Dua Bocah SD Tewas Tenggelam di Waduk STTAL Kelapa Gading, Usai Selamatkan Teman

Jumat, 6 Februari 2026 - 21:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Tenggelam Tewas. (Net)

Ilustrasi, Tenggelam Tewas. (Net)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID โ€“ Tragedi memilukan terjadi di waduk belakang Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut (STTAL), Komplek TNI AL Kodamar, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Dua bocah sekolah dasar tewas tenggelam saat berenang, Jumat (6/2/2026). Keduanya diduga meninggal setelah berupaya menolong teman yang hampir tenggelam.

Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Kelapa Gading AKP Kiki Tanlim mengungkapkan, korban masing-masing berinisial RS (12), siswa kelas 6 SD, dan IAA (11), pelajar kelas 4 SD.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

โ€œKorban RS dan IAA tenggelam saat berenang di waduk tanpa pengawasan orang dewasa,โ€ ujar Kiki.

Kronologi Bocah Tewas Tenggelam di Waduk STTAL

Peristiwa tragis itu terjadi sekitar pukul 11.00 WIB. Awalnya, RS dan IAA bersama dua temannya, PT dan TD, berencana berenang ke waduk belakang STTAL Komplek TNI AL Kodamar.

Baca Juga :  Viral Video Dugaan Penculikan Bayi di Penjaringan, Polisi Ungkap Fakta Sebenarnya

Sebelum berangkat, keempat bocah tersebut menunggu IAA yang masih menjalani piket kebersihan di SDN 01 Kelapa Gading Barat selama sekitar 10 menit. Setelah itu, mereka bersama-sama menuju lokasi waduk.

Setibanya di lokasi, mereka sempat duduk sejenak lalu berenang di bagian pinggir waduk. Namun, situasi berubah mencekam ketika PT dan TD tiba-tiba hampir tenggelam.

RS langsung menolong PT hingga berhasil selamat. Sementara itu, IAA berusaha menyelamatkan TD dengan menarik tangannya ke tepi waduk.

Korban Tenggelam Usai Menolong Teman

Setelah berhasil menolong teman-temannya, RS dan IAA justru terseret ke tengah waduk. Keduanya diduga panik dan tidak mampu berenang hingga akhirnya tenggelam.

Baca Juga :  Pemukiman Elite Pantai Mutiara Diterjang Banjir Rob, Aktivitas Warga Lumpuh

โ€œKedua korban panik, tidak bisa berenang, lalu tenggelam,โ€ jelas AKP Kiki.

Melihat kejadian tersebut, PT dan TD segera meninggalkan lokasi untuk melaporkan insiden itu kepada orang tua korban.

Sekitar pukul 13.55 WIB, orang tua bersama warga menemukan kedua korban. Selanjutnya, petugas membawa RS dan IAA ke RS Islam Cempaka Putih untuk pemeriksaan medis.

Namun, nyawa kedua bocah tersebut tidak tertolong. Polisi kini mengimbau warga, khususnya orang tua, agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak dan melarang aktivitas berenang di waduk atau perairan berbahaya tanpa pengamanan. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Grand Final Abang None Jakarta Pusat 2026 Digelar 23 Juli, Ini Misi 15 Pasang Finalis
Sabu 5 Kg Digagalkan di Bakauheni, Oknum Brimob dan TNI AL Ditangkap
MUI Minta Koruptor Dijatuhi Hukuman Mati, Ini Alasannya
Prakiraan Cuaca Jabodetabek 5 Juli 2026, Sebagian Jakarta Diguyur Hujan Ringan
Bripda Nopandri Ditemukan Gugur, Bareskrim Buru Pelaku Penyerangan di Katingan
Kapolri Pimpin Sertijab 6 Kapolda, Ini Nama-Nama Pejabat yang Dilantik
TNI Habema Ungkap Kronologi Tembakan yang Tewaskan Melkiana Dwitau di Papua
Tenda Acara DPRD DKI Bebizie di Protes Warga Warakas, Akses Rumah Sempat Terhalang

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 07:31 WIB

Grand Final Abang None Jakarta Pusat 2026 Digelar 23 Juli, Ini Misi 15 Pasang Finalis

Minggu, 5 Juli 2026 - 06:49 WIB

Sabu 5 Kg Digagalkan di Bakauheni, Oknum Brimob dan TNI AL Ditangkap

Minggu, 5 Juli 2026 - 06:21 WIB

Prakiraan Cuaca Jabodetabek 5 Juli 2026, Sebagian Jakarta Diguyur Hujan Ringan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 21:38 WIB

Bripda Nopandri Ditemukan Gugur, Bareskrim Buru Pelaku Penyerangan di Katingan

Sabtu, 4 Juli 2026 - 21:23 WIB

Kapolri Pimpin Sertijab 6 Kapolda, Ini Nama-Nama Pejabat yang Dilantik

Berita Terbaru

Menembus batas kematian. Warga Korea Selatan kini memanfaatkan teknologi AI untuk merekonstruksi memori mendiang keluarga di tengah perdebatan etika yang sengit. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Menghidupkan Mendiang lewat Avatar AI: Teknologi Duka Korea

Minggu, 5 Jul 2026 - 10:30 WIB

Sejarah emas skuad Hiu Biru. Tanjung Verde pulang dengan kepala tegak usai memaksa Argentina bertarung hingga babak tambahan waktu. Dok: Istimewa.

SPORT

Tanjung Verde Tahan Argentina Hingga Babak Tambahan

Minggu, 5 Jul 2026 - 10:12 WIB

Singa Atlas cetak sejarah. Maroko melaju ke perempat final Piala Dunia 2026 usai membungkam Kanada lewat aksi gemilang Azzedine Ounahi. Dok: Istimewa.

SPORT

Dua Gol Azzedine Ounahi Bawa Maroko Tekuk Kanada 3-0

Minggu, 5 Jul 2026 - 09:40 WIB