Kasus Kecelakaan Kereta di Bekasi Naik Penyidikan, Polisi Periksa Green SM Besok

Minggu, 3 Mei 2026 - 13:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto. (Posnews/Ist)

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Polda Metro Jaya menaikkan status kasus kecelakaan maut yang melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di kawasan Stasiun Bekasi Timur dari tahap penyelidikan ke penyidikan.

Polisi kini mulai mendalami dugaan kelalaian dalam insiden tragis yang menewaskan 16 orang dan melukai 90 penumpang tersebut.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan penyidik akan memeriksa sejumlah pihak tambahan pada Senin (4/5/2026) untuk melengkapi proses hukum.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Senin mendatang, penyidik akan meminta keterangan dari Dinas Tata Ruang, Dinas Pekerjaan Umum, pihak Taksi Green SM, serta Direktorat Jenderal Perkeretaapian,” kata Budi, Minggu (3/5/2026).

Menurut dia, pemeriksaan itu dilakukan agar penyidik mendapatkan gambaran utuh terkait rangkaian kecelakaan maut tersebut.

Baca Juga :  Mengapa Interseksionalitas Menjadi Kunci Keadilan Sosial

“Tujuannya untuk melengkapi proses penyidikan dan memperoleh gambaran peristiwa secara objektif,” ujarnya.

Polisi Periksa 31 Saksi

Sejauh ini, penyidik telah memeriksa 31 saksi.

Mereka terdiri dari:

  • pelapor
  • pengemudi taksi
  • penjaga palang pintu
  • saksi di lokasi
  • korban
  • petugas operasional PT KAI
  • pihak lain yang mengetahui kejadian

Selain memeriksa saksi, polisi juga telah melakukan:

  • olah TKP
  • penyitaan barang bukti
  • analisis rekaman CCTV
  • koordinasi dengan rumah sakit
  • permintaan visum korban

Kasus ini kini ditangani Subdit Kamneg Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

Kronologi Kecelakaan Beruntun

Insiden maut itu terjadi pada Senin malam (27/4/2026) di dekat Stasiun Bekasi Timur.

Peristiwa bermula saat sebuah taksi listrik Green SM diduga mengalami korsleting lalu berhenti di tengah rel perlintasan.

Baca Juga :  Prabowo Bertemu PM Singapura Lawrence Wong, 26 MoU Siap Ditandatangani

Taksi tersebut kemudian tertabrak KRL Commuter Line rute Cikarang-Jakarta hingga membuat perjalanan kereta terganggu.

Tak lama kemudian, KRL yang berhenti di area stasiun justru tertabrak KA Argo Bromo Anggrek yang melaju dari arah Jakarta.

Tabrakan beruntun itu memicu kepanikan besar dan menyebabkan puluhan korban berjatuhan.

Green SM Buka Suara

Perusahaan taksi listrik Green SM Indonesia akhirnya angkat bicara terkait insiden tersebut.

Melalui akun Instagram resminya @id.greensm, perusahaan menyatakan mendukung penuh proses investigasi polisi.

“Kami telah menyampaikan informasi yang relevan kepada pihak berwenang dan mendukung penuh investigasi yang sedang berlangsung,” tulis Green SM.

Perusahaan juga menegaskan keselamatan tetap menjadi prioritas utama mereka. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TransJakarta Perpanjang Operasional Rute Blok M–Ancol hingga 02.00 WIB
Komplotan Perampok Bersenjata Tajam di Cibitung Dibekuk, 6 Pelaku Ditangkap
Kebakaran Gedung Bapenda DKI, Ribuan ASN Jalani WFH Bergilir
Polisi Periksa Mantan Ketua Yayasan terkait 995 Senapan Angin di Jaksel
Honda Odyssey Dirusak Massa di Cengkareng, Diduga Kabur Tabrak 2 Motor
Kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta Diusut, Puslabfor Telusuri Titik Awal Api
Prakiraan Cuaca Jabodetabek Sabtu 8 Agustus 2026, Jakarta Cerah Berawan
Satu Senjata Api di Sekolah Pondok Pinang Ternyata Milik Pria yang Sudah Meninggal

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 16:06 WIB

TransJakarta Perpanjang Operasional Rute Blok M–Ancol hingga 02.00 WIB

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 15:46 WIB

Komplotan Perampok Bersenjata Tajam di Cibitung Dibekuk, 6 Pelaku Ditangkap

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:09 WIB

Kebakaran Gedung Bapenda DKI, Ribuan ASN Jalani WFH Bergilir

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:53 WIB

Polisi Periksa Mantan Ketua Yayasan terkait 995 Senapan Angin di Jaksel

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:34 WIB

Honda Odyssey Dirusak Massa di Cengkareng, Diduga Kabur Tabrak 2 Motor

Berita Terbaru

Respawn Entertainment resmi menghentikan operasional Apex Legends di Nintendo Switch generasi pertama mulai Season 30 demi memaksimalkan potensi Nintendo Switch 2. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Respawn Hentikan Dukungan Apex Legends di Nintendo

Sabtu, 8 Agu 2026 - 17:20 WIB

MSI meluncurkan lini hardware premium DRACO EPIC EDITION untuk memperingati ulang tahun ke-40 perusahaan. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

MSI Rilis Seri DRACO EPIC EDITION Sambut Ulang Tahun

Sabtu, 8 Agu 2026 - 15:59 WIB