Tawuran Maut di Jakarta Timur, Pelajar SMP Tewas Dibacok – 16 Remaja Diamankan

Minggu, 15 Februari 2026 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Garis polisi. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, Garis polisi. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Aksi tawuran pelajar kembali memakan korban jiwa. Seorang siswa SMP tewas setelah dibacok dalam bentrokan dua kelompok remaja di Jalan Mayjen Sutoyo, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, Selasa (10/2/2026).

Korban sempat menjalani perawatan intensif di RS Polri Kramat Jati. Namun, nyawanya tidak tertolong dan ia meninggal dunia pada Sabtu (14/2/2026) sekitar pukul 09.15 WIB.

Wakasat Reskrim PPO-PPA Polres Metro Jakarta Timur, AKP Sri Yatmini, membenarkan insiden tawuran maut tersebut.

“Benar terjadi aksi kekerasan fisik terhadap anak dan tawuran yang mengakibatkan satu korban meninggal dunia,” tegasnya, Minggu (15/2/2026).

Polisi Bergerak Cepat, 16 Remaja Diamankan

Menindaklanjuti kejadian ini, Satreskrim langsung memburu para pelaku yang terlibat. Berdasarkan rekaman video yang beredar, polisi berhasil mengamankan sekitar 16 remaja yang diduga ikut dalam aksi tawuran.

Baca Juga :  Pengunjung Gagal Selundupkan Sabu Lewat Ayam Kecap di Lapas Narkotika Jakarta

“Anak-anak yang ada di dalam rekaman video sudah kami amankan. Kurang lebih ada 16 orang,” jelas Sri.

Selanjutnya, penyidik menaikkan status perkara dari penyelidikan ke tahap penyidikan. Polisi kini mengerucutkan peran masing-masing pelaku dalam aksi brutal tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Untuk terduga yang sudah mengerucut ada empat orang. Namun kami masih mendalami dan jumlahnya bisa bertambah,” ujarnya.

Proses Hukum Berlanjut, Polisi Koordinasi dengan Kejaksaan

Polisi akan menetapkan anak berhadapan dengan hukum (ABH) setelah memenuhi minimal dua alat bukti. Selain itu, penyidik juga berkoordinasi dengan pihak kejaksaan agar penerapan pasal jelas dan tidak menimbulkan multitafsir.

Baca Juga :  Dua Kerangka Manusia Ditemukan di Kantor ACC Kwitang, Polisi Gerak Cepat Selidiki

“Kami koordinasi dengan kejaksaan supaya penerapan pasal tegas dan tidak abu-abu,” tandas Sri.

Polisi Redam Potensi Aksi Balasan

Di sisi lain, aparat mendeteksi potensi aksi balasan dari kelompok lain. Namun berkat langkah cepat kepolisian bersama pihak sekolah dan instansi terkait, situasi berhasil dikendalikan.

Polisi juga mengumpulkan para remaja dalam kondisi kondusif dan menyerahkan mereka kepada orang tua masing-masing.

Kasus tawuran pelajar di Makasar Jakarta Timur ini kembali menjadi peringatan serius bagi orang tua, sekolah, dan aparat untuk memperkuat pengawasan serta pembinaan remaja agar tragedi serupa tidak kembali terulang. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Misteri Kematian al-Mousawi: Bahrain Dituding Gunakan Taktik Represi Arab Spring di Tengah Perang Iran
Banjir Jakarta Barat Meluas, 12 RT Terendam – Jalan Utama Ikut Tergenang
Rusia Ubah Taktik: Gempuran Siang Hari Hantam Kyiv saat Zelenskyy Tawarkan Gencatan Senjata Paskah
Dendam Lama Berujung Siram Air Keras, Otak Pelaku Bayar Rp9 Juta ke Eksekutor
Israel Bombardir Beirut saat AS Waspadai Ancaman Iran terhadap Universitas
Banjir Grobogan 2026: 16 Desa Terendam, 3.176 KK Terdampak – Aktivitas Warga Lumpuh
Tragedi Gas Beracun di Jaksel, 4 Pekerja Tewas dalam Tangki – 3 Sesak Napas
Jet Tempur F-15E AS Jatuh di Iran, Satu Awak Hilang

Berita Terkait

Sabtu, 4 April 2026 - 11:24 WIB

Misteri Kematian al-Mousawi: Bahrain Dituding Gunakan Taktik Represi Arab Spring di Tengah Perang Iran

Sabtu, 4 April 2026 - 08:52 WIB

Banjir Jakarta Barat Meluas, 12 RT Terendam – Jalan Utama Ikut Tergenang

Sabtu, 4 April 2026 - 08:17 WIB

Rusia Ubah Taktik: Gempuran Siang Hari Hantam Kyiv saat Zelenskyy Tawarkan Gencatan Senjata Paskah

Sabtu, 4 April 2026 - 07:49 WIB

Dendam Lama Berujung Siram Air Keras, Otak Pelaku Bayar Rp9 Juta ke Eksekutor

Sabtu, 4 April 2026 - 07:13 WIB

Israel Bombardir Beirut saat AS Waspadai Ancaman Iran terhadap Universitas

Berita Terbaru