Ratusan Ojol Jogja Berangkat ke Jakarta, Suarakan Tuntutan Tarif dengan Pesan Damai

Rabu, 19 November 2025 - 13:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto, Forum Ojol Yogyakarta Bergerak (FOYB) pastikan puluhan anggotanya ikut aksi nasional di Jakarta, Kamis (20/11). Mereka membawa misi damai dan tuntutan kejelasan regulasi tarif. Dok: Istimewa.

Foto, Forum Ojol Yogyakarta Bergerak (FOYB) pastikan puluhan anggotanya ikut aksi nasional di Jakarta, Kamis (20/11). Mereka membawa misi damai dan tuntutan kejelasan regulasi tarif. Dok: Istimewa.

YOGYAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Puluhan pengemudi ojek online (ojol) yang tergabung dalam Forum Ojol Yogyakarta Bergerak (FOYB) telah memastikan diri ikut serta dalam aksi nasional di Jakarta. Rombongan “pejuang jalanan” dari Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) ini mulai bergerak menuju ibu kota pada Rabu (19/11/2025) siang.

Mereka berencana bergabung dengan ribuan rekan seprofesi lainnya dari seluruh Indonesia dalam aksi besar-besaran yang dijadwalkan berlangsung besok, Kamis (20/11/2025).

Misi Utama: Kejelasan Tarif dan UU

Ketua Forum Ojol Yogyakarta Bergerak, Wuri Ramawati, menjelaskan bahwa keikutsertaan mereka murni untuk menyampaikan aspirasi. Menurutnya, kebijakan yang berpihak pada ojol sangat krusial agar pelayanan mitra di daerah, termasuk DIY, bisa tetap optimal.

Secara spesifik, agenda utama yang mereka usung cukup krusial:

  1. Menuntut kejelasan regulasi tarif.
  2. Mendesak percepatan pengesahan Undang-Undang Transportasi Online demi kesejahteraan mitra pengemudi.

“Kita berjuang untuk kesejahteraan rakyat Indonesia,” tegas Wuri.

Bawa Pesan Damai, Tolak Anarkisme

Meskipun mengusung semangat perlawanan untuk menuntut hak, rombongan DIY membawa bekal khusus: pesan damai. Wuri mengaku telah memberikan pembekalan moral kepada rekan-rekannya sebelum berangkat.

Ia mewanti-wanti agar massa dari DIY tetap menjaga nama baik “Kota Pelajar” dan tidak terseret provokasi.

“Kami mengajak rekan-rekan mitra ojol yang berjuang di Jakarta tidak terprovokasi oleh pihak-pihak yang mencoba menyusupi aksi dengan tindakan anarkis,” ujar Wuri dalam keterangan tertulisnya.

Baca Juga :  Pemprov DKI Gratiskan Sewa dan Air Selama 6 Bulan bagi Pedagang Eks Pasar Barito

Wuri meyakini bahwa tindakan anarkis sekecil apapun dapat mengganggu proses penyampaian aspirasi. Bahkan, hal itu bisa berdampak pada gagalnya tujuan utama aksi, yaitu kesejahteraan mitra.

“Kami ingin penyampaian aspirasi dilakukan secara santun dan bertanggung jawab,” tambahnya.

Layanan di Jogja Tetap Normal

Sementara itu, FOYB juga memastikan bahwa keberangkatan perwakilan mereka ke Jakarta tidak akan mengganggu layanan ojol di Yogyakarta.

“Para mitra ojol di DIY berkomitmen tetap menjaga operasional berjalan normal,” jelas Wuri. Ia menegaskan bahwa kenyamanan warga maupun wisatawan di Yogyakarta tetap menjadi prioritas mereka.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cemburu Soal Nafkah, Perempuan di Cianjur Bakar 2 Rumah Orang Tuanya
Buronan Jaringan Senjata Ilegal di Jayapura Ditangkap, 298 Amunisi Disita
Kades di Bogor Diduga Pakai Pemilik Tanah Palsu, Kerugian Rp3 Miliar
Mayat Mister X Ditemukan Terikat di Kolong Tol Bocimi, Ini Ciri-cirinya
12,83 Gram Sabu Gagal Masuk Lapas Sukabumi, Disembunyikan di Label Celana dan Jaket
18 WNA Dideportasi dari Bali, 10 Terseret Dugaan Prostitusi dan 6 Overstay
Jejak CCTV Bawa Polisi ke Pelaku, 2 Terduga Pembunuh Wakil Rektor IT&B Ditangkap
ASDP Kerahkan 27 Kapal, Antrean Ketapang-Gilimanuk Mulai Terurai

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 05:49 WIB

Cemburu Soal Nafkah, Perempuan di Cianjur Bakar 2 Rumah Orang Tuanya

Kamis, 1 Oktober 2026 - 05:31 WIB

Buronan Jaringan Senjata Ilegal di Jayapura Ditangkap, 298 Amunisi Disita

Rabu, 30 September 2026 - 12:36 WIB

Kades di Bogor Diduga Pakai Pemilik Tanah Palsu, Kerugian Rp3 Miliar

Rabu, 30 September 2026 - 06:16 WIB

Mayat Mister X Ditemukan Terikat di Kolong Tol Bocimi, Ini Ciri-cirinya

Rabu, 30 September 2026 - 06:07 WIB

12,83 Gram Sabu Gagal Masuk Lapas Sukabumi, Disembunyikan di Label Celana dan Jaket

Berita Terbaru