JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Situasi di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, mendadak berubah mencekam pada Kamis (11/12/2025) sore.
Seorang mata elang (matel) tewas setelah dikeroyok pengemudi mobil, sementara seorang lainnya kritis. Dan kini mendapat perawatan intensif di rumah sakit.
Belum selesai kasus pengeroyokan itu, kawasan tersebut kembali heboh lantaran sejumlah orang tak dikenal (OTK) membakar warung dan kendaraan di sekitar lokasi.
Pantauan di lapangan menunjukkan api membara di deretan warung tepat di seberang TMP Kalibata. Beberapa sepeda motor juga tampak gosong dilahap si jago merah. Warga dan petugas kepolisian berusaha memadamkan api menggunakan ember dan air seadanya.
Pembakaran ini diduga kuat dipicu kemarahan sekelompok OTK setelah tewasnya salah satu matel dan rekannya yang kini dalam kondisi koma. Aksi brutal itu sontak memicu kepanikan warga.
Arus lalu lintas di sekitar lampu merah TMP Kalibata langsung tersendat. Kendaraan hampir tidak bergerak karena banyak pengendara memperlambat laju untuk melihat lokasi kejadian yang dipenuhi asap dan kerumunan warga.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Hingga berita ini diturunkan, polisi belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait pelaku maupun motif pembakaran. Identitas OTK yang membakar warung dan motor juga masih misterius.
Sebelumnya, insiden bermula ketika dua matel memberhentikan seorang pengendara sepeda motor di depan TMP Kalibata.
Namun, tiba-tiba para pengemudi mobil yang berada di belakang turun dan langsung mengeroyok kedua matel tersebut secara sporadis.
“Pengendara mobil ini datang tiba-tiba, langsung mengeroyok. Kami belum tahu apakah mereka ingin membela si pemotor atau ada motif lain,” jelas Kapolsek Pancoran Kompol Mansur.
Dalam hitungan detik, dua matel itu tersungkur di pinggir jalan. Satu tewas mengenaskan, sementara satu lainnya kritis. Para pengeroyok kemudian kabur begitu saja.
Polisi Selidiki Dua Insiden Besar
Polsek Pancoran dan Polres Metro Jakarta Selatan kini menyelidiki dua peristiwa besar sekaligus:
- Pengeroyokan yang menewaskan matel, dan
- Aksi pembakaran warung dan kendaraan oleh OTK.
Aparat masih mengumpulkan CCTV, memeriksa saksi, dan menelusuri kemungkinan adanya kelompok tertentu yang memanfaatkan situasi. (red)


















