Mahasiswi Unram Tewas di Pantai Nipah, Motif Menolak Hubungan Intim

Minggu, 21 September 2025 - 12:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi olah TKP kasus pembunuhan mahasiswi di Pantai Nipah. Dok-Polres Lombok Utara

Polisi olah TKP kasus pembunuhan mahasiswi di Pantai Nipah. Dok-Polres Lombok Utara

NUSA TENGGARA BARAT, POSNEWS.CO.ID – Misteri kematian Ni Made Vaniradya Puspa Nitra (19) alias Vira, mahasiswi Universitas Mataram (Unram), akhirnya terungkap.

Polisi menetapkan teman dekat korban, Radiet Adiansyah (20), mahasiswa asal Labuhan Badas, Sumbawa, sebagai tersangka.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Vira ditemukan tewas di tepi Pantai Nipah, Dusun Nipah, Desa Malaka, Kecamatan Pemenang, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Rabu (27/8/2025) pukul 06.00 WITA.

Motif Pembunuhan Menolak Hubungan Intim

Kasatreskrim Polres Lombok Utara, AKP Punguan Hutahaean, mengungkapkan motif pembunuhan terkait penolakan korban saat tersangka berusaha melakukan hubungan intim.

“Korban menolak, tersangka marah. Dia mencekik, menendang, dan membekap korban dengan pasir hingga meninggal dunia,” jelas Punguan dikutip Minggu (21/9/2025).

Baca Juga :  Pelajaran dari Filsafat Stoa: Menemukan Ketenangan di Tengah Kekacauan

Hasil autopsi memperkuat dugaan ini. Luka lecet pada kemaluan korban menunjukkan adanya perlawanan sebelum meninggal.

Kejanggalan Pengakuan Tersangka

Awalnya, Radiet mengaku menjadi korban pemukulan orang asing di Pantai Nipah. Dia mengklaim dipukul bambu hingga pingsan, dan tidak mengetahui apa yang terjadi pada Vira.

Namun, polisi menilai pengakuan itu janggal. Tidak ada saksi maupun bukti CCTV yang menunjukkan orang lain di lokasi saat kejadian,” kata Kapolres Lombok Utara, AKBP Agus Purwanta.

Luka-luka yang dialami Radiet ternyata akibat perlawanan korban. Pemeriksaan mendalam membuat polisi meningkatkan status Radiet dari saksi menjadi tersangka.

Baca Juga :  KUHP dan KUHAP Baru Resmi Berlaku, Komisi III DPR Sambut Haru Era Hukum Baru

Penyelidikan Intensif Polisi

Dalam penyidikan, polisi memeriksa 36 saksi, menggelar olah TKP di Pantai Nipah, dan memanggil ahli kriminologi serta forensik. Tersangka juga menjalani tes poligraf dan pemeriksaan kejiwaan.

Barang bukti yang diamankan antara lain laptop, pakaian, perhiasan, sepeda motor, dompet, handphone, lipstik, parfum, serta bambu dan batu berlumur darah.

Radiet kini ditahan di Mapolres Lombok Utara. Polisi menjeratnya dengan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dan/atau Pasal 351 Ayat 3 KUHP terkait penganiayaan yang menyebabkan kematian, dengan ancaman hukuman hingga 15 tahun penjara.

Keluarga korban berharap proses hukum berjalan maksimal dan tersangka mendapat hukuman setimpal atas perbuatannya. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Suami Bunuh Istri di Kamar Kos Grogol, Polisi Sita Palu Berdarah
Modus Ganjal ATM Digagalkan di Pamulang, 3 Pelaku Ditangkap Warga
Aksi Pencuri Berubah Maut, IRT di Lampung Selatan Ditusuk Saat Tidur Bersama Anak
Hindari Amukan Massa, Polisi Evakuasi Sopir Kontainer Diduga Teler Tramadol
Polisi Bongkar Gudang Obat Keras di Tanah Abang, Tangkap 5 Orang
Sopir Kontainer Diduga Mabuk Tabrak 2 Mobil dan Motor di Plumpang
Satpam Curi 1.700 Ompreng MBG untuk Beli Sabu
Wanita Tewas Bersimbah Darah di Kamar Kos Grogol, Ada Luka di Kepala

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:03 WIB

Suami Bunuh Istri di Kamar Kos Grogol, Polisi Sita Palu Berdarah

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:44 WIB

Modus Ganjal ATM Digagalkan di Pamulang, 3 Pelaku Ditangkap Warga

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:56 WIB

Hindari Amukan Massa, Polisi Evakuasi Sopir Kontainer Diduga Teler Tramadol

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:35 WIB

Polisi Bongkar Gudang Obat Keras di Tanah Abang, Tangkap 5 Orang

Kamis, 30 Juli 2026 - 09:38 WIB

Sopir Kontainer Diduga Mabuk Tabrak 2 Mobil dan Motor di Plumpang

Berita Terbaru

Langkah taktis amankan benteng udara. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menemui Donald Trump di Washington guna membahas produksi mandiri rudal Patriot. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Zelenskyy dan Trump Gelar Pertemuan Penting di Gedung Putih

Kamis, 30 Jul 2026 - 16:12 WIB

Langkah taktis Teheran amankan wilayah udara. Iran membeli 400 peluncur rudal panggul buatan China bernilai 70 juta dolar AS guna memperkuat pertahanan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Iran Borong 400 Peluncur Rudal Panggul Buatan China

Kamis, 30 Jul 2026 - 14:09 WIB