilihan BuSan, produk yang telah melewati proses kurasi kini mendapat jalur tambahan untuk dikenal konsumen melalui ekosistem digital. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Anggaran Kemendag 2027 Naik Jadi Rp1,56 Triliun, Ini Program Prioritasnya
Alfamidi Cari Lulusan S1 untuk 3 Posisi, Cek Syarat dan Cara Daftar
Lowongan Kerja RS PELNI September 2026, Buka 2 Posisi untuk Lulusan D3
Dari Trangsan ke Pasar Dunia, UMKM Rotan Siap Gebrak TEI 2026
Menhub Hadir Bersama Mitra Gojek, Lepas 70 Driver Legend Menuju Baitullah
UMKM Banyuwangi Dibidik Pasar Global, Mendag Buka Jalan Ekspor
Ekspor Kakao Indonesia Tembus USD 3,6 Miliar, Hilirisasi Terus Digenjot
Ritel Dituntut Makin Cerdas, Mendag Dorong Adopsi Teknologi

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 08:45 WIB

Produk UMKM Pilihan BuSan Kini Masuk Tokopedia dan TikTok Shop

Jumat, 18 September 2026 - 06:22 WIB

Anggaran Kemendag 2027 Naik Jadi Rp1,56 Triliun, Ini Program Prioritasnya

Rabu, 16 September 2026 - 07:45 WIB

Alfamidi Cari Lulusan S1 untuk 3 Posisi, Cek Syarat dan Cara Daftar

Minggu, 13 September 2026 - 08:21 WIB

Lowongan Kerja RS PELNI September 2026, Buka 2 Posisi untuk Lulusan D3

Sabtu, 5 September 2026 - 17:04 WIB

Dari Trangsan ke Pasar Dunia, UMKM Rotan Siap Gebrak TEI 2026

Berita Terbaru

PM Italia Giorgia Meloni mengusulkan batasan kuota siswa asing dan larangan burqa di sekolah. Simak rincian aturan baru dan agenda pemilu. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Giorgia Meloni Usul Pembatasan Siswa Asing dan Larangan Burqa

Selasa, 22 Sep 2026 - 09:18 WIB

Satu keluarga tewas dalam kecelakaan di Gempol, Pasuruan. (Posnews/Ist)

DAERAH

Satu Keluarga Tewas Kecelakaan di Gempol, Dua Truk Kabur

Selasa, 22 Sep 2026 - 08:27 WIB