Misteri Kematian Satu Keluarga di Warakas, Polisi Minta Jangan Berspekulasi

Jumat, 2 Januari 2026 - 20:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Evakuasi satu keluarga tewas di Warakas, Jakarta Utara oleh petugas kepolisian. (Posnews/MR)

Evakuasi satu keluarga tewas di Warakas, Jakarta Utara oleh petugas kepolisian. (Posnews/MR)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID โ€” Pihak kepolisian terus menyelidiki kematian misterius satu keluarga di kawasan Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (2/1/2026).

Diduga akibat keracunan, kondisi tubuh tiga korban bahkan memperlihatkan tanda melepuh yang mengerikan, menambah kesan tragis pada peristiwa ini.

Menurut Kanit Resmob Satreskrim Polres Metro Jakarta Utara Iptu Seno Adji Pradana, ketiga jasad ditemukan terpisah di beberapa titik di dalam rumah kontrakan, memperkuat dugaan adanya kondisi mencurigakan sebelum kematian.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

โ€œDi dalam rumah, kami mengamankan botol minuman, ponsel, dan barang bukti lainnya untuk kepentingan penyelidikan,โ€ ujar Seno.

Baca Juga :  Kapolsek Bekasi Barat Imbau Warga Jaga Kerukunan, Lawan Hoaks dan Perpecahan

Pantauan Posnews di lokasi, kejadian ini menggegerkan warga setempat. Petugas kepolisian terlihat sigap mengevakuasi korban dan mengamankan lokasi agar proses penyelidikan berjalan lancar.

Identitas Korban

Dari empat anggota keluarga yang menghuni rumah kontrakan, tiga dinyatakan tewas dan satu masih kritis:

  • Siti Solihah (50) โ€“ ibu
  • Alfiah Al Adilah (27) โ€“ anak perempuan
  • Adnan Al Abrar (13) โ€“ anak laki-laki
  • Abdullah Syaugi (22) โ€“ anak yang masih kritis dan dirawat intensif di RSUD Koja

Peristiwa tragis ini terungkap ketika salah satu anak korban menemukan ibunya tidak sadarkan diri di dalam rumah.

Baca Juga :  Kapolri Pimpin Apel Kebangsaan Banser, 11.135 Personel Siaga Amankan Nataru 2026

Petugas kepolisian segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan membawa ketiga jenazah ke RS Polri Kramat Jati untuk autopsi dan pemeriksaan forensik lanjutan.

Iptu Seno menegaskan, polisi masih menelusuri penyebab pasti kematian, apakah murni akibat keracunan atau ada faktor lain.

โ€œPenyelidikan masih berlangsung, dan kami meminta masyarakat tidak berspekulasi sebelum ada hasil resmi dari pihak berwenang,โ€ tambah Seno.

Peristiwa ini menjadi perhatian serius, mengingat keracunan misterius yang menimpa satu keluarga menimbulkan pertanyaan besar tentang keamanan dan pengawasan lingkungan di sekitar rumah kontrakan. (MR)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jabodetabek Cerah Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Turun di Bogor
Akun TikTok Penyebar Hoaks Demo 17 Agustus 2026 Berhasil Dilacak dan Ditangkap
Lansia di Cakung Dirampok Tetangga Sendiri, Mulut Dilakban dan Diancam Golok
Cuaca Jabodetabek Senin 3 Agustus 2026: Pagi Cerah, Bogor Berpotensi Hujan Sore Hari
Duka Gulkarmat DKI, Petugas Pemadam Tutup Usia Saat Operasi Kebakaran Sampah
Pramono Anung Soroti Pembuangan Sampah Ilegal, Hotel dan Restoran Ikut Diawasi
BMKG: Bogor dan Depok Berpotensi Hujan Ringan, Jakarta Cerah Berawan Hari Ini
Pramono: Pagar Besi Tinggi di Pusat Perbelanjaan Beri Citra Buruk bagi Jakarta

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 05:45 WIB

Jabodetabek Cerah Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Turun di Bogor

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:56 WIB

Akun TikTok Penyebar Hoaks Demo 17 Agustus 2026 Berhasil Dilacak dan Ditangkap

Senin, 3 Agustus 2026 - 09:49 WIB

Lansia di Cakung Dirampok Tetangga Sendiri, Mulut Dilakban dan Diancam Golok

Senin, 3 Agustus 2026 - 05:28 WIB

Cuaca Jabodetabek Senin 3 Agustus 2026: Pagi Cerah, Bogor Berpotensi Hujan Sore Hari

Minggu, 2 Agustus 2026 - 11:52 WIB

Duka Gulkarmat DKI, Petugas Pemadam Tutup Usia Saat Operasi Kebakaran Sampah

Berita Terbaru

Serangan drone massal Ukraina menghantam sejumlah wilayah Rusia, merusak fasilitas gudang Wildberries, dan menewaskan sedikitnya delapan orang. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Serangan Drone Ukraina Hantam Wilayah Rusia: 8 Orang Tewas

Selasa, 4 Agu 2026 - 15:08 WIB

Perusahaan Habita Inc. meminta maaf usai menyuruh dua karyawannya kembali ke dalam Mal Aeon Kashima pasca gempa Kumamoto hingga tewas akibat ledakan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Mal Aeon Kumamoto: Perusahaan Suruh Karyawan Amankan Uang

Selasa, 4 Agu 2026 - 14:40 WIB

Pemerintah Australia memperingatkan potensi lonjakan penyebaran wabah flu burung H5N1 setelah menemukan kasus kematian massal pertama. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Australia Waspadai Lonjakan Flu Burung H5N1

Selasa, 4 Agu 2026 - 13:24 WIB