Krisis Tiket BTS: Polisi Seoul Selidiki Penggunaan Bot dan Penipuan Resale

Kamis, 12 Maret 2026 - 10:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Raja K-Pop telah kembali. Setelah empat tahun vakum, BTS siap mengguncang 34 kota dengan 79 pertunjukan. ARMY, siapkan dompet (dan mental) Anda! Dok: Istimewa.

Raja K-Pop telah kembali. Setelah empat tahun vakum, BTS siap mengguncang 34 kota dengan 79 pertunjukan. ARMY, siapkan dompet (dan mental) Anda! Dok: Istimewa.

SEOUL, POSNEWS.CO.ID – Kepolisian Metropolitan Seoul mulai menyelidiki dugaan penggunaan program otomatis atau “makro” dalam pembelian tiket konser comeback BTS. Langkah ini bertujuan memberantas praktik penipuan penjualan kembali tiket yang merugikan para penggemar. Penyelidikan ini muncul setelah adanya laporan resmi mengenai kejanggalan sistem pada platform tiket.

Kepala Kepolisian Metropolitan Seoul, Park Jeong-bo, mengonfirmasi bahwa platform Nol Universe telah mengajukan permintaan penyelidikan. Polisi saat ini sedang menangani tiga kasus aktivitas kriminal yang berkaitan langsung dengan penjualan tiket konser tersebut. “Kami menemukan tanda-tanda penggunaan program otomatis yang mencurigakan,” ujar Park kepada wartawan pada hari Senin.

Investigasi Program Makro dan Penipuan Online

Kepolisian terus memantau pergerakan para calo tiket di dunia maya. Saat ini, tim siber telah mengidentifikasi sekitar 110 unggahan daring terkait pembelian tiket melalui perantara dan penjualan kembali ilegal. Polisi mengambil langkah tegas dengan menghapus atau memblokir akses terhadap unggahan-unggahan tersebut.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Anugerahkan Bintang Republik Indonesia Utama kepada Hoegeng dan Ben Mboi

Pihak kepolisian menegaskan bahwa sebagian besar tawaran tiket dengan harga tidak wajar merupakan modus penipuan. Park mengimbau masyarakat agar tidak tergiur oleh tawaran tiket dari pihak ketiga yang menjanjikan jaminan masuk. Investigasi akan terus berkembang untuk mengungkap jaringan di balik penggunaan program makro tersebut.

Pengamanan Masif di Gwanghwamun Square

Pemerintah Korea Selatan bersiap menghadapi lonjakan massa yang luar biasa pada hari konser, 21 Maret mendatang. Polisi memperkirakan sebanyak 260.000 orang akan memadati area Gwanghwamun Square di pusat kota Seoul. Untuk mengantisipasi hal tersebut, kepolisian akan mengerahkan 4.800 personel guna mengendalikan kerumunan.

Baca Juga :  Realisme Defensif: Mengejar Kekuatan Secukupnya demi Stabilitas Global

Selain pengamanan massa, polisi juga menyiagakan komando pasukan khusus di lokasi strategis. Langkah ini bertujuan mengantisipasi situasi darurat seperti potensi tindakan teror. Park menekankan bahwa keselamatan publik merupakan prioritas utama dalam acara berskala besar ini. Menurutnya, pengerahan petugas dalam jumlah besar jauh lebih baik daripada kekurangan personel di lapangan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Raja Charles III Dukung Sikap Keras Terhadap Nuklir Iran
Tim SAR Ditpolairud Polda Metro Temukan Pria Tenggelam di BKT, Evakuasi 4 Jam
KKB Tembaki Warga Sipil di Yahukimo, Dua Orang Terluka – Pelaku Diburu
Musk di Meja Hijau: Sebut OpenAI Curi Badan Amal dalam Sidang Perdana
Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Satu Korban ICU Meninggal – Total 16 Tewas
Bus Rombongan Haji Kloter JKS-1 dan SUB-2 Tabrakan di Arab Saudi, Ini Kondisi Korban
Remaja 17 Tahun Tewas Dikeroyok di Ciputat, 6 Pelaku Pelajar Ditangkap
Pengadilan Militer Gelar Sidang Kasus Air Keras KontraS, Ini Fakta Terbarunya

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 15:39 WIB

Raja Charles III Dukung Sikap Keras Terhadap Nuklir Iran

Rabu, 29 April 2026 - 15:37 WIB

Tim SAR Ditpolairud Polda Metro Temukan Pria Tenggelam di BKT, Evakuasi 4 Jam

Rabu, 29 April 2026 - 15:20 WIB

KKB Tembaki Warga Sipil di Yahukimo, Dua Orang Terluka – Pelaku Diburu

Rabu, 29 April 2026 - 14:37 WIB

Musk di Meja Hijau: Sebut OpenAI Curi Badan Amal dalam Sidang Perdana

Rabu, 29 April 2026 - 13:32 WIB

Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Satu Korban ICU Meninggal – Total 16 Tewas

Berita Terbaru

Diplomasi di meja makan. Presiden Donald Trump mengeklaim dukungan Raja Charles III atas kebijakan nuklir Iran dalam jamuan kenegaraan yang berlangsung di tengah ketegangan hubungan AS-Inggris. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Raja Charles III Dukung Sikap Keras Terhadap Nuklir Iran

Rabu, 29 Apr 2026 - 15:39 WIB