Prabowo Beri Taklimat 800 Pati TNI-Polri, Tekankan Sinergi dan Kesiapan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Prabowo Subianto memberikan taklimat kepada 800 perwira tinggi TNI dan Polri di Istana. (Posnews/Sekretariat Kepresidenan)

Prabowo Subianto memberikan taklimat kepada 800 perwira tinggi TNI dan Polri di Istana. (Posnews/Sekretariat Kepresidenan)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan sekitar 800 perwira tinggi (Pati) TNI dan Polri di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (7/10/2026).

Pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk menyatukan visi pimpinan TNI dan Polri sekaligus memperkuat sinergi dalam menjalankan tugas negara.

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto turut menyampaikan laporan dalam agenda tersebut. Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Prabowo Beri Arahan Jelang Dua Tahun Pemerintahan

Prabowo mengatakan sengaja mengundang para perwira tinggi menjelang dua tahun pemerintahannya. Ia ingin menyampaikan gambaran mengenai kondisi bangsa dan negara yang tengah dihadapi pemerintah.

“Sengaja saya mengundang para perwira tinggi menjelang pemerintahan yang saya pimpin dua tahun. Saya ingin memberi suatu gambaran keadaan yang kita hadapi sebagai bangsa dan sebagai negara,” kata Prabowo.

Baca Juga :  Stok Pangan Jakarta Aman, KPKP Pastikan Warga Tidak Perlu Panic Buying

Taklimat tersebut berlangsung tertutup. Karena itu, materi lengkap pengarahan Presiden kepada para perwira tinggi belum seluruhnya disampaikan kepada publik.

Kapolri: Arahan Presiden Jadi Pedoman

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menilai pertemuan tersebut menjadi kesempatan penting bagi jajaran Polri untuk menerima arahan Presiden secara langsung.

Menurut Suyudi, arahan tersebut akan menjadi pedoman bagi para perwira dalam menjalankan tugas dan memimpin satuan masing-masing.

“Kehadiran seluruh perwira tinggi Polri pada kesempatan ini merupakan momentum penting untuk menerima secara langsung arahan kebijakan dan penekanan Bapak Presiden,” kata Suyudi.

Ia menegaskan Polri siap mendukung kebijakan dan program prioritas pemerintah sesuai tugas, fungsi, serta kewenangannya.

Selain menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Polri akan terus menjalankan penegakan hukum serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.

Baca Juga :  Geger! Jasad Pria Ditemukan Hangus di Tempat Limbah Kayu Tambun

TNI-Polri Diminta Perkuat Sinergi

Sementara itu, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menyebut pertemuan tersebut menjadi momentum untuk menyamakan visi dan memperkuat soliditas TNI.

Tantangan keamanan juga semakin kompleks. Karena itu, TNI perlu meningkatkan kesiapan menghadapi ancaman siber, informasi, hingga ancaman hibrida.

Agus menilai arahan Presiden akan menjadi salah satu pedoman bagi TNI dalam menentukan langkah dan kebijakan ke depan.

Pertemuan ratusan perwira tinggi ini sekaligus menunjukkan pentingnya koordinasi antara TNI dan Polri.

Dengan visi yang selaras, kedua institusi diharapkan mampu merespons perubahan situasi secara cepat dan tetap mengutamakan kepentingan masyarakat.

Bagi publik, penguatan sinergi tersebut memiliki arti penting. Sebab, stabilitas keamanan bukan hanya menyangkut kesiapan aparat, tetapi juga menyangkut rasa aman masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Profil Letjen TNI Iwan Setiawan, Pangkostrad Baru Penakluk Everest
Putusan MK Jadi Amunisi, Gibran Dilaporkan ke Bareskrim soal Dokumen Pendidikan
Pesta Narkoba di Rutan Depok Berujung Pemindahan 313 Napi ke Nusakambangan
Prabowo Tambah Polisi Hutan Jadi 70 Ribu, Pembalak Liar Mulai Diburu
Nusron Wahid Dipanggil KPK Hari Ini, Kasus HGB Summarecon Makin Terang?
Prabowo: Ada Ancaman, Jangan Gentar! Rp52 Triliun Kekayaan Negara Diselamatkan
RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Resmi Jadi UU, Ini yang Diatur
Rp250 Juta Demi Bisa Pakai HP di Rutan Pondok Bambu, Ombudsman Buka Suara

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:44 WIB

Prabowo Beri Taklimat 800 Pati TNI-Polri, Tekankan Sinergi dan Kesiapan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:27 WIB

Profil Letjen TNI Iwan Setiawan, Pangkostrad Baru Penakluk Everest

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:35 WIB

Pesta Narkoba di Rutan Depok Berujung Pemindahan 313 Napi ke Nusakambangan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:58 WIB

Prabowo Tambah Polisi Hutan Jadi 70 Ribu, Pembalak Liar Mulai Diburu

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:45 WIB

Nusron Wahid Dipanggil KPK Hari Ini, Kasus HGB Summarecon Makin Terang?

Berita Terbaru

Pengacara David Hearn mendesak pengawas pemerintah AS menyelidiki kegagalan renovasi Kolam Refleksi Lincoln dan kriminalisasi palsu. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Pengacara Mantan Atlet Olimpiade AS Mendesak Penyelidikan

Rabu, 7 Okt 2026 - 15:12 WIB

Donald Trump mempromosikan investasi Anduril $3,7 miliar di Sparrows Point Maryland untuk komponen kapal selam nuklir AS menjelang pemilu sela. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Donald Trump Mempromosikan Investasi Anduril Senilai 3,7 Miliar

Rabu, 7 Okt 2026 - 13:52 WIB