Presiden Lee Jae Myung Siaga Satu Sambut Puncak Gelombang

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gelombang panas ekstrem menerjang Korea Selatan hingga suhu Seoul mendekati rekor bersejarah 39 derajat Celsius. Dok: Istimewa.

Gelombang panas ekstrem menerjang Korea Selatan hingga suhu Seoul mendekati rekor bersejarah 39 derajat Celsius. Dok: Istimewa.

Ancam Rekor Suhu Bersejarah Seoul

POSNEWS.CO.ID, SEOUL — Gelombang panas ekstrem menerjang Semenanjung Korea sejak awal pekan. Pemerintah memproyeksikan suhu Seoul mencapai 39 derajat Celsius. Angka ini mendekati rekor tertinggi 39,6 derajat Celsius pada 2018.

Presiden Lee Jae Myung memimpin rapat darurat penanganan bencana. Lee memerintahkan seluruh kementerian mengerahkan personel dan fasilitas negara. Selain itu, pemerintah memperketat jam istirahat bagi pekerja luar ruangan.

Baca Juga :  Korsel dan Polandia Sahkan Kemitraan Strategis Komprehensif 2026

Sementara itu, warga Seoul menghadapi cuaca malam yang sangat menyengat. Suhu malam hari bertahan di atas 30 derajat Celsius. Masyarakat memadati pusat perbelanjaan dan sungai demi mendapat kesejukan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dampak Topan Dolphin dan Pembatalan Acara

Di sisi lain, gelombang panas merenggut lebih dari 20 korban jiwa. Organisasi Bisbol Korea membatalkan 10 pertandingan secara mendadak. Langkah ini menyusul beberapa penonton pingsan di stadion.

Baca Juga :  Pyongyang Luncurkan Rudal Balistik ke Perairan Barat

Namun, badan meteorologi menilai Topan Dolphin memperburuk kondisi udara. Topan tersebut menghembuskan angin timur melintasi pegunungan tengah. Angin panas dan kering bergerak turun ke wilayah barat.

Akibatnya, hawa panas mengurung Seoul dan kota sekitarnya. Oleh karena itu, pemerintah meminta warga mengurangi aktivitas di luar ruangan.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kanselir Jerman Friedrich Merz Hadapi Krisis Politik
Pasukan Houthi Kuasai Wilayah Strategis Yaman
CNN, MS NOW, dan Politico Gugat Pemerintahan Donald Trump
AS, Jepang, dan Korsel Tegaskan Komitmen Dukung Taiwan
Giorgia Meloni Usul Pembatasan Siswa Asing dan Larangan Burqa
Ukraina Meluncurkan Seribu Drone ke Moskow di Tengah Pemilu
Pejabat Tinggi Houthi Peringatkan Sekutu Arab Saudi
Donald Trump Bentuk AI Force dan Tolak Pembatasan AI

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 12:43 WIB

Kanselir Jerman Friedrich Merz Hadapi Krisis Politik

Rabu, 23 September 2026 - 11:37 WIB

Pasukan Houthi Kuasai Wilayah Strategis Yaman

Rabu, 23 September 2026 - 10:33 WIB

CNN, MS NOW, dan Politico Gugat Pemerintahan Donald Trump

Selasa, 22 September 2026 - 09:18 WIB

Giorgia Meloni Usul Pembatasan Siswa Asing dan Larangan Burqa

Selasa, 22 September 2026 - 07:01 WIB

Ukraina Meluncurkan Seribu Drone ke Moskow di Tengah Pemilu

Berita Terbaru

Kanselir Jerman Friedrich Merz hadapi krisis politik usai kekalahan parah Partai CDU di pemilu regional. Simak rincian analisis perolehan suara AfD. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Kanselir Jerman Friedrich Merz Hadapi Krisis Politik

Rabu, 23 Sep 2026 - 12:43 WIB

INTERNASIONAL

Pasukan Houthi Kuasai Wilayah Strategis Yaman

Rabu, 23 Sep 2026 - 11:37 WIB

CNN, MS NOW, dan Politico resmi menggugat pemerintahan Donald Trump atas pencabutan akses Gedung Putih. Simak detail sengketa hukum dan dampaknya. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

CNN, MS NOW, dan Politico Gugat Pemerintahan Donald Trump

Rabu, 23 Sep 2026 - 10:33 WIB