JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Suasana di permukiman padat Jalan Warakas III Gang 6 RT 11/RW 004, Kelurahan Warakas, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, sempat memanas pada Sabtu (4/7/2026).
Sejumlah warga memprotes pemasangan tenda untuk kegiatan Anggota DPRD DKI Jakarta Bebizie Fatlanay karena dinilai menutup akses menuju rumah warga.
Tim lapangan memasang tenda sehari sebelum kegiatan yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu (5/7/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Namun, beberapa warga menyatakan keberatan karena pemasangan tenda dilakukan di depan rumah mereka tanpa pemberitahuan atau sosialisasi terlebih dahulu.
Salah seorang warga, Ady Supriatna (41), mengaku aktivitas keluarganya terganggu akibat posisi tenda yang berada tepat di depan pintu rumah.
“Kami keberatan karena tenda dipasang tepat di depan rumah. Aktivitas warga terganggu, sementara kami tidak menerima pemberitahuan atau sosialisasi sebelumnya,” ujar Ady di lokasi.
Protes warga sempat memicu ketegangan. Setelah berdialog dengan warga, tim pelaksana akhirnya menggeser posisi tenda sehingga akses menuju rumah kembali terbuka.
Ady berharap setiap kegiatan yang melibatkan fasilitas umum maupun lingkungan permukiman didahului komunikasi dengan warga agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.
“Kami hanya ingin ada komunikasi yang baik. Sebagai wakil rakyat, seharusnya kegiatan seperti ini melibatkan dan menghormati warga yang terdampak,” katanya.
Bebizie: Tim Sudah Kantongi Izin
Menanggapi protes tersebut, Anggota DPRD DKI Jakarta Bebizie Fatlanay menyatakan timnya telah mengantongi izin dari pengurus lingkungan setempat.
Melalui sambungan telepon WhatsApp, Bebizie juga menilai protes yang muncul berkaitan dengan dinamika politik.
“Tim kami sudah mengantongi izin RT/RW setempat. Yang protes itu persaingan partai politik,” ujarnya.
Bebizie menjelaskan bahwa tim lapangan menentukan lokasi pemasangan tenda sehingga dirinya tidak terlibat langsung dalam penentuan titik tersebut.
Ia juga menyampaikan rencana membagikan bingkisan kepada warga dalam kegiatan yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu pagi.
Hingga berita ini ditulis, tenda telah dipindahkan ke posisi yang tidak lagi menutup akses rumah warga.
Situasi di lokasi pun kembali kondusif setelah tim pelaksana menyesuaikan letak pemasangan tenda. (MR)
Editor : Hadwan












