Munajat Keselamatan Bangsa, Presiden Prabowo Bersama 58 Ribu Jamaah di Istiqlal

Sabtu, 7 Februari 2026 - 11:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jamaah MUI memadati Masjid Istiqlal saat pengukuhan pengurus MUI 2025-2030, Sabtu 7 Februari 2026. (Posnews/MUI)

Jamaah MUI memadati Masjid Istiqlal saat pengukuhan pengurus MUI 2025-2030, Sabtu 7 Februari 2026. (Posnews/MUI)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Masjid Istiqlal tumpah ruah ketika Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengukuhkan pengurus baru 2025–2030 pada Sabtu (7/2/2026).

Sebanyak 58.647 jamaah memenuhi masjid terbesar di Asia Tenggara.

Ketua Bidang Penanggulangan Bencana MUI, Nusron Wahid, langsung melaporkan jumlah jamaah kepada Presiden Prabowo Subianto, yang hadir pada acara bertajuk “Bersatu dalam Munajat untuk Keselamatan Bangsa.”

“Data barcode menunjukkan 58.647 jamaah hadir, belum termasuk yang masuk tanpa barcode,” kata Nusron di hadapan Presiden.

Baca Juga :  Prabowo Pimpin Pemusnahan 214 Ton Narkoba Senilai Rp29 Triliun di Mabes Polri

Jamaah datang dari seluruh penjuru Jabodetabek, termasuk pengurus MUI daerah, pimpinan pondok pesantren, dan majelis taklim, semuanya berbaur di area Masjid Istiqlal.

Nusron menegaskan, acara ini lebih dari seremoni. MUI memanfaatkan momentum untuk mendekatkan diri kepada Allah dan menenangkan batin masyarakat di tengah bencana alam yang menimpa Tanah Air.

“Kita jadikan Istiqlal sebagai tempat berdoa bersama, meneguhkan kebersamaan, dan memohon keselamatan bangsa,” tegas Nusron.

Doa bersama juga digelar sebagai respons atas banjir bandang dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Nusron memimpin jamaah membaca Surah Al-Fatihah untuk para korban.

“Semoga saudara kita yang terdampak mendapat kekuatan, dan yang wafat mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT,” ujarnya.

Acara ini sekaligus menegaskan soliditas ulama dan pemerintah menghadapi ujian bangsa, mulai dari bencana alam hingga tantangan kebangsaan ke depan.(red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

John Field Bos PT Blueray Menyerahkan Diri ke KPK, OTT Suap Impor Bea Cukai Terbongkar
Rishi Sunak Tegaskan Diri sebagai Warga Inggris Kulit Berwarna
China Perbarui Sistem Eagle Eye untuk Amankan 9,5 Miliar
Konsulat Baru di Nuuk Jadi Simbol Perlawanan dan Solidaritas Inuit
Perundingan AS-Iran Berakhir dengan Awal yang Baik
Parkiran Mal Jadi Lokasi Transaksi, Bareskrim Bongkar Vape Etomidate dari Lapas
BMKG Peringatkan Hujan Lebat Guyur Jabodetabek 7–8 Februari 2026, Warga Diminta Waspada
Pembunuh Anak Politikus PKS Cilegon Ajukan Praperadilan, Uji Penetapan Tersangka

Berita Terkait

Sabtu, 7 Februari 2026 - 15:41 WIB

John Field Bos PT Blueray Menyerahkan Diri ke KPK, OTT Suap Impor Bea Cukai Terbongkar

Sabtu, 7 Februari 2026 - 15:28 WIB

Rishi Sunak Tegaskan Diri sebagai Warga Inggris Kulit Berwarna

Sabtu, 7 Februari 2026 - 14:22 WIB

China Perbarui Sistem Eagle Eye untuk Amankan 9,5 Miliar

Sabtu, 7 Februari 2026 - 13:20 WIB

Konsulat Baru di Nuuk Jadi Simbol Perlawanan dan Solidaritas Inuit

Sabtu, 7 Februari 2026 - 12:13 WIB

Perundingan AS-Iran Berakhir dengan Awal yang Baik

Berita Terbaru

Melawan stigma identitas. Mantan PM Inggris Rishi Sunak menegaskan bahwa menjadi

INTERNASIONAL

Rishi Sunak Tegaskan Diri sebagai Warga Inggris Kulit Berwarna

Sabtu, 7 Feb 2026 - 15:28 WIB

Teknologi penjaga jalan. Sistem

INTERNASIONAL

China Perbarui Sistem Eagle Eye untuk Amankan 9,5 Miliar

Sabtu, 7 Feb 2026 - 14:22 WIB

Sinyal kontradiktif dari Muscat. Perundingan nuklir pertama sejak serangan udara Juni 2025 berakhir dengan atmosfer positif, namun Washington langsung menjatuhkan sanksi baru terhadap armada minyak Iran. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Perundingan AS-Iran Berakhir dengan Awal yang Baik

Sabtu, 7 Feb 2026 - 12:13 WIB