Kapolri Sigit: Kemerdekaan Harus Menghadirkan Rasa Aman dan Kesejahteraan

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan pesan kemerdekaan dalam HUT ke-81 Republik Indonesia. (Posnews/Ist)

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan pesan kemerdekaan dalam HUT ke-81 Republik Indonesia. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa kemerdekaan tidak berhenti pada status sebagai bangsa yang berdaulat.

Menurutnya, kemerdekaan harus diwujudkan melalui keberanian menjaga setiap jengkal wilayah Indonesia, melindungi masyarakat, serta menghadirkan rasa aman dalam kehidupan sehari-hari.

Pesan tersebut disampaikan Sigit dalam momentum HUT ke-81 Republik Indonesia, Senin (17/8/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“81 tahun Indonesia merdeka. Kemerdekaan yang lahir dari perjuangan, tumbuh dalam persatuan, dan hidup dalam cita-cita besar bangsa,” kata Sigit melalui akun Instagram resminya.

Kemerdekaan Harus Dirasakan Rakyat

Sigit menilai kemerdekaan bukan sekadar simbol berdirinya sebuah negara. Lebih dari itu, kemerdekaan harus memberi kesempatan kepada masyarakat untuk menjalani kehidupan dengan aman, tenang, dan penuh harapan.

Karena itu, pengabdian menjaga Indonesia harus terus berkembang mengikuti perubahan zaman.

Baca Juga :  Pembangunan Kampung Haji Indonesia di Makkah, Jarak 1 Km dari Ka’bah

“Dari daratan, lautan, udara, hingga ruang digital. Pengabdian terus bergerak mengikuti zaman, menjaga Indonesia,” ujarnya.

Pesan tersebut menegaskan bahwa keamanan nasional kini mencakup berbagai ruang, termasuk ruang digital yang semakin menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat.

Hukum Harus Berdiri Tegak

Selain keamanan, Sigit menekankan pentingnya keadilan dan penegakan hukum.

Ia menyebut negara yang merdeka harus mampu memberikan ruang bagi keadilan dan memastikan hukum berdiri tegak.

“Negeri yang merdeka harus memberikan ruang bagi keadilan, menjadi tempat hukum berdiri tegak, serta memastikan kebenaran tetap memiliki keberanian,” tutur Sigit.

Dengan demikian, kemerdekaan tidak hanya menjaga wilayah dari ancaman, tetapi juga membangun kepercayaan masyarakat terhadap hukum dan institusi negara.

Kedaulatan Berjalan Bersama Kesejahteraan

Sigit juga mengaitkan kemerdekaan dengan kemandirian dan kesejahteraan rakyat. Menurutnya, pembangunan harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, termasuk melalui sektor pertanian dan ketahanan pangan.

Baca Juga :  Aksi Demo Mahasiswa Disorot, Polisi Ungkap Kronologi Pemberitahuan WhatsApp

“Dari tanah yang kita jaga, tumbuh kemandirian. Dari setiap benih yang ditanam, hingga setiap hasil yang dipanen,” katanya.

Ia menambahkan, seluruh elemen bangsa memiliki medan pengabdian yang berbeda.

Namun, semuanya harus bergerak menuju tujuan yang sama, yaitu menciptakan Indonesia yang aman dan mampu menatap masa depan dengan optimisme.

Pesan Kemerdekaan untuk Generasi Mendatang

Memasuki usia 81 tahun, Indonesia menghadapi tantangan yang terus berubah. Karena itu, Sigit mengajak seluruh elemen bangsa menjaga persatuan sekaligus memperkuat kemandirian.

Bangsa Indonesia harus mengisi kemerdekaan dengan kerja nyata, menjaga keamanan, menegakkan keadilan, memperkuat kemandirian, dan mewujudkan kesejahteraan.

“Dirgahayu Republik Indonesia. Indonesia berdaulat, adil, dan makmur. Merdeka, merdeka, merdeka!” tutup Sigit.

HUT ke-81 RI menjadi momentum untuk mengingat bahwa kemerdekaan bukan sekadar warisan sejarah.

Kemerdekaan adalah tanggung jawab bersama untuk menjaga Indonesia tetap aman, bersatu, adil, dan sejahtera. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

129 Korban KM Virgo Masih Hilang, KRI Canopus Kerahkan Drone dan ROV
KPK OTT BPN Bogor: 17 Orang Diamankan, Nama Summarecon Mencuat
Kasus Iklan BJB: KPK Cek Transaksi Rekening Eks Aspri Ridwan Kamil
Kecelakaan KMP Virgo Transport 8, Menhub Perintahkan Pencarian Korban Dikebut
Menag Nasaruddin: Semakin Dekat Al-Qur’an, Semakin Mulia Akhlak
Kapal Virgo Transport 8 Kecelakaan di Laut Jawa, 140 Orang Masih Hilang
Gempa M5,9 Guncang DKI Jakarta, Getaran Terasa hingga Jawa dan Sumatra
Jaket Pelampung Ditemukan di Laut, Ternyata Bukan Milik Jurnalis Hilang

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 05:56 WIB

129 Korban KM Virgo Masih Hilang, KRI Canopus Kerahkan Drone dan ROV

Selasa, 15 September 2026 - 05:40 WIB

KPK OTT BPN Bogor: 17 Orang Diamankan, Nama Summarecon Mencuat

Senin, 14 September 2026 - 06:21 WIB

Kecelakaan KMP Virgo Transport 8, Menhub Perintahkan Pencarian Korban Dikebut

Minggu, 13 September 2026 - 21:17 WIB

Menag Nasaruddin: Semakin Dekat Al-Qur’an, Semakin Mulia Akhlak

Minggu, 13 September 2026 - 15:53 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Kecelakaan di Laut Jawa, 140 Orang Masih Hilang

Berita Terbaru

 PM Kanada Mark Carney jajaki status anggota asosiasi Uni Eropa di tengah eskalasi perang dagang dengan Amerika Serikat era Donald Trump. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Kanada Jajaki Status Anggota Asosiasi Uni Eropa

Selasa, 15 Sep 2026 - 06:19 WIB

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo. (Posnews/KPK)

NASIONAL

KPK OTT BPN Bogor: 17 Orang Diamankan, Nama Summarecon Mencuat

Selasa, 15 Sep 2026 - 05:40 WIB

Ilustrasi, langit berawan menyelimuti kawasan Jabodetabek pada Selasa 15 September 2026.
(Posnews/Ist)

JABODETABEK

Cuaca Jakarta hingga Bekasi Berawan, Suhu Capai 36°C

Selasa, 15 Sep 2026 - 05:27 WIB