BEKASI, POSNEWS.CO.ID – Kasus mutilasi sadis yang menggegerkan warga Kabupaten Bekasi akhirnya mulai terkuak.
Tim Jatanras Polda Metro Jaya berhasil menemukan potongan tubuh korban berinisial AH yang sebelumnya hilang, setelah jasadnya lebih dulu ditemukan membeku di dalam freezer kios ayam geprek.
Potongan tangan dan kaki korban ditemukan di wilayah Cariu. Dengan temuan ini, tubuh korban kini dinyatakan lengkap setelah sebelumnya ditemukan dalam kondisi mengenaskan tanpa anggota tubuh.
“Sudah ditemukan potongan tangan dan kaki korban,” tegas Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Abdul Rahim, Senin (30/3/2026).
Sementara itu, polisi bergerak cepat memburu pelaku. Dua orang berinisial DS alias A dan S akhirnya dibekuk di wilayah Majalengka saat mencoba melarikan diri.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, memastikan keduanya kini sudah diamankan dan tengah diperiksa intensif.
“Penyidik masih mendalami peran masing-masing pelaku, termasuk kemungkinan adanya upaya menghilangkan jejak,” ujarnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kronologi Mengerikan: Bau Busuk Buka Fakta Sadis
Kasus ini terbongkar setelah pemilik kios, AL, pulang dari mudik dan mencium bau menyengat dari dalam kios di Perumahan Mega Regency, Serang Baru.
Kecurigaan memuncak saat ia membuka freezer. Betapa terkejutnya, tubuh korban ditemukan terbungkus kain dan plastik, terselip di antara tumpukan ayam beku—dalam kondisi tidak utuh!
“Waktu freezer dibuka, ternyata korban sudah terbungkus kain dan plastik di dalamnya,” ungkap AL.
Korban diketahui merupakan pekerja lepas sekaligus petugas keamanan ruko. Ia terakhir kali tidak bisa dihubungi sejak Jumat (27/3/2026), sebelum akhirnya ditemukan tewas mengenaskan.
Barang Hilang dan Dugaan Motif
Selain pembunuhan brutal, polisi juga menemukan adanya kehilangan barang. Dua sepeda motor operasional kios dilaporkan hilang, memunculkan dugaan kuat adanya motif pencurian yang berujung pembunuhan sadis.
Namun, hingga kini polisi masih mendalami apakah pembunuhan ini murni kriminal biasa atau bagian dari rencana yang lebih terstruktur.
Penyelidikan Masif, Forensik Dikerahkan
Untuk mengungkap misteri ini, penyidik melakukan serangkaian langkah intensif. Mulai dari pemeriksaan saksi, pendalaman keterangan pelaku, autopsi korban, hingga uji laboratorium forensik.
Tim identifikasi juga telah turun langsung ke lokasi untuk mengurai setiap detail kejadian yang penuh teka-teki ini.
Kasus mutilasi dalam freezer ini langsung menyedot perhatian publik. Selain karena cara pelaku menghabisi korban yang sangat sadis, upaya menyembunyikan jasad di dalam freezer dinilai sebagai tindakan keji yang terencana.
Kini, masyarakat menunggu pengungkapan motif sebenarnya di balik pembunuhan brutal ini.
Polisi memastikan tidak akan berhenti sebelum seluruh fakta terungkap dan pelaku dihukum setimpal. (red)
Editor : Hadwan



















