Kanwil KemenHAM DKI Jakarta Kawal Produk Hukum Daerah Agar Selaras dengan Prinsip HAM

Kamis, 2 Oktober 2025 - 10:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Forum Kanwil KemenHAM DKI Jakarta bahas rekomendasi produk hukum daerah berperspektif HAM. Dok: Kemen HAM

Forum Kanwil KemenHAM DKI Jakarta bahas rekomendasi produk hukum daerah berperspektif HAM. Dok: Kemen HAM

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kanwil KemenHAM DKI Jakarta tancap gas menindaklanjuti rekomendasi produk hukum daerah berperspektif HAM.

Agenda ini digelar pada Selasa (30/9) sebagai kelanjutan dari analisis lima regulasi daerah yang dinilai masih bermasalah dengan prinsip-prinsip hak asasi manusia.

Kepala Bidang Instrumen dan Penguatan HAM, Ratna Dumasari, menegaskan pentingnya forum tersebut. Menurutnya, langkah ini jadi pintu untuk memperdalam analisis sekaligus memastikan rekomendasi benar-benar dijalankan para pemangku kebijakan.

“Setiap produk hukum daerah wajib selaras dengan prinsip HAM, supaya perlindungan masyarakat terasa nyata,” ujarnya.

Senada, Kepala Bidang Tata Usaha dan Umum Kanwil KemenHAM Jakarta, Fitriadi Agung Prabowo, menyebut rencana penyusunan Indeks Pembangunan HAM bakal jadi tolok ukur baru dalam merumuskan kebijakan.

Baca Juga :  Kronologi Wali Kota Bekasi Dihadang Golok Saat Penertiban PKL di Teluk Pucung

“Indeks ini bisa menjadi acuan pembangunan hukum yang benar-benar memasukkan perspektif HAM,” tegasnya.

Dalam diskusi, sejumlah catatan kritis bermunculan. Misalnya potensi tumpang tindih Pergub No. 9/2019 dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG) nasional, hingga pasal multitafsir dalam Perda Ketertiban Umum yang dianggap diskriminatif.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Beberapa instansi langsung angkat suara. Dinas Pendidikan menegaskan program PMTAS yang berjalan sejak 1999 sudah efektif tanpa kendala. Bahkan mekanismenya bisa jadi role model untuk program MBG nasional.

Diskusi Kanwil KemenHAM DKI bersama instansi terkait di Jakarta
Diskusi Kanwil KemenHAM DKI bersama instansi terkait di Jakarta

Dukung Revisi Pergub

Sementara Dinas Kesehatan menyatakan siap mendukung revisi Pergub No. 9/2019, termasuk lewat kajian risiko kesehatan dan investigasi dugaan keracunan makanan.

Baca Juga :  KPAI Minta Evaluasi Program MBG, Anak PAUD Keracunan Makanan

Biro Hukum Pemprov DKI juga menyoroti Raperda Penyelenggaraan Pendidikan yang masih dibahas DPRD. Mereka membuka ruang masukan agar regulasi makin kuat melindungi hak warga.

Isu sistem zonasi sekolah pun ikut mengemuka. Ada yang menilai aturan itu berpotensi membatasi pengembangan diri siswa.

Namun Disdik menegaskan zonasi di Jakarta fleksibel. Jalur prestasi, afirmasi, hingga mutasi tetap terbuka, sesuai Kepgub No. 414/2025 dan Permendikbud No. 51/2018.

Acara ditutup oleh Arlista, Kasubdit Instrumen HAM KemenHAM RI. Ia memberi apresiasi pada Kanwil KemenHAM DKI Jakarta yang berhasil menyusun lima rekomendasi analisis produk hukum berperspektif HAM, baik untuk rancangan maupun regulasi yang sudah berlaku. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Superfood Lokal: Nutrisi Mewah dalam Pangan Tradisional
Pemerintah Terima 100 Ton Kurma Premium dari Arab Saudi untuk Ramadan 2026
Warga Sunter Agung Temukan Mayat Pria di Gorong-gorong, Polisi Evakuasi Korban
Rahasia Umur Panjang: Mengapa Biohacking Menjadi Tren?
Penyerangan KKB di PT Freeport Mimika, 1 TNI Gugur dan 1 Warga Sipil Luka
Truk Tabrak 6 Mobil di Underpass Ciawi, Tol Jagorawi Sempat Ditutup
TransJabodetabek B51 Cawang–Cikarang: Solusi Kemacetan Jakarta Timur dan Cikarang
Richard Lee Dicekal Polda Metro Jaya, Penyidikan Kasus Produk Kecantikan Berlanjut

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 21:02 WIB

Superfood Lokal: Nutrisi Mewah dalam Pangan Tradisional

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:55 WIB

Pemerintah Terima 100 Ton Kurma Premium dari Arab Saudi untuk Ramadan 2026

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:36 WIB

Warga Sunter Agung Temukan Mayat Pria di Gorong-gorong, Polisi Evakuasi Korban

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:34 WIB

Rahasia Umur Panjang: Mengapa Biohacking Menjadi Tren?

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:14 WIB

Penyerangan KKB di PT Freeport Mimika, 1 TNI Gugur dan 1 Warga Sipil Luka

Berita Terbaru

Semua orang menyukai nasi goreng. (Posnews/Ist)

KESEHATAN

Superfood Lokal: Nutrisi Mewah dalam Pangan Tradisional

Rabu, 11 Feb 2026 - 21:02 WIB

Ilustrasi, Meretas batasan biologis. Di tahun 2026, biohacking bukan lagi milik ilmuwan laboratorium, melainkan gaya hidup berbasis data yang diadopsi masyarakat urban untuk mengejar performa puncak dan umur panjang. Dok: Istimewa.

KESEHATAN

Rahasia Umur Panjang: Mengapa Biohacking Menjadi Tren?

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:34 WIB